Aulia Abd Bady: Kamimo Banggai di Usia ke-23 Adalah Rumah Proses, Harapan, dan Cinta
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 163
- comment 0 komentar

BANGGAI, tatandak.id – Kader Kamimo Banggai, Aulia Abd Bady, menyampaikan doa dan harapannya pada momentum hari ulang tahun Kamimo Banggai ke-XXIII. Menurutnya, usia 23 tahun menjadi bukti perjalanan panjang Kamimo Banggai dalam merawat identitas, membentuk karakter, dan memberikan kontribusi bagi daerah, bangsa, serta negara.
Aulia Abd Bady menilai, Kamimo Banggai bukan sekadar nama organisasi. Lebih dari itu, Kamimo Banggai adalah identitas dan karakter yang harus terus dipertahankan, dirawat, serta dijaga bersama.
“Kamimo Banggai bukan hanya sekadar nama yang diberikan semata-mata, tetapi sebuah identitas dan karakter yang dimiliki, dipertahankan, dirawat, dan dijaga,” ungkap Aulia Abd Bady.
Menurut Aulia, kehadiran Kamimo Banggai juga sejalan dengan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 alinea keempat. Dalam perjalanannya, organisasi ini telah menjadi ruang pembelajaran, pengabdian, dan pembentukan kualitas diri bagi generasi muda Banggai.
Ia menjelaskan, setelah menjadi bagian dari keluarga besar Kamimo Banggai, dirinya merasakan banyak perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, Kamimo Banggai bukan hanya tempat berkumpul, melainkan rumah untuk berproses.
“Setelah saya menjadi bagian dari keluarga Kamimo Banggai, banyak dampak signifikan yang saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Rumah ini bagi saya bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk berproses, belajar, mengasah diri, meningkatkan value dan skill,” tutur Aulia Abd Bady.
Dengan falsafah Montolutusan sebagai pondasi bersama, Aulia berharap Kamimo Banggai terus berbenah dan semakin kuat sebagai organisasi yang melahirkan kader-kader berkarakter.
Ia juga berharap Kamimo Banggai mampu mencetak pemimpin Banggai yang sejati, yakni pemimpin yang memegang teguh nilai Totukon Sangkap atau empat prinsip kebenaran: Moloyos doi Temeneno, Monikil doi Utus, Moliyos doi Kakabai, dan Monondok doi Bundu.
“Harapan saya, semoga ke depan Kamimo Banggai terus berbenah dan melahirkan pemimpin Banggai yang sejati, yang memiliki karakter Totukon Sangkap,” ujar Aulia Abd Bady.
Bagi Aulia, proses dalam organisasi tidak selalu mudah. Ada tantangan, luka, dan pengorbanan yang harus dijalani. Namun, dari proses itulah cinta, loyalitas, dan keteguhan kader terbentuk.
“Jika berproses adalah luka, maka bertahan adalah cinta,” ucap Aulia Abd Bady.
Pada momentum hari ulang tahun Kamimo Banggai ke-XXIII ini, Aulia Abd Bady menyampaikan doa agar organisasi tersebut tetap menjadi rumah besar yang merangkul, mendidik, menguatkan, serta melahirkan generasi Banggai yang berintegritas dan siap mengabdi.
Tolos Oloyos Tosungan Kamimo Banggai ke-XXIII.
Salam Montolutusan.
- Penulis: Tatandak.id
- Editor: Tatandak.id

Saat ini belum ada komentar