Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 250
  • comment 0 komentar

MOROWALI, tatandak.id – Dalam rentang waktu satu bulan ini, penghentian hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah terus terjadi. Yang terbaru pada Agustus ini menimpa 1.900 karyawan PT.Gunbuster Nickel Industry (GNI). 

Tesar Angrian Bonjol, juru kampanye Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka – Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (FSPIM-KPBI) mengatakan semestinya negara hadir dalam persoalan buruh yang ada di Sulawesi Tengah.

“Negara harus hadir untuk buruh, bukan untuk perusahaan yang mengabaikan dan merugikan buruh. Tegasnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, begitupun Pemerintah Provinsi, harus membuka mata untuk melihat dinamika persoalan perburuhan yang terjadi di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

“1.900 karyawan PT GNI diberhentikan dengan alasan kondisi keuangan perusahaan yang belum kunjung membaik.” Jelas Tesar. 

Rencana PHK itu tertuang dalam surat pemberitahuan efesiensi bernomor 4760/eksternal/HRD/GNI-site/2026.
Dalam surat itu disebutkan sekitar 1.900 pekerja dari total 6.325 akan terdampak. 

Begitu pula dengan perusahaan yang ada di dalam kawasan Morowali Industrial Park seperti IMIP . 

“Apakah korban PHK di perusahaan yang ada di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara menanti janji, untuk menciptakan lapangan kerja yang banyak?” Pungkasnya. 

Dalam kasus PHK yang dialami anggota serikat FSPIM menegaskan bahwa pemerintah atau negara tidak hadir dan berpihak pada buruh. Hadir untuk melindungi hak-hak buruh, seperti terjadi di PT. Malachite International Mining (MIM) dan PT. Roda jaya sakti (RSJ) mem-phk sepihak tanpa mempertimbangkan nasib buruh dan keluarganya. 

Fadil (ketua pengurus unit kerja) dari FSPIM melihat pemerintah kita saat ini baik Pemerintah Pusat atau pun Daerah gagal dalam melindungi buruh untuk tetap bekerja. Yang sangat menyedihkan saat ini, adalah nasib kawan-kawan kami di salah satu perusahaan pertambangan di Morowali yang sdh berjuang mulai dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi sampai di ibukota negara untuk perselisihan, tetapi nasib dan perjuangan mereka seakan menabrak tembok besar. Dan mereka tetap di PHK. 

“Kondisi seperti ini  tentunya sangat berdampak bagi kehidupan keluarga mereka.” Jelas Fadil. 

Lebih lanjut Fadil mengatakan, dari kasus ini sangatlah jelas, bahwa satgas phk yang di gaungkan presiden Prabowo gagal dalam melindungi pekerja. 

“Saya menilai pemerintah dari tingkat atas sampai tingkat bawah terlebih lagi Gubernur Sulawesi Tengah yang menjanjikan satgas ketenagakerjaan yang sampai sekarang sudah tidak ada kabar dan kejelasannya.” Imbuhnya. 

Kami dari Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM) dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mengutuk keras terhadap sistem perusahaan yang bobrok dan berharap ada sikap tegas dari presiden  Prabowo Subianto untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan pada buruh yang ada di negara Indonesia tercinta.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Totikum (Bangkep) Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Respons Positif Meningkat

    Masyarakat Totikum (Bangkep) Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Respons Positif Meningkat

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • visibility 994
    • 0Komentar

    TOTIKUM, tatandak.id – Kondisi jalan rusak dan berlubang yang menghubungkan Desa Sambiut ke Desa Luksagu serta Desa Sambiut ke Desa Palam, yang merupakan akses utama menuju Ibu Kota Kabupaten Banggai Kepulauan, menjadi perhatian serius masyarakat. Pada 11 Juli 2025, obrolan spontan di Grup WhatsApp “TOTIKUM,” yang beranggotakan lebih dari 300 orang dari berbagai kalangan, baik […]

