Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » PDIP Bangkep Tegas Tolak Tambang: Pembangunan Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Eksploitasi

PDIP Bangkep Tegas Tolak Tambang: Pembangunan Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Eksploitasi

  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 384
  • comment 0 komentar

Pengurus DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan, solid bergerak untuk kepentingan rakyat

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – PDI Perjuangan Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan sikap tegas menolak rencana aktivitas pertambangan di wilayahnya.

Sikap ini bukan sikap emosional atau reaktif, bukan pula sekadar respons politik, melainkan garis politik yang tegas, ideologis, dan sejalan dengan arah kebijakan DPP PDI Perjuangan terkait politik ekologi yang konsisten berpihak pada keselamatan lingkungan, keberlanjutan ekonomi rakyat, dan kedaulatan daerah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan Meiyer Damima, SE., menegaskan, karakter wilayah Banggai Kepulauan yang rentan tidak layak dijadikan ruang eksploitasi industri ekstraktif seperti tambang batu gamping.

“Banggai Kepulauan adalah ruang hidup masyarakat, bukan objek eksploitasi. Pertambangan berisiko merusak ekosistem laut, mencemari sumber air, serta mengancam sektor utama seperti perikanan, pertanian, dan pariwisata yang menjadi tumpuan ekonomi rakyat,” tegas Meiyer Damima.

Ia menambahkan, sikap penolakan ini sejalan dengan arah kebijakan DPP yang berlandaskan prinsip Trisakti yang digagas Soekarno: berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dalam kerangka itu, pengelolaan sumber daya alam harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, bukan segelintir pihak.

Menurut Ketua PDI Perjuangan Banggai Kepulauan, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa praktik pertambangan kerap meninggalkan persoalan serius—mulai dari kerusakan lingkungan, konflik sosial, hingga ketimpangan ekonomi. Oleh karena itu, setiap rencana investasi wajib melalui kajian ketat, transparan, dan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Jika tambang batu gamping lebih banyak mudarat daripada manfaat, maka tidak ada alasan untuk dilanjutkan,” ujar Meiyer Damima.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga masa depan daerah. Pembangunan, kata dia, harus diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

“Kami tidak akan berkompromi terhadap kebijakan yang mengancam ruang hidup rakyat. Banggai Kepulauan harus dilindungi, bukan dikorbankan,” pungkas Meiyer Damima.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Saya Tidak Jamin Kamu Orang Bisa Hidup”: Pelapor Bom Ikan Dicari, Ancaman Kekerasan Membayangi Okumel

    “Saya Tidak Jamin Kamu Orang Bisa Hidup”: Pelapor Bom Ikan Dicari, Ancaman Kekerasan Membayangi Okumel

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • visibility 550
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Situasi pascapenindakan dugaan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di Desa Okumel, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, mulai mengarah pada persoalan serius menyangkut keselamatan pihak-pihak yang dianggap sebagai pelapor. Sejumlah ancaman mencuat setelah seorang warga berinisial “W” diamankan anggota Direktorat Polairud pada 17 Juli 2026 terkait dugaan penangkapan ikan menggunakan bahan […]

  • Polemik Sapi Bantuan Meselesek Berujung Mediasi, Dinas Mengaku Tak Tahu Pengalihan, Ulah Oknum Masyarakat Bikin Semua Terseret

    Polemik Sapi Bantuan Meselesek Berujung Mediasi, Dinas Mengaku Tak Tahu Pengalihan, Ulah Oknum Masyarakat Bikin Semua Terseret

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2026
    • visibility 265
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik penyaluran bantuan ternak sapi Rambon Bibit dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kepada Kelompok Sinar Kasih, Desa Meselesek, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai Kepulauan, akhirnya memasuki tahap penyelesaian melalui mediasi, Jumat (9/10/2026). Pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Meselesek tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa sapi bantuan harus dikembalikan kepada nama-nama penerima yang sah […]

  • Kesigapan Kepolisian Berbuah Hasil, Novita Ayuba Ditemukan dan Dipertemukan dengan Keluarga

    Kesigapan Kepolisian Berbuah Hasil, Novita Ayuba Ditemukan dan Dipertemukan dengan Keluarga

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • visibility 965
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Upaya pencarian terhadap Novita Ayuba, mahasiswi Universitas Bina Mandiri Gorontalo yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya membuahkan hasil. Novita berhasil ditemukan dalam keadaan selamat hari ini 19/01/2026 berkat kesigapan dan koordinasi solid aparat Kepolisian lintas wilayah. Informasi penemuan tersebut disampaikan kepada media oleh Kasat Intelkam Polres Banggai, Iptu Muh. Ruhil Newton Sugiarto, S.H. […]

  • Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 309
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum di Kabupaten Banggai Kepulauan kian memuncak. Bukan sekadar soal kelangkaan, warga kini mempertanyakan kejelasan distribusi solar subsidi yang dinilai penuh kejanggalan dan menyisakan kemarahan publik. Beragam pertanyaan dan keluhan dilontarkan warga, khususnya mereka yang menggunakan solar untuk pelayanan publik, seperti antar-jemput anak sekolah, dll. Ironisnya, solar […]

  • Idhar Hasan Somasi Polres Banggai: Penanganan Kasus Kekerasan Anak Dinilai Lalai dan Tidak Profesional

    Idhar Hasan Somasi Polres Banggai: Penanganan Kasus Kekerasan Anak Dinilai Lalai dan Tidak Profesional

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • visibility 1.686
    • 1Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Polres Banggai resmi disomasi oleh pihak pelapor dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Somasi ini dilayangkan karena penanganan perkara dinilai tidak profesional, lamban, serta abai terhadap kewajiban hukum dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Kasus yang disorot merupakan perkara tindak pidana kejahatan perlindungan anak dengan korban berinisial MA, warga Kelurahan […]

  • POS POL AIR YANG DIJANJIKAN TAK KUNJUNG HADIR, AKSI BOM IKAN DI LAUT BANGKEP KEMBALI MENGGANAS

    POS POL AIR YANG DIJANJIKAN TAK KUNJUNG HADIR, AKSI BOM IKAN DI LAUT BANGKEP KEMBALI MENGGANAS

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • visibility 591
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Harapan masyarakat pesisir Banggai Kepulauan terhadap penegakan hukum di laut kembali diuji. Janji penempatan Pos Polisi Air (Pol Airud) apung yang sebelumnya disampaikan Polres Banggai Kepulauan hingga kini belum terealisasi. Akibatnya, praktik pengeboman ikan kembali marak dan kian mengancam ekosistem laut. Beberapa waktu lalu, rencana penempatan Pos Pol Airud apung di kawasan […]

error: Content is protected !!
expand_less