Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Banggai Kepulauan perlu diikuti dengan kesiapan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, termasuk layanan perbankan dan ketersediaan uang tunai melalui mesin ATM.

Keluhan terkait layanan ATM kembali dirasakan sejumlah wisatawan asing dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan sekaligus citra pelayanan pariwisata daerah.

Beberapa hari lalu, seorang warga yang mendampingi wisatawan asal Prancis hendak melakukan perjalanan ke luar daerah pada sekitar pukul 05.30 WITA. Sebelum berangkat, wisatawan tersebut membutuhkan uang tunai dan mencoba melakukan penarikan melalui ATM BRI. Namun, uang tunai di dalam mesin ATM ternyata tidak tersedia.

Karena masih pagi dan layanan BRILink belum beroperasi, wisatawan tersebut akhirnya harus melanjutkan perjalanan terlebih dahulu dan baru dapat memperoleh uang tunai di wilayah Luksagu.

Kejadian serupa kembali terjadi hari ini. Sejumlah warga negara asing, termasuk wisatawan asal Belanda, kembali mengalami kesulitan melakukan penarikan uang tunai karena ATM BRI yang didatangi dalam kondisi tidak memiliki uang.

Persoalan ini memang terlihat sederhana. Namun bagi wisatawan mancanegara yang sedang berada di daerah tujuan wisata, ketersediaan uang tunai merupakan bagian dari kenyamanan dan kemudahan pelayanan yang sangat penting.

Apalagi, Banggai Kepulauan saat ini mulai semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dengan kekayaan alam dan bahari yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara. Peningkatan kunjungan tersebut tentu merupakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Karena itu, perkembangan pariwisata tidak cukup hanya didukung oleh destinasi yang indah. Infrastruktur dan pelayanan pendukung juga harus dipastikan siap menyambut wisatawan.

Kondisi ATM yang tidak memiliki uang tunai, terutama pada waktu-waktu tertentu ketika layanan BRILink belum buka, berpotensi menimbulkan pengalaman kurang menyenangkan bagi wisatawan. Jika terjadi berulang, hal sederhana seperti ini bukan tidak mungkin menjadi bagian dari cerita negatif yang dibawa wisatawan ketika mereka kembali ke negaranya.

Masyarakat berharap pihak BRI, maupun perbankan lain yang menyediakan fasilitas ATM di Banggai Kepulauan, dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan tersebut, khususnya pada titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Hal ini bukan dimaksudkan sebagai kritik terhadap institusi tertentu, melainkan masukan konstruktif dari masyarakat agar pelayanan perbankan dapat berjalan seiring dengan perkembangan sektor pariwisata.

Jika Banggai Kepulauan ingin membangun citra sebagai daerah yang ramah wisatawan, maka setiap unsur pelayanan harus ikut mengambil bagian.

Destinasi yang indah harus diikuti pelayanan yang baik. Keramahan masyarakat harus didukung kemudahan fasilitas. Dan wisatawan yang datang harus pulang membawa cerita positif tentang Banggai Kepulauan.

Sudah saatnya seluruh pemangku kepentingan, termasuk perbankan, melihat sektor pariwisata sebagai sebuah ekosistem yang saling berkaitan. Kehadiran wisatawan bukan hanya tanggung jawab Dinas Pariwisata atau pelaku usaha pariwisata, tetapi menjadi peluang ekonomi yang dapat dirasakan oleh berbagai sektor, termasuk perbankan.

Jangan sampai wisatawan datang karena tertarik dengan keindahan Banggai Kepulauan, tetapi pulang dengan kesan kurang nyaman hanya karena kesulitan mendapatkan uang tunai.

Masyarakat berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian bersama dan segera dicarikan solusi, sehingga ke depan wisatawan domestik maupun mancanegara dapat menikmati perjalanan di Banggai Kepulauan dengan lebih aman, nyaman, dan mudah.

