Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » TERUNGKAP! Teller BRI Salakan Sebut Dana PIP SD Inpres Sambiut Sudah Dicairkan dan Langsung Ditarik Plt. Kepala Sekolah

TERUNGKAP! Teller BRI Salakan Sebut Dana PIP SD Inpres Sambiut Sudah Dicairkan dan Langsung Ditarik Plt. Kepala Sekolah

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

BANGKEP (28/10/2026), tatandak.id – Perkembangan terbaru terkait polemik penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SD Inpres Sambiut, Desa Sambiut, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, mulai menemukan titik terang.

Setelah melakukan pendalaman, Tatandak.id berhasil mengonfirmasi teller Bank BRI Salakan yang melayani transaksi pencairan dana PIP pada waktu itu.

Sebelumnya, Tatandak.id telah berupaya menghubungi Kepala Unit BRI Salakan untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan yang diterima. Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada beberapa teller BRI Salakan, tetapi belum memperoleh respons hingga akhirnya tatandak.id berhasil menghubungi teller yang menangani transaksi tersebut.

Teller yang bersangkutan, Nurul Fauziah, memberikan keterangan kepada Tatandak.id mengenai proses pencairan dana PIP yang menjadi sorotan.

Teller Sebut Dana Dicairkan dan Langsung Ditarik

Dalam keterangannya kepada Tatandak.id, Nurul Fauziah menjelaskan bahwa dana PIP telah dicairkan oleh pihak bank. Menurut keterangannya, setelah buku rekening yang memuat saldo dibawa oleh kepala sekolah yang baru atau Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SD Inpres Sambiut, dana tersebut langsung ditarik pada hari yang sama.

Fauziah menyampaikan:

“Nah, jadi kepala sekolah yang baru itu sudah bawa itu buku yang ada depe saldo. Dan di hari itu juga sudah ditarik depe saldo. Jadi pihak bank tidak ada terkaitnya dengan PIP itu.”

Keterangan tersebut menjelaskan posisi pihak bank berdasarkan penuturan teller yang melayani transaksi. Namun, rincian mengenai tanggal transaksi, jumlah dana yang ditarik, identitas penarik berdasarkan dokumen transaksi, serta tujuan penggunaan dana masih perlu dipastikan melalui bukti pendukung dan konfirmasi lanjutan.

Jika Dana Sudah Ditarik, Mengapa Belum Diterima Siswa?

Keterangan teller tersebut memunculkan pertanyaan lanjutan yang kini menjadi fokus penelusuran Tatandak.id: setelah dana PIP dicairkan dan ditarik, bagaimana proses penyerahannya kepada siswa penerima?

Jika benar dana telah ditarik pada hari yang sama, perlu ada penjelasan mengenai keberadaan dana tersebut setelah transaksi, pihak yang menerima atau menguasainya, serta alasan dana belum diterima siswa hingga saat ini.

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi mengenai pencairan dana PIP sejak Agustus hingga Oktober, Plt. Kepala SD Inpres Sambiut menyampaikan bahwa sekolah mengalami dua kali pencairan dalam periode tersebut.

Dalam pesan singkat kepada tim klikbanggai.com dan Tatandak.id, kepala sekolah menyatakan:

“Untuk Agustus SD cair namun belum jemput, nanti hari Senin.”

Pernyataan itu kini perlu diklarifikasi lebih lanjut dengan keterangan teller yang menyebutkan bahwa dana telah dicairkan dan langsung ditarik pada hari yang sama.

Perbedaan informasi tersebut membuat kronologi transaksi dan penyerahan dana kepada siswa menjadi penting untuk ditelusuri secara menyeluruh.

Kepala Sekolah dan BRI Salakan Masih Dimintai Klarifikasi

Tatandak.id masih berupaya memperoleh penjelasan lanjutan dari Plt. Kepala SD Inpres Sambiut mengenai keterangan teller tersebut, termasuk bukti penarikan dan penyerahan dana kepada siswa atau orang tua/wali penerima.

Tatandak.id juga tetap membuka ruang bagi Kepala Unit BRI Salakan untuk memberikan penjelasan resmi terkait transaksi tersebut, sesuai kewenangan dan ketentuan kerahasiaan perbankan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi kepada Kepala Unit BRI Salakan belum memperoleh tanggapan.

