Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Berawal dari Aduan Warga, Pabrik Tahu-Tempe di Desa Baka ditutup

Berawal dari Aduan Warga, Pabrik Tahu-Tempe di Desa Baka ditutup

  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 724
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, Tatandak.id – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banggai Kepulauan menutup pabrik tahu dan tempe di Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Kamis (3/9/2026). Penutupan tersebut merupakan hasil dari rangkaian penanganan yang telah berlangsung sejak adanya pengaduan masyarakat pada Oktober 2025.

Persoalan bermula dari laporan masyarakat yang diteruskan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dalam aduan tersebut, aktivitas pabrik dipersoalkan karena dinilai menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar, berupa suara bising, asap, serta persoalan limbah.

Menindaklanjuti laporan itu, pada 9 Oktober 2025 Satpol PP bersama DPMPTSP, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan pemeriksaan dan investigasi langsung di lokasi pabrik.

Setelah pemeriksaan, pemilik usaha diberikan kesempatan untuk melakukan pembenahan.

Namun, pembenahan tersebut belum menyelesaikan seluruh persoalan. Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan , usaha tersebut masih terindikasi melanggar ketentuan Peraturan Daerah.

Penanganan kemudian memasuki tahap pemberian peringatan. Satpol PP menerbitkan SP 1 pada 17 November 2025, disusul SP 2, kemudian SP 3 pada akhir November 2025.

Pemberian SP 1 hingga SP 3 merupakan bagian dari tahapan pembinaan sekaligus kesempatan kepada pemilik usaha untuk memenuhi ketentuan yang berlaku sebelum penanganan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Persoalan tersebut kemudian dibahas dalam gelar perkara pada April 2026. Dalam gelar perkara yang melibatkan unsur pemerintah daerah terkait, disepakati bahwa kegiatan usaha pabrik tahu dan tempe terbukti melakukan pelanggaran Peraturan Daerah dan dikenai sanksi administratif berupa penutupan tempat usaha.

Meski keputusan penutupan telah ditetapkan, pemerintah daerah masih memberikan kesempatan kepada pemilik usaha untuk memindahkan lokasi usahanya.

Kesempatan tersebut dituangkan melalui Instruksi Bupati Banggai Kepulauan Nomor 100.3.11/293/Bag.Huk/2026 tanggal 29 Mei 2026. Pemilik usaha diberikan waktu selama tiga bulan untuk memindahkan lokasi usaha, dengan batas waktu hingga 29 Agustus 2026.

Waktu yang diberikan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi pemilik untuk menyelesaikan persoalan dengan memindahkan kegiatan usahanya. Namun hingga batas waktu yang ditetapkan, pemindahan lokasi usaha belum terlaksana.

Setelah batas waktu berakhir, Satpol PP bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah, DPMPTSP, serta Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMK Kabupaten Banggai Kepulauan turun ke lokasi pada Kamis (3/9/2026) untuk melaksanakan penutupan.

Sebelum penutupan dilakukan, petugas terlebih dahulu berdialog dengan pemilik usaha. Dalam dialog tersebut, pemilik menerima ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah dan bersikap legowo terhadap proses penutupan.

Penutupan berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memasang tanda penutupan di lokasi.

Proses tersebut kemudian dituangkan dalam Berita Acara Penutupan Lokasi Usaha yang ditandatangani oleh pemilik usaha bersama pihak-pihak terkait yang hadir di lokasi.

Kasat Pol PP Banggai Kepulauan, Moh. Adnan Datu Adam, S.E., menegaskan bahwa penutupan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan aturan yang telah melalui tahapan investigasi, pemeriksaan, pembinaan, pemberian peringatan, gelar perkara, hingga keputusan pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap tindakan penegakan tetap dilakukan dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis, namun ketentuan daerah tetap harus dilaksanakan.

Rangkaian penanganan yang dimulai dari pengaduan masyarakat pada Oktober 2025 tersebut akhirnya berujung pada penutupan pabrik tahu dan tempe di Desa Baka pada 3 September 2026.

