Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Kabid Advokasi KaMIMo Banggai Abdi Soroti Dugaan Keracunan MBG di Totikum Selatan: Jangan Korbankan Keselamatan Anak

Kabid Advokasi KaMIMo Banggai Abdi Soroti Dugaan Keracunan MBG di Totikum Selatan: Jangan Korbankan Keselamatan Anak

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dugaan keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2026, tersebut mendapat sorotan serius dari Abdi, Kepala Bidang (Kabid) Advokasi KaMIMo Banggai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 51 orang dilaporkan mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kanali, wilayah Kecamatan Totikum Selatan.

Korban terdiri dari 47 orang dari SDN Mata, satu orang dari SDN Kanali, satu orang dari SD Muhammadiyah PLY, satu ibu menyusui, serta satu balita berusia lebih dari tiga tahun.

Kejadian tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai kualitas bahan makanan, proses pengolahan, penyimpanan hingga standar keamanan pangan yang diterapkan dalam penyediaan menu MBG.

Abdi, Kabid Advokasi KaMIMo Banggai, menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, dugaan keracunan terkait MBG disebut telah terjadi dua kali di wilayah Banggai Kepulauan sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pemeriksaan secara serius.

“Kejadian ini jangan dianggap sepele. Sudah dua kali terjadi keracunan MBG di wilayah Banggai Kepulauan. Padahal Banggai Kepulauan merupakan wilayah yang relatif mudah mendapatkan sumber bahan makanan yang masih segar dan higienis. Timbul pertanyaan, ada apa di balik semua itu?” tegas Abdi.

Ia meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan MBG untuk benar-benar memperhatikan kualitas bahan pangan yang digunakan. Menurut Abdi, kepentingan ekonomi tidak boleh ditempatkan di atas keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat, terutama anak-anak.

“Jangan mencari keuntungan besar dengan mengorbankan keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa. Program yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan mutu dan kualitas makanan serta standar keamanan pangan,” ujarnya.

Abdi juga menilai kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG yang melayani wilayah Totikum Selatan. Pengawasan, menurutnya, perlu dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, kondisi dan kesegaran bahan makanan, proses penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Ia berharap instansi berwenang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Hasil pemeriksaan dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Program MBG pada dasarnya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Karena itu, Abdi menegaskan pelaksanaannya harus mengedepankan kualitas, kebersihan, keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti keluhan yang dialami para korban masih perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan medis, laboratorium, dan keterangan resmi instansi berwenang. Karena itu, dugaan mengenai kualitas bahan makanan belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan tersebut tersedia.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Liang dan Koramil 1308-11 Gelar Bakti Sosial di Desa Tunggaling, Warga Antusias dan Terharu

    Polsek Liang dan Koramil 1308-11 Gelar Bakti Sosial di Desa Tunggaling, Warga Antusias dan Terharu

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • visibility 505
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polsek Liang bersama Pos Patukuki dan personel Koramil 1308-11 Liang menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (20/06/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Liang, I Wayan Sukarman, S.H, dan turut melibatkan sejumlah personel dari Polsek […]

  • Respon Aduan Warga, Satpol-PP Bangkep Tertibkan Pedagang pasar salakan

    Respon Aduan Warga, Satpol-PP Bangkep Tertibkan Pedagang pasar salakan

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • visibility 413
    • 0Komentar

      BANGKEP, Tatandak.id – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas pedagang yang dinilai mengganggu lalulintas dan ketertiban umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banggai Kepulauan lakukan penertiban di kawasan Pasar Salakan, Senin (20/04/2025). Penertiban yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut menyasar pedagang yang berjualan di bahu jalan serta di area penjualan ikan yang telah […]

  • Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • visibility 4.879
    • 2Komentar

    Ditulis Oleh: RIZKAWATI GASIN, S.H. Dalam sistem hukum di Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengatur prosedur penahanan seseorang yang berstatus sebagai tersangka atau terdakwa. Berdasarkan KUHAP, jangka waktu penahanan dapat berlangsung mulai dari tahap penyidikan hingga upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan durasi maksimal 400 hari. Namun, dalam keadaan tertentu, […]

  • Sahrial Mori: “Haruskah Ribuan Warga Bangkep Jadi Korban Demi PAD? Gunung yang Hilang, Kehidupan yang Terancam”

    Sahrial Mori: “Haruskah Ribuan Warga Bangkep Jadi Korban Demi PAD? Gunung yang Hilang, Kehidupan yang Terancam”

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Rencana aktivitas tambang batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali menuai penolakan dari berbagai kalangan masyarakat. Kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan ancaman terhadap sumber kehidupan warga menjadi alasan utama munculnya gelombang penolakan tersebut. Tokoh masyarakat Bangkep, Sahrial Mori, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan lingkungan hidup dan keselamatan […]

  • Kapolsek Totikum IPTU Nichlas P. Gaghana Tunjukkan Kepemimpinan Teladan, Turun Langsung Bantu Perbaikan Jalan Rusak

    Kapolsek Totikum IPTU Nichlas P. Gaghana Tunjukkan Kepemimpinan Teladan, Turun Langsung Bantu Perbaikan Jalan Rusak

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 834
    • 0Komentar

    TOTIKUM, tatandak.id – Dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di Kecamatan Totikum, Kapolsek Totikum, bersama dengan jajarannya, menunjukkan teladan yang luar biasa dalam pelayanan publik. Pada Sabtu (26/07/2025), Kapolsek Totikum, IPTU Nichlas P. Gaghana, turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan terlibat aktif dalam kegiatan perbaikan jalan berlubang yang telah lama dikeluhkan oleh masyarakat. […]

  • Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

    Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • visibility 461
    • 0Komentar

    GORONTALO, tatandak.id – Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Banggai Kepulauan Provinsi Gorontalo (KPMI Bangkep Prov. Gorontalo) resmi memasuki babak baru dalam dinamika gerakan mahasiswa. Kepemimpinan organisasi kini diemban oleh Rusnia Rusnia Subanomo sebagai Ketua Umum Formatur dan Nurhayati J. Tokulo sebagai Sekretaris Formatur untuk Periode 2025-2026. Terpilihnya dua figur perempuan ini menandai hadirnya arah kepemimpinan baru yang […]

error: Content is protected !!
expand_less