Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep

Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep

  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 655
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Rapat resmi Pemda Banggai Kepulauan menguak dugaan praktik manipulasi dalam distribusi BBM bersubsidi sektor perikanan (17/09/2025). Fakta yang dipaparkan perwakilan Dinas Perikanan menunjukkan adanya klaim penggunaan kapal berkapasitas 30 gros ton atau sejenis kapal pajeko sebagai dasar pengajuan rekomendasi solar.

Masalahnya, berdasarkan data resmi, tidak pernah tercatat keberadaan kapal pajeko di Bangkep. Apalagi di Kecamatan Buko, yang disebut sebagai basis permintaan solar untuk kapal berkapasitas besar tersebut.

“Dalam data kami jelas, tidak ada kapal pajeko di Banggai Kepulauan. Jadi klaim solar untuk kapal 30 ton ini janggal dan harus dipertanyakan,” tegas perwakilan Dinas Perikanan dalam forum.

Skema ini diduga sebagai modus memperbesar kuota solar dengan cara menggelembungkan kapasitas kapal di atas fakta yang sebenarnya. Dengan mencantumkan jenis kapal besar, otomatis jumlah solar yang direkomendasikan ikut membengkak.

Praktik ini bukan sekadar kejanggalan administratif, tapi bisa berujung pada pengurasan subsidi negara dan memperparah kelangkaan BBM di masyarakat. Nelayan kecil yang hanya memiliki perahu di bawah 5 gros ton terancam tersingkir karena solar yang mestinya untuk mereka justru tersedot oleh kuota “kapal siluman.”

Fenomena ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan rekomendasi BBM bersubsidi di Bangkep. Jika tidak segera ditindaklanjuti, publik khawatir subsidi negara hanya menjadi hidangan segelintir orang dengan modus kapal fiktif.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 313
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum di Kabupaten Banggai Kepulauan kian memuncak. Bukan sekadar soal kelangkaan, warga kini mempertanyakan kejelasan distribusi solar subsidi yang dinilai penuh kejanggalan dan menyisakan kemarahan publik. Beragam pertanyaan dan keluhan dilontarkan warga, khususnya mereka yang menggunakan solar untuk pelayanan publik, seperti antar-jemput anak sekolah, dll. Ironisnya, solar […]

  • Damai Harus Bayar? Muhammad Saleh Gasin Luruskan Pemahaman soal Restorative Justice

    Damai Harus Bayar? Muhammad Saleh Gasin Luruskan Pemahaman soal Restorative Justice

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • visibility 268
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Istilah restorative justice atau keadilan restoratif semakin sering terdengar dalam penyelesaian perkara pidana. Namun, di tengah meningkatnya penerapan mekanisme tersebut, masih muncul anggapan bahwa restorative justice identik dengan pembayaran ganti rugi kepada korban. Padahal, anggapan bahwa setiap restorative justice harus selalu disertai pembayaran sejumlah uang tidak sepenuhnya tepat. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 […]

  • Diduga Pukul Siswa dengan Gagang Sapu, Tendang, Jewer Kedua Telinga dan Tampar Dua Kali, Seorang PNS di SMPN 1 Bulagi Utara Dilaporkan ke Polres Bangkep

    Diduga Pukul Siswa dengan Gagang Sapu, Tendang, Jewer Kedua Telinga dan Tampar Dua Kali, Seorang PNS di SMPN 1 Bulagi Utara Dilaporkan ke Polres Bangkep

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2026
    • visibility 504
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Seorang aparatur sipil negara (PNS) yang bertugas di SMP Negeri 1 Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dilaporkan ke Polres Banggai Kepulauan atas dugaan kekerasan fisik terhadap seorang siswa. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindakan pemukulan menggunakan gagang sapu, tendangan pada bagian betis, penjeweran kedua telinga, hingga tamparan sebanyak dua kali. […]

  • Terumbu Karang Rusak, Warisan Nelayan Bubu Kian Terancam

    Terumbu Karang Rusak, Warisan Nelayan Bubu Kian Terancam

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANGKEP (02/08/2026), tatandak.id – Kerusakan terumbu karang yang terus terjadi mengancam keberlangsungan nelayan tradisional pengguna bubu di wilayah pesisir. Menyusutnya habitat ikan akibat degradasi ekosistem laut menyebabkan hasil tangkapan nelayan terus menurun, sekaligus mengancam kelestarian pengetahuan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Bubu merupakan alat tangkap tradisional yang dibuat secara manual dan telah lama digunakan […]

  • Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

    Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 172
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Wacana pengembangan tambang batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan kembali menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai sektor pertambangan bukan solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat, melainkan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan masa depan ekonomi daerah yang selama ini bertumpu pada kekayaan alam dan laut. Salah satu suara penolakan datang dari Andi Pianto, […]

  • Guru Banggai Menunggu Kepastian: TPG 100% dan Gaji ASN Januari Masih Tertahan

    Guru Banggai Menunggu Kepastian: TPG 100% dan Gaji ASN Januari Masih Tertahan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Luwuk, tatandak.id – Simpang siur informasi pembayaran TPG 100%, TPG gaji 13 dan 14   di kalangan guru-guru Banggai cukup merisaukan. Karena ada banyak guru yang berharap tunjangan tersebut dibayarkan oleh pemerintah daerah (pemda). Menurut salah satu kepala sekolah di kecamatan luwuk timur, mengatakan bahwa tunjangan tersebut tidak akan dibayarkan karena menurutnya dari data yang […]

error: Content is protected !!
expand_less