Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

Andi Pianto: Tambang Batu Gamping Bukan Jalan Kesejahteraan, Pariwisata Masa Depan Banggai Kepulauan

  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Wacana pengembangan tambang batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan kembali menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai sektor pertambangan bukan solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat, melainkan ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan masa depan ekonomi daerah yang selama ini bertumpu pada kekayaan alam dan laut.

Salah satu suara penolakan datang dari Andi Pianto, putra asli Banggai Kepulauan yang kini menahkodai Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Banggai Laut. Ia menegaskan bahwa masa depan Banggai Kepulauan seharusnya dibangun melalui pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan, bukan eksploitasi tambang batu gamping.

“Banggai Kepulauan memiliki kekayaan alam luar biasa yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Laut yang indah, pantai berpasir putih, terumbu karang, budaya masyarakat, semuanya adalah aset besar untuk masa depan. Kalau lingkungan rusak karena tambang, maka yang hilang bukan hanya alam, tetapi juga sumber kehidupan masyarakat,” ujar Andi Pianto.

Menurutnya, aktivitas tambang batu gamping berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar dan sulit dipulihkan. Mulai dari pembukaan lahan, pengerukan kawasan karst, hingga sedimentasi yang dapat merusak ekosistem laut di sekitar wilayah pesisir.

Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Banggai Kepulauan menggantungkan hidup pada hasil laut dan sumber daya alam yang sehat. Karena itu, keberadaan tambang dinilai justru dapat mengancam mata pencaharian masyarakat nelayan dan pelaku usaha kecil di sektor pariwisata.

“Lumpur dan limbah tambang bisa mencemari laut, merusak terumbu karang, dan mematikan habitat ikan. Kalau ekosistem laut rusak, masyarakat pesisir yang pertama kali merasakan dampaknya,” katanya.

Andi Pianto juga menilai manfaat ekonomi dari tambang batu gamping bersifat sementara. Ia menyebut lapangan kerja yang tercipta tidak sebanding dengan risiko kerusakan lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi jangka panjang.

“Tambang hanya berlangsung selama cadangan masih ada. Setelah habis, yang tersisa hanyalah lahan rusak dan kerugian lingkungan. Sementara pariwisata bisa menjadi sumber ekonomi yang terus hidup jika dikelola dengan baik,” tegasnya.

Ia menilai Banggai Kepulauan memiliki peluang besar menjadi destinasi wisata unggulan di Sulawesi bahkan Indonesia Timur. Keindahan bawah laut, pulau-pulau eksotis, serta kekayaan budaya lokal dinilai mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain itu, pengembangan pariwisata diyakini mampu menciptakan lapangan kerja lebih luas bagi masyarakat. Mulai dari sektor transportasi, penginapan, kuliner, jasa wisata, hingga produk kerajinan lokal.

“Pariwisata memberikan manfaat yang lebih merata. Nelayan bisa menjadi pemandu wisata, anak muda bisa membuka usaha kreatif, masyarakat bisa terlibat langsung menjaga dan menikmati hasil dari alam mereka sendiri,” ujarnya.

Andi Pianto berharap pemerintah daerah lebih bijak dalam menentukan arah pembangunan Banggai Kepulauan. Ia meminta potensi pariwisata dan kelestarian lingkungan dijadikan prioritas utama demi keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Kesejahteraan sejati bukan soal seberapa cepat kita menghabiskan sumber daya alam, tetapi bagaimana kita menjaga dan mengelolanya untuk generasi mendatang. Masa depan Banggai Kepulauan ada pada lautnya yang indah, bukan pada lubang tambang,” pungkasnya.

 

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Kecil Bangkep Resah, Pajeko Diduga Langgar Zona Tangkap

    Nelayan Kecil Bangkep Resah, Pajeko Diduga Langgar Zona Tangkap

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • visibility 792
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id — Masyarakat pesisir Kecamatan Liang, Bangkep, Sulawesi Tengah, kembali mengeluhkan aktivitas kapal penangkapan ikan modern atau “Pajeko” yang beroperasi di zona tangkap nelayan kecil tradisional. Keluhan masyarakat nelayan ini diteruskan melalui grup diskusi publik BSH oleh Advokat Muhammad Saleh Gasin “Ini salah satu kebocoran sumber daya perikanan Bangkep. Ratusan dan mungkin ribuan box […]

  • Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

    Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • visibility 816
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks, Irwanto Diasa, atau yang akrab disapa Simbil, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menjaga peradaban bukanlah senjata, kekuasaan, ataupun institusi negara, melainkan keterhubungan antarmanusia atau people. Menurut Simbil, people adalah fondasi mutlak sebuah negara. Tanpa people, negara tidak akan pernah ada. Sebaliknya, tanpa negara, people […]

  • OKM Angkatan XXXV Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolutusan Banggai Resmi Dibuka: Fokus pada Kompetensi dan Keselarasan Akademik-Organisasi

    OKM Angkatan XXXV Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolutusan Banggai Resmi Dibuka: Fokus pada Kompetensi dan Keselarasan Akademik-Organisasi

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • visibility 365
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolutusan Banggai (KaMIMo Banggai) sukses menggelar pembukaan Orientasi Kader Montolutusan (OKM) Angkatan ke-XXXV Potolosan Tumbe (PT-I). Kegiatan yang mengusung tema tentang “Membentuk Generasi Kompeten, Sukses Secara Akademik dan Sukses Organisasi” ini resmi dimulai pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 15.30 WITA. Acara dibuka dengan nuansa khidmat dan kental akan […]

  • ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

    ATM Kosong Saat Wisatawan Asing Membutuhkan Uang Tunai, Pelayanan Perbankan di Banggai Kepulauan Perlu Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Banggai Kepulauan perlu diikuti dengan kesiapan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, termasuk layanan perbankan dan ketersediaan uang tunai melalui mesin ATM. Keluhan terkait layanan ATM kembali dirasakan sejumlah wisatawan asing dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan […]

  • Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • visibility 1.260
    • 0Komentar

    BANGGAI LAUT, tatandai.id — Upaya pengungkapan kasus kematian Hijrah Adriani alias Naya (5), anak perempuan asal Banggai Kepulauan yang ditemukan meninggal secara misterius pada awal Februari 2025, kembali dilanjutkan oleh pihak kepolisian. Jumat (13/6/2025), Polres Banggai Kepulauan melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam untuk melaksanakan autopsi forensik pertama terhadap jenazah Naya, guna mengungkap penyebab pasti […]

  • Keluarga Laporkan Dugaan Kejanggalan Penanganan Persalinan di RS Trikora Salakan, Seorang Guru Meninggal Dunia

    Keluarga Laporkan Dugaan Kejanggalan Penanganan Persalinan di RS Trikora Salakan, Seorang Guru Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • visibility 1.574
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id –  Keluarga almarhumah Farida, seorang guru asal Manggalai, melaporkan dugaan kejanggalan dalam penanganan persalinan di RS Trikora Salakan kepada pihak kepolisian. Pengaduan tersebut ditujukan kepada Kapolres Banggai Kepulauan dan tertanggal 13 April 2026. Dalam surat pengaduan, pihak keluarga meminta agar peristiwa yang berujung pada meninggalnya almarhumah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. […]

error: Content is protected !!
expand_less