Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.idKekhawatiran terhadap rencana penambangan batu gamping kembali mencuat di tengah masyarakat. Aktivitas eksploitasi kawasan karst dinilai membawa ancaman serius terhadap lingkungan hidup, sumber air bersih, kesehatan masyarakat, hingga keberlanjutan ekonomi warga di masa depan.

Tokoh muda dan pemerhati lingkungan, Hasbi Lausing, secara tegas menyuarakan penolakannya terhadap aktivitas tambang batu gamping yang dinilai berpotensi merusak keseimbangan alam dan mengancam kehidupan masyarakat sekitar.

Menurut Hasbi, kawasan batu gamping dan karst bukan sekadar hamparan bebatuan yang bisa dieksploitasi demi keuntungan jangka pendek. Kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis yang sangat penting sebagai penyimpan cadangan air alami, penyangga ekosistem, habitat keanekaragaman hayati, sekaligus pelindung lingkungan dari bencana ekologis.

“Kami menolak tambang batu gamping karena dampaknya sangat besar terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Jika kawasan karst rusak, maka sumber mata air bisa hilang, lahan pertanian terancam, udara tercemar debu, dan masyarakat akan menanggung akibatnya dalam jangka panjang,” tegas Hasbi Lausing.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas penambangan batu gamping dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kawasan karst yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat. Selain berisiko menghilangkan mata air, kegiatan tambang juga dinilai dapat memperparah ancaman longsor, kekeringan, serta merusak ekosistem alam yang selama ini menjaga keseimbangan lingkungan.

Tak hanya itu, Hasbi juga menyoroti dampak kesehatan yang berpotensi muncul akibat aktivitas industri tambang. Debu dari proses pengerukan dan lalu lintas kendaraan berat disebut dapat menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan bagi masyarakat sekitar. Kebisingan industri yang berlangsung terus-menerus juga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga.

“Lingkungan sehat jauh lebih penting daripada keuntungan tambang sesaat. Jangan sampai masyarakat kehilangan air bersih, kehilangan lahan pertanian, bahkan kehilangan masa depan hanya demi eksploitasi sumber daya alam,” ujarnya.

Hasbi menilai pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus menjadikan keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan akibat tambang sering kali meninggalkan dampak panjang yang sulit dipulihkan.

Seruan penolakan tambang batu gamping kini terus menggema di tengah masyarakat dengan berbagai pesan penyadaran lingkungan, seperti:

  • “Tolak Tambang Batu Gamping! Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air!”
  • “Lingkungan Rusak Akibat Tambang Batu Gamping!”
  • “Jaga Lingkungan, Hentikan Tambang Batu Gamping!”
  • “Batu Gamping Ditambang, Lingkungan Terancam!”
  • “Lingkungan Sehat Lebih Penting dari Tambang!”
  • “Selamatkan Lingkungan Karst untuk Generasi Mendatang!”

Hasbi berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal hari ini, tetapi tentang melindungi kehidupan generasi mendatang.

“Kalau lingkungan rusak, yang paling menderita adalah rakyat. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga kawasan karst dan menolak tambang batu gamping demi masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan,” tutup Hasbi Lausing.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bangkep Pastikan Stok BBM Aman dan Distribusi di SPBU Sesuai Aturan

    Polres Bangkep Pastikan Stok BBM Aman dan Distribusi di SPBU Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 258
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial dan media online terkait dugaan antrean jerigen bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, jajaran Sat Reskrim Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) bergerak cepat melakukan patroli dan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU di wilayah hukum Polres Bangkep pada Senin (16/2/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi […]

  • Rekrutmen PPPK Bangkep Diwarnai Skandal: 17 SK Ditahan, Ada yang Nyaleg, Ada yang Tak Layak, hingga Rangkap Jabatan

    Rekrutmen PPPK Bangkep Diwarnai Skandal: 17 SK Ditahan, Ada yang Nyaleg, Ada yang Tak Layak, hingga Rangkap Jabatan

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • visibility 1.906
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Polemik dugaan kecurangan dalam seleksi administrasi dan PPPK tahap 1 di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mulai berdampak nyata. Hari ini, Selasa (10/06/2025), dalam kegiatan Penyerahan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebanyak 17 orang peserta PPPK dilaporkan belum menerima SK pengangkatan mereka. Penundaan ini dibenarkan […]

  • Hati-Hati Termakan Hoax, Tombol “Voice Chat/Chat Audio” di WhatsApp Bukan Tanda Hacker!

    Hati-Hati Termakan Hoax, Tombol “Voice Chat/Chat Audio” di WhatsApp Bukan Tanda Hacker!

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • visibility 928
    • 0Komentar

    JAKARTA, tatandak.id – Beberapa hari belakangan, pesan berantai atau pesan video di WhatsApp kembali membuat resah pengguna. Pesan tersebut mengklaim bahwa tombol “Voice Chat/Chat Audio” yang muncul di grup-grup WhatsApp adalah tanda bahwa grup tersebut telah diretas oleh hacker. Bahkan, pesan tersebut menyarankan agar anggota grup tidak mengklik tombol “Gabung” pada fitur ini karena bisa […]

  • Pemdes Tolisetubono Buka Fakta Versinya ke Publik: Jangan Biarkan Opini Menghukum Sebelum Data Diuji

    Pemdes Tolisetubono Buka Fakta Versinya ke Publik: Jangan Biarkan Opini Menghukum Sebelum Data Diuji

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • visibility 257
    • 0Komentar

    BANGGAI LAUT, Tatandak.id – Pemerintah Desa Tolisetubono, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, akhirnya menyampaikan penjelasan lengkap kepada publik terkait polemik pemberitaan yang sebelumnya menuding Kepala Desa dan Sekretaris Desa terlibat dalam dugaan penyimpangan Dana Desa, khususnya pada kegiatan air bersih, ketahanan pangan, dan program lainnya. Penjelasan ini disampaikan karena pemerintah desa menilai informasi yang […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Jerigen BBM di Bangkep Jangan Dilarang Total, Tapi Harus Ditertibkan Ketat

    Muhammad Saleh Gasin: Jerigen BBM di Bangkep Jangan Dilarang Total, Tapi Harus Ditertibkan Ketat

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • visibility 471
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id  – Persoalan penggunaan jerigen dalam distribusi BBM subsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan dinilai tidak bisa lagi dipandang secara sederhana. Bagi sebagian masyarakat, jerigen memang menjadi alat untuk bertahan hidup, terutama bagi warga desa terpencil yang jauh dari SPBU. Namun di sisi lain, jerigen juga diduga telah berubah menjadi salah satu jalur utama penyimpangan […]

  • Jemianto Maliko: “Banggai Kepulauan Bukan Tanah yang Siap Dikorbankan Demi Tambang”

    Jemianto Maliko: “Banggai Kepulauan Bukan Tanah yang Siap Dikorbankan Demi Tambang”

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Penolakan terhadap rencana tambang gamping di Banggai Kepulauan terus menguat. Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Di tengah wilayah kepulauan yang kecil dan rentan, aktivitas pertambangan dinilai dapat mengancam sumber kehidupan masyarakat, mulai dari air bersih, pertanian, laut, hingga masa depan generasi mendatang. Tokoh masyarakat Banggai Kepulauan, Jemianto Maliko, menyuarakan keprihatinannya terhadap rencana […]

error: Content is protected !!
expand_less