Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Empat Puluh Tahun Mengabdi, Abdul Wahab Gasin Resmi Purnatugas: “Guru Boleh Pensiun, Tetapi Tidak Pernah Pensiun dari Pengabdian”

Empat Puluh Tahun Mengabdi, Abdul Wahab Gasin Resmi Purnatugas: “Guru Boleh Pensiun, Tetapi Tidak Pernah Pensiun dari Pengabdian”

  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • visibility 427
  • comment 0 komentar



Totikum, Banggai Kepulauan
– Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti acara pelepasan purnatugas Kepala SD Inpres Sambiut, Abdul Wahab Gasin, S.Pd., yang resmi mengakhiri masa baktinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah kurang lebih 40 tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan.

Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Camat Totikum, Kapolsek Totikum, Koordinator Wilayah Pendidikan Totikum, Pengawas TK/SD, Ketua Komite SD Inpres Sambiut, para mantan kepala sekolah, kepala sekolah SD, SMP, dan SMA, guru, tenaga kependidikan, serta para tamu undangan.

Dalam sambutan perpisahannya, Abdul Wahab Gasin mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan untuk menuntaskan pengabdian panjangnya dalam mendidik generasi bangsa.

Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 1986 sebagai guru di SDN 16 Tolitoli hingga tahun 1989. Selanjutnya ia mengabdi di SDN 1 Lamadong, Kabupaten Buol pada periode 1989–1996. Tahun 1996 menjadi awal pengabdiannya di SD Inpres Sambiut, sebelum sempat bertugas di SDN 12 Kota Palu pada 2000–2004 karena mendampingi istrinya yang menempuh pendidikan S-1. Sejak tahun 2004, ia kembali ke SD Inpres Sambiut dan mengabdikan diri hingga memasuki masa purnabakti.

Selama empat dekade menjadi pendidik, Abdul Wahab Gasin telah menyaksikan ribuan peserta didik tumbuh dan berkembang. Baginya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk membentuk karakter dan masa depan generasi penerus bangsa.

“Seorang guru boleh pensiun dari tugasnya, tetapi tidak pernah pensiun dari pengabdiannya kepada pendidikan dan masyarakat. Jabatan mungkin berakhir, tetapi nilai-nilai ketulusan, kejujuran, dan pengabdian harus terus hidup,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pengabdiannya, mulai dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah kecamatan, Korwil Pendidikan, para pengawas sekolah, komite sekolah, orang tua peserta didik, para kepala sekolah, rekan-rekan guru, tenaga kependidikan, hingga masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam memajukan pendidikan.

Dengan penuh kerendahan hati, Abdul Wahab Gasin juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata, sikap, maupun keputusan yang kurang berkenan.

Ia menitipkan pesan kepada seluruh guru agar senantiasa mendidik dengan hati, karena anak-anak yang berada di bangku sekolah hari ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan. Ia juga berharap SD Inpres Sambiut terus berkembang menjadi sekolah yang berprestasi, menjaga budaya kerja yang harmonis, serta menjadi kebanggaan masyarakat.

Momen perpisahan itu menjadi refleksi atas perjalanan panjang seorang pendidik yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya bagi kemajuan pendidikan. Bagi keluarga besar SD Inpres Sambiut, Abdul Wahab Gasin bukan hanya seorang kepala sekolah, tetapi juga sosok pemimpin yang sederhana, penuh dedikasi, dan menjadi teladan dalam pengabdian.

Kepergiannya dari masa dinas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan yang tetap membawa semangat melayani masyarakat. Jejak keteladanan, kerja keras, serta komitmennya dalam membangun pendidikan akan terus dikenang oleh rekan sejawat, peserta didik, dan masyarakat Totikum.

Menutup sambutannya, Abdul Wahab Gasin menyampaikan untaian kalimat yang merangkum perjalanan hidupnya sebagai seorang pendidik:

“Ke Tolitoli membawa kenangan. Ke Buol menanam pengabdian. Di Sambiut kutemukan kebersamaan. Terima kasih atas semua perhatian.”

