Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

MOROWALI, tatandak.id – Dalam rentang waktu satu bulan ini, penghentian hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah terus terjadi. Yang terbaru pada Agustus ini menimpa 1.900 karyawan PT.Gunbuster Nickel Industry (GNI). 

Tesar Angrian Bonjol, juru kampanye Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka – Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (FSPIM-KPBI) mengatakan semestinya negara hadir dalam persoalan buruh yang ada di Sulawesi Tengah.

“Negara harus hadir untuk buruh, bukan untuk perusahaan yang mengabaikan dan merugikan buruh. Tegasnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, begitupun Pemerintah Provinsi, harus membuka mata untuk melihat dinamika persoalan perburuhan yang terjadi di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

“1.900 karyawan PT GNI diberhentikan dengan alasan kondisi keuangan perusahaan yang belum kunjung membaik.” Jelas Tesar. 

Rencana PHK itu tertuang dalam surat pemberitahuan efesiensi bernomor 4760/eksternal/HRD/GNI-site/2026.
Dalam surat itu disebutkan sekitar 1.900 pekerja dari total 6.325 akan terdampak. 

Begitu pula dengan perusahaan yang ada di dalam kawasan Morowali Industrial Park seperti IMIP . 

“Apakah korban PHK di perusahaan yang ada di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara menanti janji, untuk menciptakan lapangan kerja yang banyak?” Pungkasnya. 

Dalam kasus PHK yang dialami anggota serikat FSPIM menegaskan bahwa pemerintah atau negara tidak hadir dan berpihak pada buruh. Hadir untuk melindungi hak-hak buruh, seperti terjadi di PT. Malachite International Mining (MIM) dan PT. Roda jaya sakti (RSJ) mem-phk sepihak tanpa mempertimbangkan nasib buruh dan keluarganya. 

Fadil (ketua pengurus unit kerja) dari FSPIM melihat pemerintah kita saat ini baik Pemerintah Pusat atau pun Daerah gagal dalam melindungi buruh untuk tetap bekerja. Yang sangat menyedihkan saat ini, adalah nasib kawan-kawan kami di salah satu perusahaan pertambangan di Morowali yang sdh berjuang mulai dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi sampai di ibukota negara untuk perselisihan, tetapi nasib dan perjuangan mereka seakan menabrak tembok besar. Dan mereka tetap di PHK. 

“Kondisi seperti ini  tentunya sangat berdampak bagi kehidupan keluarga mereka.” Jelas Fadil. 

Lebih lanjut Fadil mengatakan, dari kasus ini sangatlah jelas, bahwa satgas phk yang di gaungkan presiden Prabowo gagal dalam melindungi pekerja. 

“Saya menilai pemerintah dari tingkat atas sampai tingkat bawah terlebih lagi Gubernur Sulawesi Tengah yang menjanjikan satgas ketenagakerjaan yang sampai sekarang sudah tidak ada kabar dan kejelasannya.” Imbuhnya. 

Kami dari Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mengutuk keras terhadap sistem perusahaan yang bobrok dan berharap ada sikap tegas dari presiden  Prabowo Subianto untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan pada buruh yang ada di negara Indonesia tercinta.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan!!! Bom Ikan Mengguncang Buko Selatan, Masyarakat Tantang Kapolres Bangkep Buktikan Komitmen

    Sorotan!!! Bom Ikan Mengguncang Buko Selatan, Masyarakat Tantang Kapolres Bangkep Buktikan Komitmen

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • visibility 322
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Aksi biadab merusak laut kembali mencoreng wajah konservasi di Banggai Kepulauan. Jumat (19/9/2025) pagi, warga dikejutkan dengan praktik pemboman ikan di sekitar perairan Pulau Sombuangan, Kecamatan Buko Selatan, kawasan konservasi laut yang semestinya dijaga ketat untuk wisata bahari dan keberlanjutan ekosistem. Ironisnya, praktik ilegal ini dilakukan terang-terangan di siang bolong, seolah menantang […]

  • Abdul Jalil Mangalia: Tambang Batu Gamping di Bangkep Jangan Sampai Mengorbankan Pemilik Lahan

    Abdul Jalil Mangalia: Tambang Batu Gamping di Bangkep Jangan Sampai Mengorbankan Pemilik Lahan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Tokoh masyarakat Desa Kambani, Abdul Jalil Mangalia, menyampaikan pandangan dan sikapnya terkait rencana maupun wacana aktivitas tambang batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi pertambangan. Abdul Jalil Mangalia yang juga merupakan mantan Kepala Desa Kambani, Kecamatan Buko Selatan, menegaskan bahwa prinsip utama yang harus dijaga dalam pengelolaan […]

  • Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • visibility 942
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Kematian Ibu Guru Farida, perempuan 27 tahun asal Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, usai menjalani persalinan di RSUD Trikora Salakan, menyisakan banyak pertanyaan serius yang hingga kini belum terjawab terang. Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa itu ke Polres Banggai Kepulauan. Di sisi lain, manajemen RSUD Trikora Salakan telah mengeluarkan rilis klarifikasi resmi yang menegaskan […]

  • Muhammad Saleh Gasin Tegaskan: Surat Kerja Berlaku Surut atau Keterangan Bohong untuk Seleksi PPPK Termasuk Pemalsuan Surat

    Muhammad Saleh Gasin Tegaskan: Surat Kerja Berlaku Surut atau Keterangan Bohong untuk Seleksi PPPK Termasuk Pemalsuan Surat

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Tindakan menggunakan surat perjanjian kontrak kerja atau surat keterangan pengalaman kerja yang dibuat berlaku surut seolah-olah memenuhi syarat administrasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemalsuan surat. Hal ini ditegaskan oleh Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., seorang dosen dan praktisi hukum (Advokat), yang menilai […]

  • Polsek Liang dan Koramil 1308-11 Gelar Bakti Sosial di Desa Tunggaling, Warga Antusias dan Terharu

    Polsek Liang dan Koramil 1308-11 Gelar Bakti Sosial di Desa Tunggaling, Warga Antusias dan Terharu

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • visibility 513
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polsek Liang bersama Pos Patukuki dan personel Koramil 1308-11 Liang menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (20/06/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Liang, I Wayan Sukarman, S.H, dan turut melibatkan sejumlah personel dari Polsek […]

  • Mengenal Profesi Advokat: Pilar Penegakan Hukum dan Keadilan di Indonesia

    Mengenal Profesi Advokat: Pilar Penegakan Hukum dan Keadilan di Indonesia

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 1.897
    • 0Komentar

    Oleh: MUHAMMAD SALEH GASIN, S.H., M.H. Profesi advokat sering kali dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Namun, di balik citra profesi yang terhormat ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara mendalam apa itu advokat, peran mereka dalam keadilan, proses panjang untuk menjadi advokat, serta tantangan dan keunikan yang […]

error: Content is protected !!
expand_less