Banggai Kepulauan sedang tumbuh sebagai destinasi wisata. Mari pastikan bukan hanya alamnya yang membuat wisatawan ingin kembali, tetapi juga pelayanannya.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Nazaruddin, Pecatur Asal Banggai Kepulauan Raih Juara 3 di Open Turnamen Catur Kapolres Cup III Morowali

    Muhammad Nazaruddin, Pecatur Asal Banggai Kepulauan Raih Juara 3 di Open Turnamen Catur Kapolres Cup III Morowali

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • visibility 882
    • 0Komentar

    MOROWALI, tatandak.id – Muhammad Nazaruddin, seorang pecatur asal Desa Sakay, Kecamatan Totikum, Banggai Kepulauan, berhasil meraih juara 3 dalam Open Turnamen Catur Kapolres Cup III yang digelar pada 28 hingga 29 Juni 2025 di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Morowali. Prestasi ini semakin membanggakan karena Nazaruddin berhasil bersaing dengan para pecatur berpengalaman, termasuk beberapa master nasional […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Kasus PPPK Bangkep Bukti Ada yang “Kebal Hukum” di Daerah

    Muhammad Saleh Gasin: Kasus PPPK Bangkep Bukti Ada yang “Kebal Hukum” di Daerah

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Kasus dugaan pemalsuan dokumen PPPK di lingkungan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah kejanggalan dalam proses penegakan hukumnya. Di balik jalannya persidangan yang kini sudah berlangsung di Pengadilan Negeri Luwuk, tersimpan kisah panjang tentang bagaimana perkara ini sempat mandek, bolak-balik antara Polres Bangkep dan Kejaksaan Negeri […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Ketika Rekomendasi Berubah Jadi Celah, Mengurai Akar Kusut BBM Subsidi di Banggai Kepulauan

    Muhammad Saleh Gasin: Ketika Rekomendasi Berubah Jadi Celah, Mengurai Akar Kusut BBM Subsidi di Banggai Kepulauan

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Persoalan BBM subsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan sudah terlalu lama hadir sebagai keluhan harian masyarakat, tetapi terlalu sedikit hadir sebagai persoalan yang dibedah sampai ke akar-akarnya. Yang tampak di permukaan adalah antrean, jerigen, kelangkaan, dan harga eceran yang melonjak. Namun di bawah permukaan, ada persoalan yang jauh lebih serius yakni lemahnya kontrol, […]

  • Nadjamuddin Mointang: Karst Banggai Kepulauan Tak Tergantikan, Jangan Dipertaruhkan demi Tambang

    Nadjamuddin Mointang: Karst Banggai Kepulauan Tak Tergantikan, Jangan Dipertaruhkan demi Tambang

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik terkait rencana eksploitasi batu gamping di kawasan karst Banggai Kepulauan terus memantik perhatian publik. Di tengah perdebatan mengenai manfaat ekonomi dan dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan, Analis Kebijakan Nadjamuddin Mointang menegaskan bahwa kawasan karst merupakan aset strategis daerah yang tidak dapat digantikan dan tidak boleh dipertaruhkan demi kepentingan ekonomi jangka […]

  • BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 730
    • 0Komentar

    BBM subsidi seharusnya menjadi penopang hidup rakyat kecil. Nelayan, petani, sopir angkutan, hingga masyarakat berpenghasilan rendah menggantungkan napas ekonominya pada harga BBM murah. Subsidi itu diberikan negara bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga keseimbangan hidup masyarakat bawah agar tetap bisa bekerja, berproduksi, dan menggerakkan roda ekonomi. Namun, kenyataannya sungguh pahit. Di lapangan, BBM subsidi justru […]

  • Tak Banyak yang Tahu, Rizkawati Gasin Jelaskan Perjanjian Perkawinan Bisa Dibuat Setelah Menikah

    Tak Banyak yang Tahu, Rizkawati Gasin Jelaskan Perjanjian Perkawinan Bisa Dibuat Setelah Menikah

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • visibility 878
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Masih banyak pasangan suami istri yang beranggapan bahwa perjanjian perkawinan hanya bisa dibuat sebelum menikah. Padahal, pemahaman tersebut sudah tidak sepenuhnya benar secara hukum. Hal itu dijelaskan oleh Rizkawati Gasin, S.H., Advokat Magang sekaligus Mahasiswa Magister Hukum di Universitas Negeri Gorontalo, saat memberikan edukasi hukum kepada masyarakat terkait perkembangan aturan perjanjian perkawinan di […]

error: Content is protected !!
expand_less