Ucapan sederhana itu menjadi penutup yang sarat makna, menggambarkan perjalanan panjang seorang guru yang telah mengabdikan empat dekade hidupnya demi mencerdaskan anak bangsa.

Selamat memasuki masa purnabakti, Bapak Abdul Wahab Gasin, S.Pd. Terima kasih atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian yang telah Bapak persembahkan bagi dunia pendidikan. Semoga segala amal bakti menjadi ladang pahala, senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purnatugas bersama keluarga tercinta.

 

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin Bongkar Arah Baru Hukum Pidana: Dari Menghukum ke Memulihkan

    Muhammad Saleh Gasin Bongkar Arah Baru Hukum Pidana: Dari Menghukum ke Memulihkan

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • visibility 768
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Paradigma penegakan hukum pidana di Indonesia resmi memasuki babak baru. Setelah puluhan tahun berorientasi pada pembalasan (retributive justice), negara kini menggeser arah menuju pendekatan pemulihan melalui mekanisme restorative justice sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 yang mulai berlaku seiring diberlakukannya KUHP Nasional pada 2 Januari 2026. Advokat sekaligus dosen, […]

  • Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

    Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • visibility 706
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan akses internet di wilayah pedesaan Kabupaten Banggai Kepulauan kembali mendapat sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada Desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara, yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan pariwisata cukup besar, namun masih terkendala oleh sulitnya jaringan internet dan telepon seluler. Sorotan tersebut disampaikan oleh Taufik Zumri Laumarang seorang Jurnalis, yang […]

  • Pengakuan Hukum Adat dalam KUHP Baru Dinilai Maju, Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Risiko Kekosongan dan Ketidakpastian Hukum

    Pengakuan Hukum Adat dalam KUHP Baru Dinilai Maju, Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Risiko Kekosongan dan Ketidakpastian Hukum

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • visibility 914
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Reformasi hukum pidana melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru dinilai sebagai langkah maju karena mulai mengakui hukum yang hidup dalam masyarakat (living law), termasuk hukum pidana adat. Namun, di balik semangat tersebut, tantangan implementasi dinilai masih sangat besar. Praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik, Muhammad Saleh Gasin, menilai pengakuan hukum adat […]

  • Mengenal Profesi Advokat: Pilar Penegakan Hukum dan Keadilan di Indonesia

    Mengenal Profesi Advokat: Pilar Penegakan Hukum dan Keadilan di Indonesia

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 1.897
    • 0Komentar

    Oleh: MUHAMMAD SALEH GASIN, S.H., M.H. Profesi advokat sering kali dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Namun, di balik citra profesi yang terhormat ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara mendalam apa itu advokat, peran mereka dalam keadilan, proses panjang untuk menjadi advokat, serta tantangan dan keunikan yang […]

  • Sejumlah Siswa di Salakan Diduga Keracunan Akibat MBG, Pemda Diminta Evaluasi Serius

    Sejumlah Siswa di Salakan Diduga Keracunan Akibat MBG, Pemda Diminta Evaluasi Serius

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • visibility 721
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada Rabu (17/09/2025), sejumlah siswa dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK di wilayah Salakan dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan sekaligus kekecewaan masyarakat. Program yang seharusnya menjadi upaya pemerintah meningkatkan kesehatan dan […]

  • Polres Bangkep Tegas Sikapi Polemik BBM Subsidi: Siap Tindak Penyelewengan

    Polres Bangkep Tegas Sikapi Polemik BBM Subsidi: Siap Tindak Penyelewengan

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • visibility 879
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kian hangat diperbincangkan. Kelangkaan dan dugaan penyelewengan BBM yang ramai diberitakan belakangan ini akhirnya mendapat tanggapan tegas dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Bangkep. Sebelumnya, Pemerintah Daerah pada Rabu (17/09/2025) telah menggelar rapat besar bersama berbagai pihak, mulai dari eksekutif, […]

error: Content is protected !!
expand_less