Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Warga Kabupaten Banggai Kepulauan, Indra Banguno, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait rencana aktivitas pertambangan batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan. Menurutnya, eksploitasi batu gamping berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius dan mengancam keberlangsungan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Indra Banguno menilai batu gamping di Banggai Kepulauan bukan sekadar komoditas tambang, melainkan bagian penting dari sistem lingkungan yang selama ini menjaga ketersediaan air bersih, kesuburan tanah, serta kelestarian ekosistem laut.

“Kita tidak sedang berbicara tentang tumpukan batu biasa. Batu gamping adalah penyangga kehidupan masyarakat Banggai Kepulauan. Jika ditambang secara besar-besaran, dampaknya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” ujar Indra Banguno.

Menurutnya, ancaman terbesar dari aktivitas pertambangan adalah rusaknya kawasan resapan air yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat. Selain itu, sedimentasi dan debu tambang dikhawatirkan akan berdampak pada terumbu karang, hasil perikanan, serta sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.

Dalam pernyataannya, Indra Banguno menegaskan bahwa Banggai Kepulauan memiliki kekayaan alam yang jauh lebih berkelanjutan untuk dikembangkan dibandingkan sektor pertambangan.

Ia menyebut sektor pariwisata, perikanan, serta perkebunan kelapa sebagai potensi unggulan yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Banggai Kepulauan memiliki pantai yang indah, laut yang kaya, serta sumber daya kelapa yang melimpah. Potensi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat tanpa harus merusak lingkungan,” katanya.

Menurut Indra, hasil laut yang melimpah selama ini masih banyak dijual dalam bentuk mentah dengan nilai ekonomi yang rendah. Hal serupa juga terjadi pada komoditas kelapa dan kopra yang belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah.

Sebagai alternatif pembangunan, Indra Banguno mendorong pemerintah untuk fokus mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan membangun industri pengolahan hasil perkebunan, khususnya kelapa.

Ia menilai pembangunan pabrik pengolahan kelapa dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Daripada menjual bahan mentah dengan harga murah, lebih baik kita mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi. Ini akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berjangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya upaya serius dalam menelusuri dan mengoptimalkan aset serta sumber-sumber pendapatan negara yang belum termanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Indra Banguno turut menyoroti peran anggota DPRD Banggai Kepulauan yang menurutnya perlu lebih aktif menyikapi berbagai isu strategis yang menyangkut masa depan daerah.

Ia berharap wakil rakyat dapat menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih nyata, khususnya dalam menjaga kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan sikap yang jelas dan keberpihakan yang nyata. Wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan masa depan daerah,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Indra Banguno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Banggai Kepulauan dan memilih arah pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, daerah tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang melalui sektor-sektor yang ramah lingkungan dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kita berada di persimpangan penting. Pilihannya adalah menjaga alam dan membangun ekonomi yang berkelanjutan, atau mengambil jalan yang berisiko merusak sumber kehidupan masyarakat. Saya akan terus menyuarakan pentingnya menjaga Banggai Kepulauan untuk anak cucu kita,” pungkas Indra Banguno.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin: Kasus PPPK Bangkep Bukti Ada yang “Kebal Hukum” di Daerah

    Muhammad Saleh Gasin: Kasus PPPK Bangkep Bukti Ada yang “Kebal Hukum” di Daerah

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • visibility 1.422
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Kasus dugaan pemalsuan dokumen PPPK di lingkungan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah kejanggalan dalam proses penegakan hukumnya. Di balik jalannya persidangan yang kini sudah berlangsung di Pengadilan Negeri Luwuk, tersimpan kisah panjang tentang bagaimana perkara ini sempat mandek, bolak-balik antara Polres Bangkep dan Kejaksaan Negeri […]

  • HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

    HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Kekhawatiran terhadap rencana penambangan batu gamping kembali mencuat di tengah masyarakat. Aktivitas eksploitasi kawasan karst dinilai membawa ancaman serius terhadap lingkungan hidup, sumber air bersih, kesehatan masyarakat, hingga keberlanjutan ekonomi warga di masa depan. Tokoh muda dan pemerhati lingkungan, Hasbi Lausing, secara tegas menyuarakan penolakannya terhadap aktivitas tambang batu gamping yang dinilai […]

  • Almalik: “Jangan Membunuh Kami, Tambang Batu Gamping Mengancam Mata Pencaharian Warga Banggai Kepulauan”

    Almalik: “Jangan Membunuh Kami, Tambang Batu Gamping Mengancam Mata Pencaharian Warga Banggai Kepulauan”

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • visibility 475
    • 0Komentar

    BANGKEP (Juni 2026), tatandak.id – Penolakan terhadap rencana dan aktivitas pertambangan batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan terus menguat. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, pemerhati lingkungan, kelompok masyarakat sipil, hingga organisasi kepemudaan, menyuarakan kekhawatiran atas potensi dampak pertambangan terhadap sumber-sumber kehidupan masyarakat. Salah satu suara penolakan datang dari Almalik, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi […]

  • Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • visibility 431
    • 0Komentar

    BUKO, tatandak.id – SPBU Buko di Desa Labasiano kembali jadi sorotan publik. Warga menuding penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Keluhan masyarakat menyebut distribusi BBM kerap langka, solar dibatasi hanya 20 liter per kendaraan, bahkan diduga tidak menggunakan nozzle, melainkan ditumpahkan ke drum. Sorotan semakin tajam karena dalam rapat Pemerintah […]

  • Jangan Anggap Sepele Soal Nafkah, Muhammad Saleh Gasin: Penelantaran Keluarga Bisa Masuk Ranah Pidana

    Jangan Anggap Sepele Soal Nafkah, Muhammad Saleh Gasin: Penelantaran Keluarga Bisa Masuk Ranah Pidana

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • visibility 214
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Sudah menikah, tetapi istri dan anak justru dibiarkan memenuhi kebutuhan hidup sendiri? Jangan buru-buru menganggap persoalan tersebut hanya sebagai konflik rumah tangga. Dalam kondisi tertentu, ketika seorang suami mengabaikan kewajiban memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada anggota keluarganya yang menjadi tanggungannya, persoalan tersebut dapat masuk ke ranah hukum, bahkan berpotensi menjadi perkara pidana […]

  • Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

    Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Wacana pengembangan tambang batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan kembali menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai sektor pertambangan bukan solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat, melainkan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan masa depan ekonomi daerah yang selama ini bertumpu pada kekayaan alam dan laut. Salah satu suara penolakan datang dari Andi Pianto, […]

error: Content is protected !!
expand_less