Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Zahwa Qairrunissa: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Kepentingan Jangka Pendek

Zahwa Qairrunissa: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Kepentingan Jangka Pendek

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

PALU, tatandak.id – Pengurus Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu-Sulawesi Tengah, Zahwa Qairrunissa, menegaskan bahwa kawasan karst di Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan bentang alam yang memiliki fungsi ekologis strategis dan berkaitan erat dengan keberlangsungan hidup masyarakat.

Karena itu, menurut Zahwa, keberadaan kawasan karst harus dilindungi dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem secara permanen, termasuk aktivitas eksploitasi yang hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi jangka pendek.

Zahwa menjelaskan, kawasan karst bukan sekadar gugusan batu gamping yang memiliki nilai ekonomi. Di balik bentang alam tersebut terdapat sistem ekologis yang berperan penting dalam menyimpan cadangan air bawah tanah, menjadi habitat berbagai flora dan fauna, serta menjaga keseimbangan lingkungan di Banggai Kepulauan.

“Karst adalah sumber kehidupan masyarakat. Di balik bentang alamnya tersimpan cadangan air, keanekaragaman hayati, dan fungsi ekologis yang sangat penting. Jika kawasan ini rusak akibat eksploitasi, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Zahwa.

Ia mengingatkan, aktivitas pertambangan batu gamping di kawasan karst berpotensi menghilangkan fungsi ekologis yang tidak dapat dipulihkan dalam waktu singkat.

Menurutnya, hilangnya mata air, terganggunya ekosistem, hingga meningkatnya risiko bencana lingkungan merupakan sejumlah konsekuensi yang harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Zahwa menilai pembangunan daerah semestinya berorientasi pada prinsip keberlanjutan dengan menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian penting dari kepentingan publik. Pembangunan, kata dia, tidak seharusnya hanya mengejar keuntungan ekonomi dalam jangka pendek dengan mengorbankan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

“Pembangunan yang berkualitas adalah pembangunan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai kekayaan alam yang menjadi penopang kehidupan justru dikorbankan demi kepentingan sesaat,” tegasnya.

Melalui pernyataan tersebut, IPBK Palu–Sulawesi Tengah mengajak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan melindungi kawasan karst.

Upaya perlindungan tersebut, menurut Zahwa, harus diwujudkan melalui kebijakan yang berlandaskan kajian ilmiah, prinsip kehati-hatian, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Ia juga menekankan bahwa Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi yang lebih berkelanjutan, mulai dari pariwisata, perikanan, pertanian, hingga pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan daya dukung lingkungan.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi fondasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa harus mengorbankan kawasan karst yang mempunyai nilai ekologis tinggi.

“Warisan terbaik yang dapat kita berikan kepada generasi mendatang bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga lingkungan yang tetap lestari. Kawasan karst Banggai Kepulauan adalah aset daerah yang harus dijaga bersama sebagai sumber kehidupan hari ini dan masa depan,” pungkas Zahwa.

IPBK Palu-Sulawesi Tengah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga dan melestarikan kawasan karst Banggai Kepulauan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Selamatkan Karst Banggai Kepulauan. Lindungi sumber kehidupan, jaga kelestarian lingkungan, dan wariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang.”

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nadjamuddin Mointang: Karst Banggai Kepulauan Tak Tergantikan, Jangan Dipertaruhkan demi Tambang

    Nadjamuddin Mointang: Karst Banggai Kepulauan Tak Tergantikan, Jangan Dipertaruhkan demi Tambang

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik terkait rencana eksploitasi batu gamping di kawasan karst Banggai Kepulauan terus memantik perhatian publik. Di tengah perdebatan mengenai manfaat ekonomi dan dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan, Analis Kebijakan Nadjamuddin Mointang menegaskan bahwa kawasan karst merupakan aset strategis daerah yang tidak dapat digantikan dan tidak boleh dipertaruhkan demi kepentingan ekonomi jangka […]

  • Meifa Salsabila Dorong Perlindungan Karst Banggai Kepulauan demi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat

    Meifa Salsabila Dorong Perlindungan Karst Banggai Kepulauan demi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month 1 menit yang lalu
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PALU, tatandak.id – Pengurus Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu-Sulawesi Tengah, Meifa Salsabila, mendorong perlindungan kawasan karst di Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat. Meifa yang juga menjabat sebagai Ketua Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu mengatakan, kawasan batu gamping atau karst memiliki fungsi ekologis yang […]

  • Taufik Hidayat E. Lapasang Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai Periode 2025-2026, Usung Arah Transformasi Organisasi

    Taufik Hidayat E. Lapasang Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai Periode 2025-2026, Usung Arah Transformasi Organisasi

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BANGGAI (30 Juni 2026), tatandak.id – Momentum penting tercipta dalam pelaksanaan Seba XVIII KaMIMo Banggai dengan ditetapkannya kepengurusan baru periode 2025-2026. Dalam forum tersebut, Taufik Hidayat E. Lapasang resmi terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai, didampingi Aulia Abd. Bady sebagai Wakil Ketua Umum (Mide Formature). Terpilihnya Taufik Hidayat E. Lapasang sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai […]

  • Yayasan Klinik Bantuan Hukum Muhammad Saleh Gasin Gelar Kembali Program Konsultasi Hukum Keliling Gratis di Banggai Kepulauan

    Yayasan Klinik Bantuan Hukum Muhammad Saleh Gasin Gelar Kembali Program Konsultasi Hukum Keliling Gratis di Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • visibility 722
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Yayasan Klinik Bantuan Hukum Muhammad Saleh Gasin kembali melaksanakan kegiatan Konsultasi Hukum Keliling Gratis di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang selama ini dilakukan secara mandiri oleh Yayasan Klinik Bantuan Hukum dengan semangat pengabdian tanpa dukungan anggaran. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dikemas dengan konsep “versi […]

  • Malam Berdarah di Totikum (Bangkep), Seorang Perempuan Diduga Dibacok Suaminya Sendiri

    Malam Berdarah di Totikum (Bangkep), Seorang Perempuan Diduga Dibacok Suaminya Sendiri

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • visibility 7.637
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Peristiwa kekerasan yang diduga terjadi dalam rumah tangga menggegerkan warga Desa Kombutokan, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, pada Senin malam, 6 April 2026, sekitar pukul 23.00 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tatandak.id, seorang perempuan berinisial R diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, pria berinisial D. Saat dilarikan ke […]

  • KaMIMo Banggai Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Korbankan Ruang Hidup Masyarakat”

    KaMIMo Banggai Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Korbankan Ruang Hidup Masyarakat”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – KaMIMo Banggai melalui Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana masuknya aktivitas pertambangan batu gamping di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Sikap ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen moral dan tanggung jawab sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan, mempertahankan ruang hidup masyarakat, serta melindungi masa depan generasi Banggai Kepulauan dari ancaman […]

error: Content is protected !!
expand_less