Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Moh. Zein Tilaar Soroti Rencana Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan, Minta Bupati Prioritaskan Pembangunan Berkelanjutan

Moh. Zein Tilaar Soroti Rencana Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan, Minta Bupati Prioritaskan Pembangunan Berkelanjutan

  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Aktivis dan pemerhati pembangunan daerah, Moh. Zein Tilaar, menyampaikan kritik terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terkait wacana eksploitasi batu gamping di kawasan karst yang disebut-sebut akan menjadi bagian dari pengembangan sektor investasi di daerah tersebut.

Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, Moh. Zein Tilaar menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan dilandasi oleh sikap penolakan terhadap pembangunan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan lingkungan dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Menurut Zein Tilaar, rencana aktivitas pertambangan batu gamping dinilai bertentangan dengan arah pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang mengusung tema peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang berkelanjutan.

“Bagaimana mungkin kita menargetkan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penurunan emisi gas rumah kaca, sementara pada saat yang sama membuka peluang bagi aktivitas yang berpotensi merusak kawasan karst sebagai penyangga ekosistem?” ujar Moh. Zein Tilaar.

Dalam pandangannya, kawasan karst memiliki fungsi ekologis yang sangat penting karena berperan sebagai penyimpan cadangan air alami, penyerap karbon, serta penopang berbagai ekosistem yang mendukung kehidupan masyarakat.

Zein Tilaar menilai, apabila eksploitasi batu gamping tetap dilaksanakan, maka sejumlah target pembangunan daerah berpotensi mengalami hambatan, terutama yang berkaitan dengan kualitas lingkungan hidup dan keberlanjutan sumber daya alam.

Ia menyoroti target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) serta upaya penurunan emisi gas rumah kaca yang menjadi bagian dari indikator pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan industri tambang di kawasan karst berpotensi menciptakan kontradiksi antara target pembangunan ekonomi dan komitmen perlindungan lingkungan.

Lebih lanjut, Moh. Zein Tilaar mengemukakan sedikitnya empat sektor prioritas pembangunan daerah yang dinilai dapat terdampak apabila aktivitas pertambangan batu gamping dijalankan.

Pertama, sektor infrastruktur dasar dan penyediaan air bersih. Ia menjelaskan bahwa kawasan karst berfungsi sebagai reservoir alami yang menyimpan dan mengalirkan air tanah. Kerusakan kawasan tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Kedua, sektor kesehatan masyarakat. Menurutnya, aktivitas pertambangan berpotensi meningkatkan polusi debu serta mengganggu kualitas lingkungan yang pada akhirnya dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk penyakit saluran pernapasan.

Ketiga, sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata, yang justru menjadi fokus utama pembangunan ekonomi daerah. Zein Tilaar menilai kerusakan kawasan karst dapat memengaruhi ketersediaan air bagi lahan pertanian, meningkatkan risiko sedimentasi di wilayah pesisir yang berdampak pada ekosistem laut, serta mengurangi daya tarik wisata alam yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Banggai Kepulauan.

Keempat, sektor pelestarian nilai budaya dan kearifan lokal. Ia menegaskan bahwa masyarakat Banggai Kepulauan memiliki tradisi dan nilai budaya yang erat kaitannya dengan penghormatan terhadap alam dan lingkungan.

“Kearifan lokal masyarakat mengajarkan kita untuk menjaga alam sebagai warisan bersama. Karena itu, pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan,” kata Moh. Zein Tilaar.

Meski memahami tantangan pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Moh. Zein Tilaar menilai bahwa pertambangan bukan satu-satunya pilihan yang dapat ditempuh untuk memperkuat perekonomian daerah.

Ia menawarkan sejumlah alternatif yang dianggap lebih berkelanjutan, di antaranya pengembangan ekowisata berbasis kawasan karst, penguatan hilirisasi sektor perikanan dan pertanian, serta pemanfaatan berbagai skema insentif ekologis dan pendanaan hijau yang saat ini semakin berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, kawasan karst Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis geologi dan lingkungan yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang tanpa merusak sumber daya alam.

Selain itu, potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Banggai Kepulauan dinilai lebih strategis untuk dikembangkan melalui industri pengolahan hasil perikanan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Moh. Zein Tilaar berharap Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat mempertimbangkan secara matang setiap rencana investasi yang berpotensi memengaruhi kelestarian lingkungan hidup.

Ia mengajak pemerintah untuk menjadikan pembangunan berkelanjutan sebagai landasan utama dalam pengambilan kebijakan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai tanpa harus mengorbankan sumber daya alam yang menjadi warisan bagi generasi mendatang.

