Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LINGKUNGAN » Jemianto Maliko: “Banggai Kepulauan Bukan Tanah yang Siap Dikorbankan Demi Tambang”

Jemianto Maliko: “Banggai Kepulauan Bukan Tanah yang Siap Dikorbankan Demi Tambang”

  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id Penolakan terhadap rencana tambang gamping di Banggai Kepulauan terus menguat. Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Di tengah wilayah kepulauan yang kecil dan rentan, aktivitas pertambangan dinilai dapat mengancam sumber kehidupan masyarakat, mulai dari air bersih, pertanian, laut, hingga masa depan generasi mendatang.

Tokoh masyarakat Banggai Kepulauan, Jemianto Maliko, menyuarakan keprihatinannya terhadap rencana eksploitasi kawasan karst di daerah tersebut. Menurutnya, Banggai Kepulauan bukan wilayah luas yang bisa dengan mudah menanggung dampak kerusakan lingkungan akibat tambang berskala besar.

“Banggai Kepulauan ini bukan tanah kosong yang siap dikorbankan. Wilayah kita kecil, tetapi kaya akan kehidupan, budaya, laut, hutan, dan sumber pangan masyarakat. Kalau alam rusak, masyarakat yang pertama merasakan penderitaannya,” ujar Jemianto Maliko, Kamis.

Mantan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Banggai Kepulauan itu menegaskan bahwa kawasan karst dan pegunungan di Bangkep memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat. Selain menjadi penyangga ekosistem, kawasan tersebut juga menyimpan sumber mata air yang menopang kebutuhan warga sehari-hari.

“Gunung dan karst bukan sekadar batu yang bisa diambil begitu saja. Di sana ada sumber air, ada keseimbangan alam, ada kehidupan masyarakat. Kalau itu hilang, kita sedang mempertaruhkan masa depan daerah ini,” katanya.

Jemianto juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan di wilayah kepulauan dapat berdampak luas dan sulit dipulihkan. Ia menilai keuntungan ekonomi dari tambang hanya bersifat sementara, sementara kerusakan alam bisa diwariskan hingga puluhan tahun.

Menurutnya, Banggai Kepulauan memiliki potensi besar di sektor wisata, perikanan, pertanian, dan budaya yang jauh lebih layak dikembangkan secara berkelanjutan dibanding eksploitasi tambang.

“Keindahan alam Bangkep adalah kekayaan yang sesungguhnya. Laut, pantai, pertanian, budaya masyarakat semua itu yang harus dijaga. Jangan sampai demi keuntungan sesaat, kita kehilangan identitas daerah dan merusak ruang hidup anak cucu kita,” tegasnya.

Kini, suara penolakan terhadap tambang gamping terus bergema di tengah masyarakat. Bagi banyak warga, perjuangan menjaga alam bukan berarti menolak pembangunan, melainkan menuntut pembangunan yang berpihak pada keselamatan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat.

“Hari ini masyarakat bersuara karena cinta terhadap tanah Banggai Kepulauan. Sebab ketika alam dijaga, kehidupan tetap ada. Tapi ketika alam dihancurkan, generasi mendatang hanya akan mewarisi kerusakan,” tutup Jemianto Maliko.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Kecil Bangkep Resah, Pajeko Diduga Langgar Zona Tangkap

    Nelayan Kecil Bangkep Resah, Pajeko Diduga Langgar Zona Tangkap

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • visibility 737
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id — Masyarakat pesisir Kecamatan Liang, Bangkep, Sulawesi Tengah, kembali mengeluhkan aktivitas kapal penangkapan ikan modern atau “Pajeko” yang beroperasi di zona tangkap nelayan kecil tradisional. Keluhan masyarakat nelayan ini diteruskan melalui grup diskusi publik BSH oleh Advokat Muhammad Saleh Gasin “Ini salah satu kebocoran sumber daya perikanan Bangkep. Ratusan dan mungkin ribuan box […]

  • Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • visibility 1.298
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Skandal pemalsuan dokumen dalam Seleksi PPPK Kabupaten Banggai Kepulauan semakin terang benderang setelah dua perkara dinyatakan terbukti oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Luwuk. Satu perkara lainnya masih berproses, namun hingga kini Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan dinilai tetap bungkam dan tidak menunjukkan itikad memperbaiki integritas seleksi ASN di daerah tersebut. Dua perkara […]

  • Banggai Kepulauan Tidak Bisa Terus Diam, Muhammad Saleh Gasin Ajak Warga Lebih Sadar dan Berani

    Banggai Kepulauan Tidak Bisa Terus Diam, Muhammad Saleh Gasin Ajak Warga Lebih Sadar dan Berani

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • visibility 930
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Banggai Kepulauan tidak bisa terus berada dalam kondisi diam di tengah berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Kesadaran dan keberanian warga dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan yang lebih baik di daerah. Hal tersebut disampaikan oleh praktisi hukum atau advokat, Muhammad Saleh Gasin, yang selama ini aktif melakukan edukasi hukum serta […]

  • PDI Perjuangan Bangkep Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim dan Perkuat Gotong Royong

    PDI Perjuangan Bangkep Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim dan Perkuat Gotong Royong

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai Kepulauan menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrim yang melanda wilayah Banggai Kepulauan dalam beberapa hari terakhir. Sejak semalam hingga saat ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur sejumlah wilayah di Banggai Kepulauan dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi tersebut dikhawatirkan […]

  • Kapolres Bangkep Tanggapi Polemik BBM Subsidi: Koordinasi dengan Kasat Reskrim

    Kapolres Bangkep Tanggapi Polemik BBM Subsidi: Koordinasi dengan Kasat Reskrim

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • visibility 637
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terus menjadi perhatian publik. Masyarakat menilai persoalan ini semakin pelik karena dugaan penyimpangan dan penyelewengan BBM subsidi kian marak, bahkan titik-titik penampungan dan modus penyalahgunaan rekomendasi dinilai sudah menjadi rahasia umum. Terkait hal ini, Tatandak.id mengonfirmasi langsung Kapolres Bangkep […]

  • Klarifikasi Kepala Puskesmas Tinangkung Utara Terkait Isu Pelayanan Bidan Desa Lalong yang Dituding Lalai

    Klarifikasi Kepala Puskesmas Tinangkung Utara Terkait Isu Pelayanan Bidan Desa Lalong yang Dituding Lalai

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    TINANGKUNG UTARA, tatandak.id — Menanggapi pemberitaan sebelumnya mengenai keluhan warga Desa Lalong terkait pelayanan bidan desa yang dianggap berbelit dan lalai, Kepala Puskesmas Tinangkung Utara, Adrianus S.Kep, memberikan klarifikasi resmi, Sabtu (21/06/2025) kepada tatandak.id Dalam pernyataannya, Kapus menyebut bahwa petugas kesehatan yang dihubungi oleh keluarga pasien bukanlah Bidan Desa Lalong yang bersangkutan. “Petugas kesehatan yang […]

error: Content is protected !!
expand_less