Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu-Sulteng Kritik Keras Kebijakan Pemeriksaan Kesehatan Untad yang Dinilai Memberatkan Mahasiswa Kepulauan
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 105
- comment 0 komentar

PALU, tatandak.id – Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu, Sulawesi Tengah, melontarkan kritik tegas terhadap kebijakan pemeriksaan kesehatan yang diwajibkan dilakukan langsung di kampus Universitas Tadulako (Untad).
Melalui Ketua Umum IPBK Palu, Nasrun, kebijakan tersebut dinilai belum berpihak kepada calon mahasiswa yang berasal dari wilayah kepulauan, khususnya Banggai Kepulauan. Pasalnya, mereka harus menanggung biaya perjalanan yang tidak sedikit hanya untuk datang ke Kota Palu demi mengikuti satu tahapan pemeriksaan kesehatan.
Nasrun menegaskan, kondisi ini sangat memberatkan putra-putri daerah yang sedang berjuang menempuh pendidikan tinggi.
“Ini bukan hanya soal aturan kampus, ini soal keadilan bagi anak-anak daerah. Mereka harus menyeberang laut, menguras biaya, bahkan memaksakan keadaan ekonomi keluarga hanya untuk satu tahapan pemeriksaan kesehatan. Ini sangat memberatkan,” ungkap Nasrun.
Menurutnya, fasilitas kesehatan di Banggai Kepulauan pada dasarnya memiliki kemampuan untuk melaksanakan pemeriksaan serupa secara profesional. Karena itu, pihak kampus seharusnya dapat membuka ruang kebijakan alternatif yang lebih adil, manusiawi, dan mempertimbangkan kondisi geografis mahasiswa dari daerah terpencil maupun kepulauan.
“Jangan sampai sistem yang ada justru mematahkan semangat mereka. Pendidikan seharusnya menjadi jembatan masa depan, bukan menjadi beban tambahan bagi mereka yang sudah berjuang dari jauh,” tegasnya.
IPBK Palu menilai kebijakan tersebut perlu segera dievaluasi agar lebih sesuai dengan realitas wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki banyak daerah kepulauan. Organisasi ini menegaskan, mereka bukan menolak aturan, melainkan menolak kebijakan yang dijalankan tanpa mempertimbangkan aspek keadilan sosial.
“Kami tidak diam. Ini suara dari daerah, suara dari perjuangan. Kami meminta kepada pihak Universitas Tadulako untuk membuka mata dan hati, serta menghadirkan solusi yang berpihak kepada seluruh calon mahasiswa tanpa terkecuali,” tutup Nasrun.
Sebagai bentuk sikap, IPBK Palu (Sulawesi Tengah) menyatakan berdiri bersama mahasiswa Banggai Kepulauan. Bagi mereka, setiap perjuangan generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi adalah bagian dari harapan besar bagi masa depan Banggai Kepulauan.
- Penulis: Tatandak.id
- Editor: Tatandak.id

Saat ini belum ada komentar