Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Tambang Bukan Jaminan Sejahtera, Ismanto A. Sadalla Ajak Bangkep Bangun Ekonomi Berbasis Rakyat

Tambang Bukan Jaminan Sejahtera, Ismanto A. Sadalla Ajak Bangkep Bangun Ekonomi Berbasis Rakyat

  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 615
  • comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.id – Tokoh muda Banggai Kepulauan, Ismanto A. Sadalla, mengajak masyarakat untuk mulai membuka cara pandang yang lebih luas terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam bukan jaminan sebuah daerah akan otomatis sejahtera apabila tidak dikelola dengan baik dan tidak berpihak kepada rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Ismanto saat menyoroti wacana pembangunan dan pengelolaan potensi sumber daya alam di Banggai Kepulauan. Ia mencontohkan Papua yang memiliki hampir semua jenis tambang dan telah dikelola sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu, namun hingga kini masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

“Kalau tambang dianggap otomatis bikin masyarakat sejahtera, lalu kenapa Papua yang kaya tambang dan sudah dikelola lebih dari seratus tahun masih banyak rakyatnya hidup biasa-biasa saja? Ini berarti masalah utamanya bukan pada kekayaan alamnya, tapi bagaimana pengelolaannya,” ujar Ismanto A. Sadalla.

Menurutnya, pembangunan daerah harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat dan pengelolaan potensi lokal yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat kecil, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak.

Ia juga menyentil kebiasaan pejabat daerah yang dinilai sering melakukan perjalanan dinas dengan anggaran besar, namun belum maksimal menghadirkan inovasi pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Sesekali pejabat jangan hanya keluar daerah untuk kegiatan seremonial. Pergilah belajar ke daerah-daerah yang berhasil membangun ekonomi rakyat dari potensi lokal,” katanya.

Ismanto kemudian mencontohkan beberapa daerah yang dinilainya berhasil mengelola potensi daerah secara kreatif dan produktif. Salah satunya adalah BUMDes Uling di Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, yang mampu memproduksi arang hingga menembus pasar ekspor ke Dubai.

Selain itu, ia juga menyoroti keberhasilan PT Binco di Pulau Jawa yang fokus mengelola sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Menurutnya, Banggai Kepulauan memiliki potensi kelapa yang sangat besar dan bisa menjadi sumber ekonomi baru apabila dikelola secara serius melalui koperasi maupun perusahaan daerah.

“Kalau sabut kelapa di Banggai Kepulauan diolah dengan baik, petani kita bisa naik kelas. Jangan hanya jual bahan mentah, tapi harus ada hilirisasi supaya nilai ekonominya lebih besar,” jelasnya.

Di sektor perikanan, Ismanto juga menilai Banggai Kepulauan memiliki peluang besar untuk berkembang. Ia mencontohkan Koperasi Marindo Citra Bahari di Maros, Makassar, yang mampu mengekspor berbagai jenis ikan ke Dubai, Cina, dan Hongkong dengan omzet miliaran rupiah per tahun.

“Kita punya laut yang luas dan hasil laut melimpah. Tapi kalau nelayan masih hidup susah, berarti ada yang harus dibenahi dalam tata kelola dan dukungan pemerintah,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ismanto juga mendorong pemerintah daerah agar lebih serius berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia. Ia mengusulkan agar kampus atau pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah segera dihadirkan di Salakan.

Menurutnya, pendidikan berbasis kebutuhan daerah seperti perikanan, kelautan, pertanian, hingga pengolahan hasil bumi sangat penting agar generasi muda Banggai Kepulauan mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri.

“Jangan sampai anak-anak daerah hanya jadi penonton di tanah sendiri. Kita harus siapkan SDM yang siap mengelola potensi daerah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ismanto menegaskan bahwa Banggai Kepulauan sebenarnya memiliki banyak potensi dan sumber daya manusia yang cerdas. Namun yang dibutuhkan saat ini adalah kecermatan dalam membaca peluang serta keberanian untuk membangun ekonomi berbasis rakyat.