“Kami ingin Banggai Kepulauan maju karena mampu menjaga dan mengelola kekayaan alamnya secara bijaksana, bukan karena mengeksploitasi sumber daya yang suatu saat akan habis. Kemakmuran rakyat harus dapat diwujudkan tanpa harus merusak lingkungan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” tegas Moh. Zein Tilaar.

Surat terbuka tersebut menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang menginginkan agar arah pembangunan Banggai Kepulauan tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakhodai DPC KSBSI Banggai, Hermanius Burunaung Siap Jaga Independensi Pers dan Perjuangkan Hak Buruh

    Nakhodai DPC KSBSI Banggai, Hermanius Burunaung Siap Jaga Independensi Pers dan Perjuangkan Hak Buruh

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    ​BANGGAI, tatandak.id (17/05/2026) – Peta gerakan buruh dan dinamika pers di Kabupaten Banggai memasuki babak baru. Hermanius Burunaung, yang dikenal luas sebagai Pimpinan Redaksi media investigasi Berantastipikornews, kini resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kabupaten Banggai. ​Langkah rangkap jabatan ini memantik perhatian publik, mengingat posisi […]

  • Hati-Hati! Muhammad Saleh Gasin Jelaskan Risiko Pidana Pengalihan Objek Fidusia

    Hati-Hati! Muhammad Saleh Gasin Jelaskan Risiko Pidana Pengalihan Objek Fidusia

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Fidusia merupakan salah satu bentuk perjanjian jaminan kebendaan yang lazim digunakan dalam berbagai transaksi pembiayaan, seperti kredit kendaraan bermotor maupun pembiayaan usaha. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa objek jaminan fidusia tidak boleh dialihkan, digadaikan, atau disewakan tanpa izin tertulis dari penerima fidusia. Menurut Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., Ketua Yayasan […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Diskresi Pejabat Bukan Tiket Bebas Melanggar Hukum

    Muhammad Saleh Gasin: Diskresi Pejabat Bukan Tiket Bebas Melanggar Hukum

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • visibility 293
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Pemahaman mengenai kewenangan diskresi pejabat pemerintahan perlu terus diberikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam melihat ruang kewenangan yang dimiliki oleh pejabat publik. Diskresi bukanlah bentuk kebebasan mutlak bagi pejabat untuk bertindak sesuka hati, melainkan instrumen hukum yang memiliki batas, tujuan, serta mekanisme pertanggungjawaban. Hal tersebut disampaikan Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., […]

  • Kepedulian Nyata: Polsek Totikum Turun Langsung Dukung Aksi Swadaya Warga untuk Perbaikan Jalan photo_camera 5

    Kepedulian Nyata: Polsek Totikum Turun Langsung Dukung Aksi Swadaya Warga untuk Perbaikan Jalan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • visibility 888
    • 0Komentar

    TOTIKUM, tatandak.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Totikum menunjukkan peran aktif dan kepeduliannya terhadap persoalan infrastruktur lokal dengan turut ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti bersama warga, Jumat pagi (18/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi swadaya masyarakat Totikum dalam rangka mempersiapkan perbaikan jalan penghubung antar desa yang rusak parah. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Totikum, […]

  • Pernah Diberhentikan dari Jabatan, Mantan Kades Masih Bisa Maju di Pilkades? Ini Penjelasan Muhammad Saleh Gasin

    Pernah Diberhentikan dari Jabatan, Mantan Kades Masih Bisa Maju di Pilkades? Ini Penjelasan Muhammad Saleh Gasin

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • visibility 218
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Apakah Kepala Desa yang pernah diberhentikan dari jabatannya masih dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berikutnya? Pertanyaan ini tidak bisa dijawab hanya dengan “boleh” atau “tidak boleh”. Sebab, alasan seseorang diberhentikan dari jabatan Kepala Desa sangat menentukan bagaimana statusnya ketika hendak kembali mencalonkan diri. Muhammad Saleh Gasin, S.H., […]

  • SEKDA Banggai Kepulauan Tekankan Kepemimpinan dan Perubahan Sosial di PKM/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII

    SEKDA Banggai Kepulauan Tekankan Kepemimpinan dan Perubahan Sosial di PKM/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 278
    • 0Komentar

    BANGGAI, tatandak.id – Kegiatan Prospek Kepemimpinan Montolutusan (PKM)/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII berlangsung penuh semangat intelektual dan nuansa kepemimpinan melalui penyampaian materi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto. Dalam kesempatan tersebut, beliau membawakan dua materi strategis yang menitikberatkan pada pentingnya kepemimpinan organisasi dan pembangunan sosial di tengah dinamika perubahan masyarakat. Materi pertama […]

error: Content is protected !!
expand_less