Banggai Kepulauan Tidak Bisa Terus Diam, Muhammad Saleh Gasin Ajak Warga Lebih Sadar dan Berani
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 502
- comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.id – Banggai Kepulauan tidak bisa terus berada dalam kondisi diam di tengah berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Kesadaran dan keberanian warga dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong perubahan yang lebih baik di daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh praktisi hukum atau advokat, Muhammad Saleh Gasin, yang selama ini aktif melakukan edukasi hukum serta mendampingi masyarakat di Banggai Kepulauan.
Menurutnya, salah satu persoalan mendasar di daerah adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap hak-haknya, terutama dalam aspek hukum dan kontrol sosial.
“Selama masyarakat tidak memahami haknya, maka berbagai penyimpangan akan terus terjadi. Ketika masyarakat diam, maka ruang bagi ketidakadilan itu semakin terbuka,” ujar Muhammad Saleh Gasin.
Ia menilai bahwa kondisi geografis Banggai Kepulauan yang terpisah serta minimnya wadah kontrol sosial turut mempengaruhi lemahnya pengawasan terhadap berbagai persoalan di daerah.
“Di daerah yang minim kontrol sosial, pelanggaran bisa tumbuh tanpa hambatan. Karena itu, peran masyarakat menjadi sangat penting sebagai bagian dari pengawasan,” lanjutnya.
Muhammad Saleh Gasin menegaskan bahwa keberanian masyarakat untuk bersuara bukanlah bentuk perlawanan negatif, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga daerah.
“Bersuara itu bukan berarti melawan, tetapi justru bentuk kepedulian. Kalau masyarakat peduli, maka daerah ini bisa bergerak ke arah yang lebih baik,” jelasnya.
Sebagai advokat yang aktif memberikan penyuluhan hukum hingga ke desa-desa, ia melihat langsung bagaimana banyak masyarakat yang sebenarnya memiliki persoalan, namun memilih diam karena tidak tahu harus berbuat apa.
“Banyak warga yang datang mengadu, merasa bingung, bahkan takut. Ini menunjukkan bahwa edukasi hukum masih sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Melalui berbagai kegiatan seperti penyuluhan hukum, konsultasi gratis, hingga membuka ruang aduan masyarakat, Muhammad Saleh Gasin berupaya mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif di tengah masyarakat.
Ia berharap masyarakat Banggai Kepulauan mulai berani memahami haknya, berani bertanya, dan berani menyampaikan aspirasi secara bijak.
“Kita tidak bisa terus berharap perubahan datang dengan sendirinya. Perubahan itu harus dimulai dari kesadaran dan keberanian masyarakat itu sendiri,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi apatis terhadap kondisi daerah, melainkan mulai mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing.
“Banggai Kepulauan ini milik kita bersama. Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi,” tutup Muhammad Saleh Gasin.
- Penulis: Tatandak.id
- Editor: Tatandak.id
- Sumber: Muhammad Saleh Gasin

Saat ini belum ada komentar