Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 508
  • comment 0 komentar

GORONTALO, tatandak.id – Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Banggai Kepulauan Provinsi Gorontalo (KPMI Bangkep Prov. Gorontalo) resmi memasuki babak baru dalam dinamika gerakan mahasiswa. Kepemimpinan organisasi kini diemban oleh Rusnia Rusnia Subanomo sebagai Ketua Umum Formatur dan Nurhayati J. Tokulo sebagai Sekretaris Formatur untuk Periode 2025-2026.

Terpilihnya dua figur perempuan ini menandai hadirnya arah kepemimpinan baru yang dinilai progresif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai lokal serta konsolidasi organisasi ke depan. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol transformasi gerakan mahasiswa Banggai Kepulauan di Provinsi Gorontalo.

Proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah organisasi yang demokratis dan merupakan bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan. Rusnia dan Nurhayati dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan dari Olan S. Taebandan Melaningsih, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum KPMI Bangkep Periode 2024-2025.

Di bawah kepemimpinan sebelumnya, KPMI Bangkep dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi, memperkuat solidaritas kader, serta aktif menyuarakan kepentingan mahasiswa Banggai Kepulauan di wilayah Provinsi Gorontalo.

Lebih dari sekadar pergantian struktur, kepemimpinan baru ini dipandang sebagai simbol perubahan arah gerakan yang menjunjung tinggi nilai Montolutusan dan kearifan lokal Banggai Kepulauan yang menekankan persatuan, kebersamaan, tanggung jawab moral, serta kesetiaan pada kepentingan kolektif. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan etik dan ideologis organisasi dalam setiap agenda advokasi, pengabdian sosial, maupun pengembangan intelektual kader.

Dalam pernyataannya, Rusnia Rusnia Subanomo menegaskan komitmennya untuk merawat tradisi organisasi sekaligus membuka ruang inovasi.

“KPMI Bangkep harus menjadi rumah bersama yang aman, progresif, dan berdaya saing, tanpa tercerabut dari nilai Montolutusan yang menjadi identitas kita,” ujarnya.

Sementara itu, Nurhayati J. Tokulo menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang partisipatif dan transparan sebagai fondasi penguatan gerakan mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan aktif kader dalam pengambilan keputusan menjadi kunci keberlanjutan organisasi.

Dengan kepemimpinan perempuan yang solid dan berorientasi nilai, KPMI Bangkep Provinsi Gorontalo diharapkan mampu melangkah lebih maju sebagai organisasi mahasiswa yang responsif terhadap isu-isu strategis daerah, konsisten dalam kaderisasi, serta tetap berakar kuat pada kearifan lokal Banggai Kepulauan.

Babak baru ini menjadi harapan bersama bagi lahirnya gerakan mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan berkelanjutan di masa mendatang.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin: Kepala Desa Diberhentikan, Sisa Jabatan 3 Tahun Wajib Antarwaktu, Bukan Otomatis Pilkades Serentak

    Muhammad Saleh Gasin: Kepala Desa Diberhentikan, Sisa Jabatan 3 Tahun Wajib Antarwaktu, Bukan Otomatis Pilkades Serentak

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
    • visibility 246
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Pemberhentian Kepala Desa sebelum masa jabatannya berakhir tidak serta-merta membuat desa tersebut harus mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Jika pada saat diberhentikan seorang Kepala Desa masih memiliki sisa masa jabatan lebih dari satu tahun, maka pengisian kekosongan jabatan tersebut pada prinsipnya menggunakan mekanisme Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu melalui Musyawarah Desa. Hal tersebut […]

  • Jangan Anggap Sepele Soal Nafkah, Muhammad Saleh Gasin: Penelantaran Keluarga Bisa Masuk Ranah Pidana

    Jangan Anggap Sepele Soal Nafkah, Muhammad Saleh Gasin: Penelantaran Keluarga Bisa Masuk Ranah Pidana

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • visibility 233
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Sudah menikah, tetapi istri dan anak justru dibiarkan memenuhi kebutuhan hidup sendiri? Jangan buru-buru menganggap persoalan tersebut hanya sebagai konflik rumah tangga. Dalam kondisi tertentu, ketika seorang suami mengabaikan kewajiban memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada anggota keluarganya yang menjadi tanggungannya, persoalan tersebut dapat masuk ke ranah hukum, bahkan berpotensi menjadi perkara pidana […]

  • BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 786
    • 0Komentar

    BBM subsidi seharusnya menjadi penopang hidup rakyat kecil. Nelayan, petani, sopir angkutan, hingga masyarakat berpenghasilan rendah menggantungkan napas ekonominya pada harga BBM murah. Subsidi itu diberikan negara bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga keseimbangan hidup masyarakat bawah agar tetap bisa bekerja, berproduksi, dan menggerakkan roda ekonomi. Namun, kenyataannya sungguh pahit. Di lapangan, BBM subsidi justru […]

  • Akhirnya Tuntas! Perjuangan Kades Asriel Meseang Berbuah Hasil, Bantuan Sapi Meselesek Kembali ke Penerima Sah

    Akhirnya Tuntas! Perjuangan Kades Asriel Meseang Berbuah Hasil, Bantuan Sapi Meselesek Kembali ke Penerima Sah

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • visibility 245
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Perjuangan Kepala Desa Meselesek, Asriel Meseang, dalam mengawal hak masyarakat terkait polemik penyaluran bantuan ternak sapi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui rangkaian polemik dan mediasi yang melibatkan berbagai pihak, bantuan sapi untuk Kelompok Sinar Kasih akhirnya diserahkan kembali kepada penerima yang sah sesuai proposal, Sabtu (10/10/2026). […]

  • Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Skandal pemalsuan dokumen dalam Seleksi PPPK Kabupaten Banggai Kepulauan semakin terang benderang setelah dua perkara dinyatakan terbukti oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Luwuk. Satu perkara lainnya masih berproses, namun hingga kini Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan dinilai tetap bungkam dan tidak menunjukkan itikad memperbaiki integritas seleksi ASN di daerah tersebut. Dua perkara […]

  • Delapan Kali Operasi, Pina Asal Bangkep Kini Berjuang Beli Mata Palsu: Butuh Rp 10 Juta untuk Menuntaskan Pengobatan

    Delapan Kali Operasi, Pina Asal Bangkep Kini Berjuang Beli Mata Palsu: Butuh Rp 10 Juta untuk Menuntaskan Pengobatan

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2026
    • visibility 417
    • 0Komentar

    BANGKEP (24/10/2026), tatandak.id – Delapan kali menjalani operasi bukanlah perjalanan yang mudah. Tenaga, pikiran, waktu, dan kemampuan finansial telah banyak terkuras demi memulihkan kondisi matanya. Namun, bagi Pina N Tipuon, perempuan asal Desa Tomboniki, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, perjuangan itu belum benar-benar berakhir. Kini, setelah melewati rangkaian operasi panjang di Surabaya dan Makassar, […]

error: Content is protected !!
expand_less