Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.idWarga Kabupaten Banggai Kepulauan, Indra Banguno, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait rencana aktivitas pertambangan batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan. Menurutnya, eksploitasi batu gamping berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius dan mengancam keberlangsungan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Indra Banguno menilai batu gamping di Banggai Kepulauan bukan sekadar komoditas tambang, melainkan bagian penting dari sistem lingkungan yang selama ini menjaga ketersediaan air bersih, kesuburan tanah, serta kelestarian ekosistem laut.

“Kita tidak sedang berbicara tentang tumpukan batu biasa. Batu gamping adalah penyangga kehidupan masyarakat Banggai Kepulauan. Jika ditambang secara besar-besaran, dampaknya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” ujar Indra Banguno.

Menurutnya, ancaman terbesar dari aktivitas pertambangan adalah rusaknya kawasan resapan air yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat. Selain itu, sedimentasi dan debu tambang dikhawatirkan akan berdampak pada terumbu karang, hasil perikanan, serta sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.

Dalam pernyataannya, Indra Banguno menegaskan bahwa Banggai Kepulauan memiliki kekayaan alam yang jauh lebih berkelanjutan untuk dikembangkan dibandingkan sektor pertambangan.

Ia menyebut sektor pariwisata, perikanan, serta perkebunan kelapa sebagai potensi unggulan yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Banggai Kepulauan memiliki pantai yang indah, laut yang kaya, serta sumber daya kelapa yang melimpah. Potensi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat tanpa harus merusak lingkungan,” katanya.

Menurut Indra, hasil laut yang melimpah selama ini masih banyak dijual dalam bentuk mentah dengan nilai ekonomi yang rendah. Hal serupa juga terjadi pada komoditas kelapa dan kopra yang belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah.

Sebagai alternatif pembangunan, Indra Banguno mendorong pemerintah untuk fokus mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan membangun industri pengolahan hasil perkebunan, khususnya kelapa.

Ia menilai pembangunan pabrik pengolahan kelapa dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Daripada menjual bahan mentah dengan harga murah, lebih baik kita mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi. Ini akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berjangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya upaya serius dalam menelusuri dan mengoptimalkan aset serta sumber-sumber pendapatan negara yang belum termanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Indra Banguno turut menyoroti peran anggota DPRD Banggai Kepulauan yang menurutnya perlu lebih aktif menyikapi berbagai isu strategis yang menyangkut masa depan daerah.

Ia berharap wakil rakyat dapat menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih nyata, khususnya dalam menjaga kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan sikap yang jelas dan keberpihakan yang nyata. Wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan masa depan daerah,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Indra Banguno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Banggai Kepulauan dan memilih arah pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, daerah tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang melalui sektor-sektor yang ramah lingkungan dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kita berada di persimpangan penting. Pilihannya adalah menjaga alam dan membangun ekonomi yang berkelanjutan, atau mengambil jalan yang berisiko merusak sumber kehidupan masyarakat. Saya akan terus menyuarakan pentingnya menjaga Banggai Kepulauan untuk anak cucu kita,” pungkas Indra Banguno.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin Kecam Polres Bangkep: Hanya Jerat Pengguna, Pembuat Dokumen Palsu Dibiarkan Aman

    Muhammad Saleh Gasin Kecam Polres Bangkep: Hanya Jerat Pengguna, Pembuat Dokumen Palsu Dibiarkan Aman

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dosen dan praktisi hukum, Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., mengecam keras langkah Polres Banggai Kepulauan yang dinilai tidak profesional dan tidak komprehensif dalam menangani kasus dugaan pemalsuan dokumen seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkep. Ia menilai tindakan kepolisian yang hanya menjerat pengguna […]

  • Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • visibility 4.950
    • 2Komentar

    Ditulis Oleh: RIZKAWATI GASIN, S.H. Dalam sistem hukum di Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengatur prosedur penahanan seseorang yang berstatus sebagai tersangka atau terdakwa. Berdasarkan KUHAP, jangka waktu penahanan dapat berlangsung mulai dari tahap penyidikan hingga upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan durasi maksimal 400 hari. Namun, dalam keadaan tertentu, […]

  • Warga Sienjo Satukan Aspirasi, Muhajir Dipercaya Pimpin Forum Solidaritas Peduli Desa

    Warga Sienjo Satukan Aspirasi, Muhajir Dipercaya Pimpin Forum Solidaritas Peduli Desa

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, tatandak.id – Masyarakat Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, menyatukan aspirasi dengan membentuk Forum Solidaritas Peduli Desa Sienjo (FSPDS) melalui musyawarah masyarakat, Minggu (23/8/2026). Forum tersebut dibentuk sebagai wadah bersama bagi masyarakat untuk menghimpun aspirasi, memperkuat partisipasi warga, serta mendorong pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Musyawarah dihadiri perwakilan masyarakat dari […]

  • H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan antara perlindungan dan ekploitasi

    H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan antara perlindungan dan ekploitasi

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Ditulis Oleh: H. SULAEMAN HUSEN Di bulan April 2026 salah issu yang sangat masif beredar di masyarakat Banggai Kepulauan adalah issu PENOLAKAN masuk nya Tambang Batu Gamping. Bahkan Mahasiswa Banggai Kepulauan yang tergabung dalam Organisasi IPBK Palu mengajak seluruh Pemuda Banggai Kepulauan yang berada di Kota Palu untuk melakukan Aksi demo dengan tema TOLAK TAMBANG […]

  • ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

    ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Banggai Kepulauan perlu diikuti dengan kesiapan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, termasuk layanan perbankan dan ketersediaan uang tunai melalui mesin ATM. Keluhan terkait layanan ATM kembali dirasakan sejumlah wisatawan asing dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan […]

  • Taufik Hidayat E. Lapasang Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai Periode 2025-2026, Usung Arah Transformasi Organisasi

    Taufik Hidayat E. Lapasang Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai Periode 2025-2026, Usung Arah Transformasi Organisasi

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • visibility 272
    • 0Komentar

    BANGGAI (30 Juni 2026), tatandak.id – Momentum penting tercipta dalam pelaksanaan Seba XVIII KaMIMo Banggai dengan ditetapkannya kepengurusan baru periode 2025-2026. Dalam forum tersebut, Taufik Hidayat E. Lapasang resmi terpilih sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai, didampingi Aulia Abd. Bady sebagai Wakil Ketua Umum (Mide Formature). Terpilihnya Taufik Hidayat E. Lapasang sebagai Ketua Umum KaMIMo Banggai […]

error: Content is protected !!
expand_less