Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Bangkep Terima 14,5 Juta Liter Pertalite & 3,5 Juta Liter Solar Subsidi per Tahun, Publik Tagih Transparansi Distribusi

Bangkep Terima 14,5 Juta Liter Pertalite & 3,5 Juta Liter Solar Subsidi per Tahun, Publik Tagih Transparansi Distribusi

  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 467
  • comment 0 komentar

Gambar ilustrasi


BANGGAI KEPULAUAN
– Kabupaten Banggai Kepulauan ternyata menerima jatah BBM subsidi dalam jumlah yang sangat besar. Data resmi dari Depot Luwuk mencatat, sepanjang tahun Bangkep dialokasikan 14.592.000 liter Pertalitedan 3.492.000 liter Solar melalui 8 SPBU yang tersebar di berbagai kecamatan.

Jika dihitung rata-rata bulanan, Bangkep menerima 1.216.000 liter Pertalite dan 291.000 liter Solar subsidi. Namun fakta di lapangan masih sering terjadi kelangkaan dan antrean panjang, sehingga publik menagih adanya pengawasan serius agar BBM benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak.

Berikut rincian alokasi BBM subsidi per SPBU di Banggai Kepulauan:

  1. SPBU Bulagi Selatan (Bonepuso)
    ✳️ Pertalite: 150.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 38.000 liter/bulan

  2. SPBU Kautu (Desa Kautu)
    ✳️ Pertalite: 146.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 24.000 liter/bulan

  3. SPBU Peling Seasa
    ✳️ Pertalite: 145.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 23.000 liter/bulan

  4. SPBU Buko (Labasiano)
    ✳️ Pertalite: 100.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 45.000 liter/bulan

  5. SPBU Tinangkung (Tompudau)
    ✳️ Pertalite: 330.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 55.000 liter/bulan

  6. SPBU Tinangkung Selatan (Mansamat A)
    ✳️ Pertalite: 70.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 23.000 liter/bulan

  7. SPBU Liang (Desa Liang)
    ✳️ Pertalite: 130.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 45.000 liter/bulan

  8. SPBU Totikum (Sobonon)
    ✳️ Pertalite: 145.000 liter/bulan
    ✳️ Solar: 38.000 liter/bulan

Total keseluruhan mencapai 1.216.000 liter Pertalite dan 291.000 liter Solar setiap bulan.

Dengan angka sebesar ini, masyarakat menilai tidak ada alasan bagi Bangkep untuk mengalami kelangkaan BBM. Namun kenyataannya, nelayan, petani, hingga masyarakat umum masih sering kesulitan mendapatkan solar maupun pertalite dengan harga resmi.

“Kalau jatahnya sampai jutaan liter, seharusnya nelayan dan petani tidak antre berjam-jam. Pertanyaannya, BBM itu lari ke mana?” ujar Muhammad Saleh Gasin seorang tokoh pemuda di Banggai Kepulauan yang konsisten memperhatikan persoalan pelanggaran dan penyimpangan BBM Subsidi di daerahnya, Jumat (19/9/2025).

Desakan publik kini makin kuat agar Pemda, Pertamina, DPRD, dan aparat kepolisian melakukan pengawasan ketat serta menindak mafia BBM yang kerap bermain di balik kelangkaan.

“Subsidi ini nilainya miliaran rupiah, negara sudah hadir untuk rakyat. Tapi kalau distribusinya bocor, itu sama saja mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegas Saleh Gasin.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Subsidi: Yang Kecil Ditangkap, Yang Berton-ton Dibiarkan

    BBM Subsidi: Yang Kecil Ditangkap, Yang Berton-ton Dibiarkan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 236
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Di negeri ini, hukum tampaknya masih sangat teliti, asal yang diawasi adalah rakyat kecil. Satu jerigen, satu motor tua, satu nelayan, satu sopir angkot, cukup untuk menggerakkan aparat secara serius, lengkap dengan garis polisi dan konferensi pers. Publik pun diminta bertepuk tangan. Namun ada keanehan yang terus berulang dan makin sulit dijelaskan dengan […]

  • Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia, Luka Sosial yang Belum Sembuh

    Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia, Luka Sosial yang Belum Sembuh

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Oleh: NOVA YALUNA Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih menjadi fenomena sosial yang meresahkan. Setiap tahun, Komnas Perempuan merilis data yang menunjukkan angka kekerasan yang tinggi, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis gender online (KBGO). Salah satu kasus yang mencuat adalah kekerasan seksual yang dialami anak di bawah umur, […]

  • Kapolsek Totikum IPTU Nichlas P. Gaghana Tunjukkan Kepemimpinan Teladan, Turun Langsung Bantu Perbaikan Jalan Rusak

    Kapolsek Totikum IPTU Nichlas P. Gaghana Tunjukkan Kepemimpinan Teladan, Turun Langsung Bantu Perbaikan Jalan Rusak

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 848
    • 0Komentar

    TOTIKUM, tatandak.id – Dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak di Kecamatan Totikum, Kapolsek Totikum, bersama dengan jajarannya, menunjukkan teladan yang luar biasa dalam pelayanan publik. Pada Sabtu (26/07/2025), Kapolsek Totikum, IPTU Nichlas P. Gaghana, turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan terlibat aktif dalam kegiatan perbaikan jalan berlubang yang telah lama dikeluhkan oleh masyarakat. […]

  • Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Oleh: HENDRO ARIBOWO Di tengah limpahan kekayaan alam dan budaya Banggai Kepulauan, kita dihadapkan pada ironi yang menyesakkan. Potensi melimpah, tapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jalan di tempat. Kita memiliki laut yang luas, tanah yang subur, dan daya tarik wisata yang memukau, tapi tetap saja kita bergantung pada sumber pemasukan yang itu-itu saja. Di tengah […]

  • Ironi MBG di Daerah Penghasil Ikan, KNTI Bangkep: Ayam Potong Justru Lebih Dominan dalam Menu

    Ironi MBG di Daerah Penghasil Ikan, KNTI Bangkep: Ayam Potong Justru Lebih Dominan dalam Menu

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banggai Kepulauan menuai sorotan dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bangkep. Penyajian menu yang lebih didominasi ayam potong dinilai belum mencerminkan karakter geografis daerah kepulauan yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil ikan di Sulawesi Tengah. Menurut Ketua KNTI Bangkep, Doni Setiawan, penyusunan […]

  • Indra Adi Putra Salam: “Cara Mendapatkan Hasil Tanpa Mengambil Isinya” Jadi Kunci Masa Depan Konservasi Laut Banggai Kepulauan

    Indra Adi Putra Salam: “Cara Mendapatkan Hasil Tanpa Mengambil Isinya” Jadi Kunci Masa Depan Konservasi Laut Banggai Kepulauan

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 396
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Konservasi tidak selalu berarti larangan mengambil manfaat dari alam. Justru sebaliknya, konservasi yang berhasil adalah ketika masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan tanpa merusak sumber daya yang menjadi penopangnya. Gagasan inilah yang disampaikan oleh pemerhati lingkungan dari Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia (Burung Indonesia), Indra Adi Putra Salam, saat berbicara mengenai […]

error: Content is protected !!
expand_less