Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » DANA PIP SISWA SD INPRES SAMBIUT JADI TANDA TANYA: SUDAH DITARIK, KE MANA UANGNYA SELAMA HAMPIR TIGA BULAN?

DANA PIP SISWA SD INPRES SAMBIUT JADI TANDA TANYA: SUDAH DITARIK, KE MANA UANGNYA SELAMA HAMPIR TIGA BULAN?

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 45
  • comment 0 komentar



BANGKEP (28/10/2026), tatandak.id
– Keberadaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SD Inpres Sambiut, Desa Sambiut, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, menjadi tanda tanya. Informasi yang diterima tatandak.id menyebutkan bahwa dana bantuan tersebut diduga telah ditarik dari rekening siswa. Namun, penyerahannya kepada penerima manfaat masih dipertanyakan.

Jika informasi penarikan tersebut benar, muncul pertanyaan mendasar yang membutuhkan penjelasan terbuka yakni siapa yang melakukan penarikan, kapan dana itu dicairkan, dan di mana keberadaan uang tersebut hingga saat ini?

Persoalan ini menjadi perhatian karena dana PIP merupakan bantuan pendidikan yang diperuntukkan bagi siswa yang memenuhi kriteria penerima. Kepastian mengenai keberadaan dan penyerahan dana tersebut penting agar hak siswa tidak terabaikan.

Kepala Sekolah Sebut Dana Agustus Belum Dijemput

Sebelumnya, saat dikonfirmasi oleh tim tatandak.id mengenai penyaluran dana PIP, Plt. Kepala SD Inpres Sambiut menyampaikan bahwa sejak Agustus hingga Oktober terdapat dua kali pencairan.

Dalam pesan singkatnya, kepala sekolah menjawab:

“Untuk Agustus SD cair namun belum jemput, nanti hari Senin.”

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa dana PIP untuk pencairan Agustus telah cair, tetapi menurut penjelasan Plt. kepala sekolah, dana itu belum dijemput.

Namun, informasi yang berkembang mengenai dugaan penarikan dana dari rekening siswa menimbulkan pertanyaan lanjutan yang perlu dijawab melalui penelusuran dokumen dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Apakah dana tersebut benar telah ditarik dari rekening siswa? Jika sudah, siapa yang melakukan penarikan dan bagaimana mekanisme penyerahannya kepada para penerima?

Pertanyaan-pertanyaan ini penting untuk memastikan kronologi penyaluran dana secara utuh.

Dikonfirmasi Lanjutan, Belum Ada Tanggapan

Untuk memperoleh kejelasan mengenai status dana tersebut, tatandak.id melakukan konfirmasi lanjutan kepada Kepala SD Inpres Sambiut.

Namun, hingga berita ini disusun, kepala sekolah belum memberikan tanggapan atas pertanyaan lanjutan yang diajukan tatandak.id.

Konfirmasi juga diarahkan kepada pihak Bank BRI di Salakan untuk meminta penjelasan mengenai aspek pencairan dan mekanisme penarikan dana PIP. Hingga berita ini ditulis, pihak BRI Salakan juga belum memberikan tanggapan kepada redaksi.

Belum adanya tanggapan tersebut membuat sejumlah pertanyaan mengenai status dana belum memperoleh jawaban yang memadai. Meski demikian, sikap belum merespons tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran oleh pihak tertentu.

Siapa yang Menarik dan ke Mana Dana Diserahkan?

Apabila dana PIP benar telah ditarik dari rekening siswa, penelusuran perlu diarahkan pada sejumlah hal, antara lain:

  • Tanggal dan jumlah dana yang ditarik.
  • Identitas pihak yang melakukan penarikan sesuai prosedur dan bukti transaksi.
  • Pihak yang menerima atau menguasai dana setelah penarikan.
  • Bukti penyerahan dana kepada siswa atau orang tua/wali penerima.
  • Alasan apabila dana yang telah ditarik belum diserahkan kepada penerima manfaat.

Penelusuran tersebut diperlukan agar persoalan ini tidak berhenti pada saling klaim atau dugaan, tetapi menghasilkan kejelasan berdasarkan dokumen dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hak Siswa Harus Mendapat Kejelasan

Dana PIP merupakan bantuan pemerintah untuk mendukung akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga miskin atau rentan miskin yang memenuhi ketentuan. Karena itu, transparansi mengenai pencairan dan penyerahannya menjadi hal penting.

