Wabup Banggai: Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami Kehidupan dan Menata Masa Depan
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar

LUWUK, tatandak.id – Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, membuka kegiatan Festival Literasi yang diselenggarakan perdana oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Kabupaten Banggai, Selasa, 20 Oktober 2026. Pada sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan, Literasi bukan sekedar kemampuan membaca dan memahami rangkaian kata melainkan kemampuan memahami kehidupan.
“Kemampuan memahami rangkaian kehidupan, menafsirkan perubahan dan menemukan jalan menuju masa depan” tuturnya.
Furqanuddin juga menjelaskan sebuah daerah bisa maju, jika kualitas sumber daya manusia nya memiliki keluasan pengetahuan, karakter yang kuat, dan dapat memberikan ide serta gagasan yang berdampak langsung ke masyarakat, ini hanya bisa dicapai jika masyarakat memiliki literasi yang baik.
Tentu meningkatkan literasi masyarakat tidak dapat dilakukan semalam. Seperti halnya membaca buku lembar perlembar, hal ini membutuhkan waktu serta kesabaran, dari proses itu dapat memupuk tanggung jawab. Inilah harapan dan buah yang bisa dipetik jikalau masyarakat Banggai telah memiliki kemampuan literasi yang baik.
Furqanuddin juga menjelaskan bahwa literasi dan kearsipan dua hal yang tidak bisa dipisahkan, literasi membentuk pemahaman, arsip melindungi pemahaman agar tidak hilang.
Harapannya Kepala-kepala Perangkat Daerah benar-benar memperhatikan dan meningkatkan tata kelola kearsipan demi pertanggung jawaban kepada masyarakat.
“Setiap kebijakan harus memiliki dasar, setiap kegiatan harus memiliki rekam jejak, dan setiap penggunaan kewenangan harus dapat dijelaskan kepada masyarakat” tutup Furqanuddin.
- Penulis: Muh. Nial Setiawan
- Editor: Tatandak.id

Saat ini belum ada komentar