  • Kabar Baik, Gaji Dokter Kontrak Bangkep Akhirnya Dibayarkan dan Sudah Masuk Rekening

    Kabar Baik, Gaji Dokter Kontrak Bangkep Akhirnya Dibayarkan dan Sudah Masuk Rekening

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • visibility 422
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Polemik keterlambatan pembayaran gaji dokter kontrak di Kabupaten Banggai Kepulauan akhirnya menemukan titik terang. Informasi terbaru yang diperoleh tatandak.id pada Jumat, 6 Maret 2026, menyebutkan bahwa gaji para dokter kontrak yang sebelumnya tertunda kini telah dibayarkan dan sudah masuk ke rekening masing-masing. Kabar tersebut disambut lega oleh berbagai pihak, terutama masyarakat yang dalam […]

  • Konsisten Tradisi Medali, INKANAS Banggai Kepulauan Kembali Berprestasi di Kapolres Banggai Cup Karate Open Tournament Se-Sulteng 2026

    Konsisten Tradisi Medali, INKANAS Banggai Kepulauan Kembali Berprestasi di Kapolres Banggai Cup Karate Open Tournament Se-Sulteng 2026

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANGGAI, Tatandak.id – institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Banggai Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang INKANAS Banggai Karate Tournament Se-Sulawesi Tengah Kapolres Banggai Cup 2026 yang berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di GOR Kilongan, Luwuk, Kabupaten Banggai. Dalam kejuaraan yang diikuti 15 kontingen dari berbagai daerah/kontingen di Sulawesi Tengah tersebut, INKANAS Banggai Kepulauan berhasil menempati […]

  • MENABUNG KEHIDUPAN DI LAUT: KOMPAK RENJALA DAN MASYARAKAT POPIDOLON SEPAKAT JAGA IKAN UNTUK MASA DEPAN

    MENABUNG KEHIDUPAN DI LAUT: KOMPAK RENJALA DAN MASYARAKAT POPIDOLON SEPAKAT JAGA IKAN UNTUK MASA DEPAN

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • visibility 153
    • 0Komentar

    POPIDOLON, BANGGAI KEPULAUAN – PemerintahDesa Popidolon bersama masyarakat dan instansi lintassektor secara resmi menetapkan area perlindungan dan pemulihan sumber daya ikan berbasis masyarakat di wilayah pesisir Desa Popidolon, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan. Inisiatif lokal ini digagasoleh Kelompok Masyarakat Penggerak Aksi KonservasiRenjala Teluk Kembar (KOMPAK RTK) Desa Popidolonatau KOMPAK Renjala. Pengelolaan wilayah pesisir inidikukuhkan secara […]

  • Wabup Banggai: Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami Kehidupan dan Menata Masa Depan

    Wabup Banggai: Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami Kehidupan dan Menata Masa Depan

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, membuka kegiatan Festival Literasi yang diselenggarakan perdana oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Kabupaten Banggai, Selasa, 20 Oktober 2026. Pada sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan, Literasi bukan sekedar kemampuan membaca dan memahami rangkaian kata melainkan kemampuan memahami kehidupan. “Kemampuan memahami rangkaian kehidupan, menafsirkan perubahan dan menemukan jalan […]

  • Sampah Jadi Ancaman Serius di Kawasan Wisata Unggulan Bangkep, Pemda Diminta Gerak Cepat Arahkan CSR

    Sampah Jadi Ancaman Serius di Kawasan Wisata Unggulan Bangkep, Pemda Diminta Gerak Cepat Arahkan CSR

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • visibility 651
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id — Persoalan sampah di kawasan wisata prioritas satu Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dinilai semakin mengkhawatirkan. Kawasan Kopopokuli yang masuk dalam zona unggulan destinasi wisata, kini justru mulai dipenuhi tumpukan sampah di darat maupun di laut. Padahal, kawasan ini tengah disiapkan menyambut event besar bertaraf nasional dan internasional, termasuk Festival Paisupok yang pernah dipresentasikan […]

error: Content is protected !!
expand_less