“Negeri ini banyak orang cerdas, cuma kadang kurang cermat melihat peluang. Potensi besar tanpa pengelolaan yang benar tidak akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Ismanto A. Sadalla.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

    Indra Banguno Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Jangan Tukar Masa Depan Daerah dengan Kehancuran Lingkungan”

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Warga Kabupaten Banggai Kepulauan, Indra Banguno, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait rencana aktivitas pertambangan batu gamping di wilayah Banggai Kepulauan. Menurutnya, eksploitasi batu gamping berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius dan mengancam keberlangsungan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Indra Banguno menilai batu gamping di Banggai Kepulauan bukan sekadar […]

  • Putusan PTUN Menggantung: Keadilan Terhenti di Labirin Birokrasi

    Putusan PTUN Menggantung: Keadilan Terhenti di Labirin Birokrasi

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • visibility 1.550
    • 1Komentar

    Oleh: MUHAMMAD SALEH GASIN, S.H., M.H. Seorang praktisi hukum (Advokat) dan akademisi (Dosen) Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dibentuk untuk menegakkan keadilan dalam sengketa antara warga negara atau badan hukum dengan Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, sebagaimana diubah oleh UU No. 9 Tahun […]

  • Dokter dari Luar Daerah Datang Mengabdi di Bangkep, Tapi Justru Dipaksa Bertahan Tanpa Gaji Berbulan-Bulan

    Dokter dari Luar Daerah Datang Mengabdi di Bangkep, Tapi Justru Dipaksa Bertahan Tanpa Gaji Berbulan-Bulan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • visibility 518
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak – Di tengah keterbatasan tenaga medis di wilayah kepulauan, kehadiran dokter dari luar daerah seharusnya menjadi berkah bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Namun ironisnya, di Kabupaten Banggai Kepulauan, seorang dokter yang datang untuk mengabdi justru harus menghadapi kenyataan pahit: bekerja berbulan-bulan tanpa menerima gaji. Kasus ini mencuat setelah terungkap bahwa dokter yang bertugas di Puskesmas […]

  • Apakah Badan Hukum Perkumpulan atau Yayasan Perlu Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ?

    Apakah Badan Hukum Perkumpulan atau Yayasan Perlu Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ?

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • visibility 3.581
    • 0Komentar

    Oleh: MUHAMMAD SALEH GASIN, S.H., M.H. Banyak pertanyaan muncul seputar kewajiban badan hukum perkumpulan atau yayasan setelah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Salah satunya adalah: apakah mereka wajib mendaftar dan melaporkan keberadaannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Pemerintah Daerah (Pemda) sesuai Permendagri No. 33 Tahun 2012? Mari kita bahas […]

  • Diduga Hilangkan Sertifikat Jaminan Kredit, Bank Danamon Luwuk Disomasi Kuasa Hukum Husin Rajak dan Nurmin Rahman

    Diduga Hilangkan Sertifikat Jaminan Kredit, Bank Danamon Luwuk Disomasi Kuasa Hukum Husin Rajak dan Nurmin Rahman

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 665
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Kantor Hukum Tomi Akase, S.H. & Rekan secara resmi melayangkan somasi pertama (Somasi I) kepada Bank Danamon Cabang Luwuk, Sulawesi Tengah, terkait dugaan hilangnya sertifikat hak milik (SHM) Nomor 1697 atas nama Husin Rajak, yang sebelumnya dijadikan jaminan kredit oleh Nurmin Rahman. Surat somasi tertanggal 10 Oktober 2025 itu ditandatangani langsung oleh […]

  • Akhirnya Tuntas! Perjuangan Kades Asriel Meseang Berbuah Hasil, Bantuan Sapi Meselesek Kembali ke Penerima Sah

    Akhirnya Tuntas! Perjuangan Kades Asriel Meseang Berbuah Hasil, Bantuan Sapi Meselesek Kembali ke Penerima Sah

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • visibility 212
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Perjuangan Kepala Desa Meselesek, Asriel Meseang, dalam mengawal hak masyarakat terkait polemik penyaluran bantuan ternak sapi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui rangkaian polemik dan mediasi yang melibatkan berbagai pihak, bantuan sapi untuk Kelompok Sinar Kasih akhirnya diserahkan kembali kepada penerima yang sah sesuai proposal, Sabtu (10/10/2026). […]

error: Content is protected !!
expand_less