  • Penulis: HUMAS SATPOLPP BANGKEP
  • Editor: tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    Muhammad Saleh Gasin Soroti BBM di Bangkep: “Kalau Aturan Ada, Aparat Ada, Kenapa Masalah Ini Seperti Dibiarkan?”

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • visibility 718
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan BBM di Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menjadi sorotan. Di tengah keluhan masyarakat yang terus berulang, muncul satu pertanyaan besar yang mulai hidup di ruang publik yakni “mengapa masalah ini seperti tidak pernah benar-benar disentuh sampai ke akarnya?” Advokat dan pegiat sosial yang fokus pada gerakan akses keadilan dan kontrol sosial […]

  • Irfan Kahar Desak Pemda Bangkep Evaluasi dan Hukum Pihak Lalai dalam Insiden MBG

    Irfan Kahar Desak Pemda Bangkep Evaluasi dan Hukum Pihak Lalai dalam Insiden MBG

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 369
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Insiden keracunan massal ratusan siswa SD hingga SMA di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) akibat makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan tajam. Aktivis Bangkep, Irfan Kahar, mendesak Pemerintah Daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang dinilai lalai. Menurutnya, kasus yang terjadi pada 17 September 2025 […]

  • Jamil Mengaku Dianiaya di Polsek Banggai (Banggai Laut), Tiga Orang Disebut Membantah: Apa yang Terjadi?

    Jamil Mengaku Dianiaya di Polsek Banggai (Banggai Laut), Tiga Orang Disebut Membantah: Apa yang Terjadi?

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
    • visibility 542
    • 0Komentar

    BANGGAI LAUT, tatandak.id – Dugaan kekerasan terhadap seorang warga Kabupaten Banggai Laut, Jamil, di lingkungan Polsek Banggai pada Selasa (15/9/2026) menjadi perhatian publik. Jamil mengaku mengalami pemukulan setelah menjalani pemeriksaan di ruang BAP, sementara tiga orang yang disebut dalam keterangannya membantah telah melakukan pemukulan. Persoalan tersebut bermula dari sebuah keributan yang terjadi di wilayah Kelurahan […]

  • Jaksa Penuntut Umum Resmi Banding, Isyarat Keberatan Atas Putusan Dua Perkara PPPK Bangkep di PN Luwuk

    Jaksa Penuntut Umum Resmi Banding, Isyarat Keberatan Atas Putusan Dua Perkara PPPK Bangkep di PN Luwuk

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan upaya hukum banding terhadap putusan dua perkara pemalsuan surat dalam seleksi PPPK Kabupaten Banggai Kepulauan, sehari setelah putusan dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Luwuk. Langkah cepat JPU ini menjadi sinyal kuat bahwa putusan hakim dinilai tidak sejalan dengan tuntutan maupun pembuktian di persidangan. Dua […]

  • Laut Banggai Kepulauan Dibom Setiap Hari, Irwanto Diasa: Hukum Sedang Dipermalukan

    Laut Banggai Kepulauan Dibom Setiap Hari, Irwanto Diasa: Hukum Sedang Dipermalukan

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 429
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dentuman bom ikan kini bukan lagi peristiwa sesekali di perairan Banggai Kepulauan. Di kawasan konservasi laut yang seharusnya steril dari aktivitas destruktif, ledakan justru terjadi berulang dan nyaris setiap hari. Fenomena ini menandai kondisi darurat kejahatan lingkungan yang tidak lagi bisa disembunyikan di balik alasan keterbatasan pengawasan. Data rekaman teknologi pemantau bawah […]

  • PDI Perjuangan Bangkep Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim dan Perkuat Gotong Royong

    PDI Perjuangan Bangkep Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim dan Perkuat Gotong Royong

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 406
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai Kepulauan menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrim yang melanda wilayah Banggai Kepulauan dalam beberapa hari terakhir. Sejak semalam hingga saat ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur sejumlah wilayah di Banggai Kepulauan dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi tersebut dikhawatirkan […]

error: Content is protected !!
expand_less