Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Kabid Advokasi KaMIMo Banggai Abdi Soroti Dugaan Keracunan MBG di Totikum Selatan: Jangan Korbankan Keselamatan Anak

Kabid Advokasi KaMIMo Banggai Abdi Soroti Dugaan Keracunan MBG di Totikum Selatan: Jangan Korbankan Keselamatan Anak

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dugaan keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2026, tersebut mendapat sorotan serius dari Abdi, Kepala Bidang (Kabid) Advokasi KaMIMo Banggai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 51 orang dilaporkan mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kanali, wilayah Kecamatan Totikum Selatan.

Korban terdiri dari 47 orang dari SDN Mata, satu orang dari SDN Kanali, satu orang dari SD Muhammadiyah PLY, satu ibu menyusui, serta satu balita berusia lebih dari tiga tahun.

Kejadian tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai kualitas bahan makanan, proses pengolahan, penyimpanan hingga standar keamanan pangan yang diterapkan dalam penyediaan menu MBG.

Abdi, Kabid Advokasi KaMIMo Banggai, menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, dugaan keracunan terkait MBG disebut telah terjadi dua kali di wilayah Banggai Kepulauan sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pemeriksaan secara serius.

“Kejadian ini jangan dianggap sepele. Sudah dua kali terjadi keracunan MBG di wilayah Banggai Kepulauan. Padahal Banggai Kepulauan merupakan wilayah yang relatif mudah mendapatkan sumber bahan makanan yang masih segar dan higienis. Timbul pertanyaan, ada apa di balik semua itu?” tegas Abdi.

Ia meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan MBG untuk benar-benar memperhatikan kualitas bahan pangan yang digunakan. Menurut Abdi, kepentingan ekonomi tidak boleh ditempatkan di atas keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat, terutama anak-anak.

“Jangan mencari keuntungan besar dengan mengorbankan keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa. Program yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan mutu dan kualitas makanan serta standar keamanan pangan,” ujarnya.

Abdi juga menilai kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG yang melayani wilayah Totikum Selatan. Pengawasan, menurutnya, perlu dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, kondisi dan kesegaran bahan makanan, proses penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Ia berharap instansi berwenang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Hasil pemeriksaan dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Program MBG pada dasarnya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Karena itu, Abdi menegaskan pelaksanaannya harus mengedepankan kualitas, kebersihan, keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti keluhan yang dialami para korban masih perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan medis, laboratorium, dan keterangan resmi instansi berwenang. Karena itu, dugaan mengenai kualitas bahan makanan belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan tersebut tersedia.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Swadaya Warga Totikum Berlanjut: Tiga Desa Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air untuk Persiapan Perbaikan Jalan

    Swadaya Warga Totikum Berlanjut: Tiga Desa Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air untuk Persiapan Perbaikan Jalan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • visibility 871
    • 0Komentar

    TOTIKUM, tatandak.id – Upaya perbaikan infrastruktur jalan secara swadaya oleh masyarakat Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, terus menunjukkan progres yang membanggakan. Pada Jumat pagi, 18 Juli 2025, warga dari tiga desa yakni Salangano, Batang Babasal, dan Sampaka, bersama aparat kepolisian, pemerintah desa, dan pihak sekolah, turun langsung membersihkan saluran air (riol) sebagai bagian dari persiapan […]

  • Kasasi Ditolak, Perkara PPPK Bangkep Resmi Inkracht: Siapa Aktor Lain yang Belum Tersentuh?

    Kasasi Ditolak, Perkara PPPK Bangkep Resmi Inkracht: Siapa Aktor Lain yang Belum Tersentuh?

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Babak hukum perkara pemalsuan dokumen dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Banggai Kepulauan resmi berakhir. Mahkamah Agung Republik Indonesia menolak permohonan kasasi yang diajukan Penuntut Umum pada perkara tersebut, sehingga putusan Pengadilan Tinggi Palu kini berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Kasasi diketahui diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum pada […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Integritas adalah Benteng Pertama Melawan Korupsi

    Muhammad Saleh Gasin: Integritas adalah Benteng Pertama Melawan Korupsi

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • visibility 327
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Korupsi sering dibicarakan setelah semuanya terlambat. Setelah kasus mencuat, setelah angka kerugian disebut, setelah nama-nama terseret ke ruang publik. Padahal, korupsi tidak pernah lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh pelan-pelan, dari kebiasaan kecil yang dibiarkan, dari kejujuran yang mulai longgar, dari amanah yang tidak lagi dijaga sebagaimana mestinya. Di situlah Muhammad Saleh Gasin, S.H., […]

  • Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    Kematian Ibu Guru Farida Usai Persalinan di RSUD Trikora Salakan Sisakan Banyak Pertanyaan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • visibility 915
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Kematian Ibu Guru Farida, perempuan 27 tahun asal Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, usai menjalani persalinan di RSUD Trikora Salakan, menyisakan banyak pertanyaan serius yang hingga kini belum terjawab terang. Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa itu ke Polres Banggai Kepulauan. Di sisi lain, manajemen RSUD Trikora Salakan telah mengeluarkan rilis klarifikasi resmi yang menegaskan […]

  • Jufri Hermawan: Investasi Tambang Gamping di Bangkep Harus Dilihat sebagai Peluang, Bukan Sekadar Ancaman

    Jufri Hermawan: Investasi Tambang Gamping di Bangkep Harus Dilihat sebagai Peluang, Bukan Sekadar Ancaman

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • visibility 272
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik rencana investasi tambang batu gamping yang belakangan ramai diperbincangkan di Kabupaten Banggai Kepulauan turut mendapat tanggapan dari tokoh masyarakat Bangkep, Jufri Hermawan. Dalam pernyataan sikap pribadinya sebagai warga Banggai Kepulauan, Jufri menilai bahwa isu investasi tambang gamping perlu dilihat secara jernih, proporsional, dan tidak semata-mata dengan pendekatan penolakan. Menurutnya, di […]

  • Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

    Banyak PHK di Morowali, FSPIM KPBI: Pemerintah Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MOROWALI, tatandak.id – Dalam rentang waktu satu bulan ini, penghentian hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah terus terjadi. Yang terbaru pada Agustus ini menimpa 1.900 karyawan PT.Gunbuster Nickel Industry (GNI).  Tesar Angrian Bonjol, juru kampanye Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka – Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (FSPIM-KPBI) mengatakan semestinya negara hadir dalam persoalan buruh […]

error: Content is protected !!
expand_less