Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Dua Jam Menunggu Tanpa Dokter: Anak Demam Terpaksa Pulang dari Puskesmas Totikum Selatan

Dua Jam Menunggu Tanpa Dokter: Anak Demam Terpaksa Pulang dari Puskesmas Totikum Selatan

  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
  • visibility 410
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id Pelayanan kesehatan di Puskesmas Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, dikeluhkan seorang warga yang mengaku harus menunggu lebih dari dua jam tanpa kepastian pemeriksaan dokter. Akibatnya, anak yang tengah demam dan batuk terpaksa dibawa pulang tanpa sempat mendapatkan pelayanan medis.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Sardin Selong, S.Pd.I., warga Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan. Peristiwa itu terjadi pada 3 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WITA.

Menurut Sardin, saat ia tiba di puskesmas, ruang tunggu pasien masih dalam kondisi sepi. Ia memperkirakan pelayanan akan berlangsung cepat karena jumlah pasien belum banyak. Namun hingga sekitar pukul 10.00 WITA, dokter yang bertugas belum juga melakukan pemeriksaan di poli.

“Saya datang sekitar jam delapan lewat, ruang tunggu masih kosong. Saya kira cepat karena kurang pasien. Tapi sudah dua jam lebih menunggu, dokter belum juga ada,” ujarnya.

Seiring waktu, jumlah pasien terus bertambah. Sementara itu, anaknya yang mengalami batuk dan demam terlihat semakin gelisah, dengan mata memerah akibat panas. Karena khawatir dengan kondisi sang anak, ia akhirnya memilih pulang sebelum sempat diperiksa.

“Anak sudah gelisah, mata sudah merah karena batuk dan panas. Terpaksa saya bawa pulang karena sudah dua jam lebih duduk menunggu,” tambahnya.

Sardin menegaskan bahwa penyampaiannya bukan bermaksud menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk harapan agar pelayanan ke depan bisa lebih baik. Ia juga menyebut kondisi serupa bukan kali pertama terjadi.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTS Kesehatan Puskesmas Totikum Selatan, Brusli I. Sabuntak, A.Md.Kep., menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelayanan yang terjadi.

“Kami minta maaf atas keterlambatan pelayanan. Memang kondisi di PKM Totikum Selatan saat ini hanya memiliki satu orang dokter. Sejak kemarin dokter yang bersangkutan dalam keadaan sakit,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pada hari kejadian, dokter sebenarnya telah datang lebih awal, namun harus melakukan visite pasien rawat inap serta menangani tindakan medis di ruang kebidanan terkait pasien keguguran.

“Dokter sudah datang lebih awal, hanya ada visite di perawatan dan tindakan pasien keguguran di kebidanan, sehingga pelayanan poli terlambat,” ujarnya.

Pihak puskesmas berharap masyarakat dapat memahami keterbatasan tenaga medis yang ada. Meski demikian, manajemen berkomitmen melakukan evaluasi agar pelayanan tetap berjalan optimal dan tidak mengganggu hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tepat waktu.

Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah kecamatan, Puskesmas Totikum Selatan menjadi tumpuan utama masyarakat. Harapan warga sederhana: pelayanan yang tepat waktu, komunikasi yang jelas, dan kepastian penanganan, terutama bagi pasien anak-anak yang membutuhkan perhatian segera.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idhar Hasan Somasi Polres Banggai: Penanganan Kasus Kekerasan Anak Dinilai Lalai dan Tidak Profesional

    Idhar Hasan Somasi Polres Banggai: Penanganan Kasus Kekerasan Anak Dinilai Lalai dan Tidak Profesional

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • visibility 1.366
    • 1Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Polres Banggai resmi disomasi oleh pihak pelapor dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Somasi ini dilayangkan karena penanganan perkara dinilai tidak profesional, lamban, serta abai terhadap kewajiban hukum dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Kasus yang disorot merupakan perkara tindak pidana kejahatan perlindungan anak dengan korban berinisial MA, warga Kelurahan […]

  • Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Reklamasi pantai menjadi salah satu strategi pembangunan wilayah pesisir yang cukup populer di Indonesia, terutama untuk menambah lahan bagi kegiatan ekonomi dan pemukiman. Namun, pelaksanaan reklamasi tanpa izin resmi bukan hanya melanggar ketentuan administratif, melainkan juga bisa menimbulkan konsekuensi hukum serius, termasuk sanksi pidana. Muhammad Saleh Gasin, Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum dan […]

  • Program MBG Di Bangkep Solusi Untuk Kesejahtraan Rakyat Atau Perampokan Rakyat

    Program MBG Di Bangkep Solusi Untuk Kesejahtraan Rakyat Atau Perampokan Rakyat

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Oleh: IRFAN KAHAR Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program Strategis Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, resmi diluncurkan di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Senin, 24 Februari 2025. Namun Program Yang kemudian digagas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rawan terjadi penyimpangan dan potensi korupsi jika tidak diawasi dengan ketat. Program […]

  • Pembangunan Sanggar Seni Desa Alakasing Dipertanyakan Warga, Pemdes Sebut Terkendala PMK 81

    Pembangunan Sanggar Seni Desa Alakasing Dipertanyakan Warga, Pemdes Sebut Terkendala PMK 81

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Pembangunan Gedung Sanggar Seni di Desa Alakasing, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, menuai sorotan dan tanda tanya dari masyarakat. Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 tersebut dinilai tidak hanya mengalami keterlambatan, tetapi juga dipertanyakan urgensi serta perencanaannya. Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan sanggar seni masih berada pada […]

  • Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • visibility 570
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan BBM di Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menjadi sorotan. Di tengah keluhan masyarakat yang terus berulang, muncul satu pertanyaan besar yang mulai hidup di ruang publik yakni “mengapa masalah ini seperti tidak pernah benar-benar disentuh sampai ke akarnya?” Advokat dan pegiat sosial yang fokus pada gerakan akses keadilan dan kontrol sosial […]

  • Dugaan Pelecehan ART oleh Oknum Aleg Touna, Hersal Febrian Desak Polisi dan BK DPRD Tindak Tegas

    Dugaan Pelecehan ART oleh Oknum Aleg Touna, Hersal Febrian Desak Polisi dan BK DPRD Tindak Tegas

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • visibility 163
    • 0Komentar

      – TOJO UNA-UNA, tatandak.id – Kasus dugaan pelecehan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berusia 25 tahun yang diduga dilakukan oleh oknum Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menuai sorotan publik. Salah satunya datang dari salah satu Alumni IPMI-TU Gorontalo, Hersal Febrian. Kepada awak media, Hersal Febrian meminta Kepolisian Resor (Polres) Touna agar segera […]

error: Content is protected !!
expand_less