Tatandak.id menegaskan bahwa pemberitaan ini bertujuan menelusuri kejelasan penyaluran bantuan pendidikan yang menjadi hak siswa penerima. Belum adanya tanggapan dari pihak terkait tidak dapat dengan sendirinya diartikan sebagai bukti pelanggaran.

Transparansi Penyaluran PIP Harus Diperjelas

Dana Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan pendidikan peserta didik yang memenuhi kriteria penerima.

Karena itu, kejelasan mengenai pencairan, penarikan, dan penyerahan dana kepada penerima menjadi hal mendasar yang perlu dipastikan.

Apabila dana telah dicairkan dan ditarik, bukti transaksi serta bukti penyerahan kepada penerima dapat membantu menjelaskan alur dana secara objektif.

Tatandak.id akan terus melakukan penelusuran dan memberikan ruang klarifikasi kepada seluruh pihak terkait agar persoalan ini dapat dijelaskan berdasarkan fakta dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pertanyaan yang kini menunggu jawaban: jika dana PIP sudah dicairkan dan ditarik pada hari yang sama, apakah dana tersebut sudah diserahkan kepada siswa penerima? Jika belum, di mana keberadaannya dan kapan hak siswa akan dipenuhi?

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program MBG Di Bangkep Solusi Untuk Kesejahtraan Rakyat Atau Perampokan Rakyat

    Program MBG Di Bangkep Solusi Untuk Kesejahtraan Rakyat Atau Perampokan Rakyat

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Oleh: IRFAN KAHAR Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program Strategis Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, resmi diluncurkan di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Senin, 24 Februari 2025. Namun Program Yang kemudian digagas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rawan terjadi penyimpangan dan potensi korupsi jika tidak diawasi dengan ketat. Program […]

  • Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 637
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Pernyataan Polres Banggai Kepulauan yang memastikan stok BBM aman dan distribusi di SPBU sesuai aturan justru memantik kemarahan publik. Warga menilai klaim tersebut bertolak belakang dengan kenyataan pahit yang mereka alami setiap hari di Banggai Kepulauan. Di tengah pernyataan resmi yang terkesan menenangkan, masyarakat justru menghadapi realitas sebaliknya: BBM cepat habis, sulit […]

  • Solar Menghilang, Masyarakat Dipermainkan: SPBU Totikum Disorot, BBM Subsidi Dinilai Tak Berpihak

    Solar Menghilang, Masyarakat Dipermainkan: SPBU Totikum Disorot, BBM Subsidi Dinilai Tak Berpihak

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 420
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa 10/02/2026 kian memuncak . Solar bersubsidi yang seharusnya menjadi penopang aktivitas pelayanan publik justru sulit diakses, tidak jelas jadwal distribusinya, dan memunculkan kecurigaan adanya persoalan serius dalam tata kelola penyaluran BBM. Beragam pertanyaan dan keluhan terus bermunculan dari warga. Solar disebut sering […]

  • Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • visibility 557
    • 0Komentar

    GORONRALO, tatandak – Dunia peradilan agama di Provinsi Gorontalo diguncang laporan serius. Muhammad Saleh Gasin, Advokat sekaligus pimpinan Kantor Hukum Muhammad Saleh Gasin di Provinsi Sulawesi Tengah, resmi melaporkan oknum Hakim Pengadilan Agama Tilamuta ke Pengadilan Tinggi Gorontalo atas dugaan pelanggaran etika dan penyalahgunaan kewenangan saat persidangan. Laporan tersebut dilayangkan menyusul perlakuan yang dinilai tidak […]

  • Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • visibility 722
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan BBM di Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menjadi sorotan. Di tengah keluhan masyarakat yang terus berulang, muncul satu pertanyaan besar yang mulai hidup di ruang publik yakni “mengapa masalah ini seperti tidak pernah benar-benar disentuh sampai ke akarnya?” Advokat dan pegiat sosial yang fokus pada gerakan akses keadilan dan kontrol sosial […]

  • PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banggai Kepulauan mengingatkan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dapat berdampak pada perekonomian daerah. Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan Meiyer Damima, SE., menyampaikan bahwa kondisi geografis daerah kepulauan membuat Banggai Kepulauan memiliki kerentanan […]

error: Content is protected !!
expand_less