Apabila terdapat keterlambatan penyerahan, pihak terkait perlu menjelaskan penyebabnya, status dana saat ini, serta kapan hak penerima akan dipenuhi.

Tim tatandak.id membuka ruang seluas-luasnya bagi Kepala SD Inpres Sambiut, pihak BRI Salakan, orang tua siswa, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi.

Pemberitaan ini merupakan bagian dari upaya meminta kejelasan atas informasi yang berkembang di masyarakat. Tatandak.id tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan memperbarui pemberitaan apabila memperoleh data, dokumen, atau keterangan tambahan yang terverifikasi.

Pertanyaan publik masih sama yakni jika dana PIP sudah ditarik, siapa yang menariknya, ke mana dana itu diserahkan, dan kapan siswa penerima akan memperoleh haknya?

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris PGRI Banggai: Guru Harus Terus Belajar dan Pahami Zaman

    Sekretaris PGRI Banggai: Guru Harus Terus Belajar dan Pahami Zaman

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2026
    • visibility 93
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Sekretaris Pesrsatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Banggai Nurdin A. Basyarewan kepada pewarta Jumat, 23 Oktober 2026, menjelaskan harapannya kepada seluruh guru-guru di Kabupaten Banggai untuk terus mengembangkan kompetensi diri, terus belajar agar mampu mengimbangi kemajuan dan pergeseran zaman karena anak-anak hidup tidak seperti zaman kita dulu. “Karena mereka hidup tidak sama dengan […]

  • Danau Paisupok Terancam Tambang Batu Gamping, IPBK Soroti Perlindungan Kawasan Karst Banggai Kepulauan

    Danau Paisupok Terancam Tambang Batu Gamping, IPBK Soroti Perlindungan Kawasan Karst Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • visibility 439
    • 0Komentar

    PALU, tatandak.id – Demisioner Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu Sulawesi Tengah Periode 2024–2025, Ilham, S.H., menyampaikan keprihatinannya terhadap ancaman aktivitas pertambangan batu gamping yang dinilai berpotensi mengganggu kelestarian kawasan karst dan Danau Paisupok, salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Keprihatinan tersebut dituangkannya melalui tulisan berjudul “Danau Paisupok […]

  • Dinas Perikanan Bangkep Luruskan Isu Kuota Solar 11 Ribu Liter dan Kapal Pajeko

    Dinas Perikanan Bangkep Luruskan Isu Kuota Solar 11 Ribu Liter dan Kapal Pajeko

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 783
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Menyikapi pemberitaan sebelumnya di tatandak.id berjudul “Skandal Rekomendasi BBM Nelayan Bangkep, 2 Orang Bisa Kuasai 11 Ribu Liter Solar per Minggu” dan “Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep” (24/09/2025), Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan klarifikasi resmi agar publik tidak salah memahami informasi yang beredar. Klarifikasi […]

  • Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Kematian Ibu Guru Farida, perempuan 27 tahun asal Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, usai menjalani persalinan di RSUD Trikora Salakan, menyisakan banyak pertanyaan serius yang hingga kini belum terjawab terang. Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa itu ke Polres Banggai Kepulauan. Di sisi lain, manajemen RSUD Trikora Salakan telah mengeluarkan rilis klarifikasi resmi yang menegaskan […]

  • Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 309
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum di Kabupaten Banggai Kepulauan kian memuncak. Bukan sekadar soal kelangkaan, warga kini mempertanyakan kejelasan distribusi solar subsidi yang dinilai penuh kejanggalan dan menyisakan kemarahan publik. Beragam pertanyaan dan keluhan dilontarkan warga, khususnya mereka yang menggunakan solar untuk pelayanan publik, seperti antar-jemput anak sekolah, dll. Ironisnya, solar […]

  • Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • visibility 557
    • 0Komentar

    GORONRALO, tatandak – Dunia peradilan agama di Provinsi Gorontalo diguncang laporan serius. Muhammad Saleh Gasin, Advokat sekaligus pimpinan Kantor Hukum Muhammad Saleh Gasin di Provinsi Sulawesi Tengah, resmi melaporkan oknum Hakim Pengadilan Agama Tilamuta ke Pengadilan Tinggi Gorontalo atas dugaan pelanggaran etika dan penyalahgunaan kewenangan saat persidangan. Laporan tersebut dilayangkan menyusul perlakuan yang dinilai tidak […]

error: Content is protected !!
expand_less