Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Tambang Bukan Jaminan Sejahtera, Ismanto A. Sadalla Ajak Bangkep Bangun Ekonomi Berbasis Rakyat

Tambang Bukan Jaminan Sejahtera, Ismanto A. Sadalla Ajak Bangkep Bangun Ekonomi Berbasis Rakyat

  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.idTokoh muda Banggai Kepulauan, Ismanto A. Sadalla, mengajak masyarakat untuk mulai membuka cara pandang yang lebih luas terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam bukan jaminan sebuah daerah akan otomatis sejahtera apabila tidak dikelola dengan baik dan tidak berpihak kepada rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Ismanto saat menyoroti wacana pembangunan dan pengelolaan potensi sumber daya alam di Banggai Kepulauan. Ia mencontohkan Papua yang memiliki hampir semua jenis tambang dan telah dikelola sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu, namun hingga kini masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

“Kalau tambang dianggap otomatis bikin masyarakat sejahtera, lalu kenapa Papua yang kaya tambang dan sudah dikelola lebih dari seratus tahun masih banyak rakyatnya hidup biasa-biasa saja? Ini berarti masalah utamanya bukan pada kekayaan alamnya, tapi bagaimana pengelolaannya,” ujar Ismanto A. Sadalla.

Menurutnya, pembangunan daerah harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat dan pengelolaan potensi lokal yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat kecil, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak.

Ia juga menyentil kebiasaan pejabat daerah yang dinilai sering melakukan perjalanan dinas dengan anggaran besar, namun belum maksimal menghadirkan inovasi pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Sesekali pejabat jangan hanya keluar daerah untuk kegiatan seremonial. Pergilah belajar ke daerah-daerah yang berhasil membangun ekonomi rakyat dari potensi lokal,” katanya.

Ismanto kemudian mencontohkan beberapa daerah yang dinilainya berhasil mengelola potensi daerah secara kreatif dan produktif. Salah satunya adalah BUMDes Uling di Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, yang mampu memproduksi arang hingga menembus pasar ekspor ke Dubai.

Selain itu, ia juga menyoroti keberhasilan PT Binco di Pulau Jawa yang fokus mengelola sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Menurutnya, Banggai Kepulauan memiliki potensi kelapa yang sangat besar dan bisa menjadi sumber ekonomi baru apabila dikelola secara serius melalui koperasi maupun perusahaan daerah.

“Kalau sabut kelapa di Banggai Kepulauan diolah dengan baik, petani kita bisa naik kelas. Jangan hanya jual bahan mentah, tapi harus ada hilirisasi supaya nilai ekonominya lebih besar,” jelasnya.

Di sektor perikanan, Ismanto juga menilai Banggai Kepulauan memiliki peluang besar untuk berkembang. Ia mencontohkan Koperasi Marindo Citra Bahari di Maros, Makassar, yang mampu mengekspor berbagai jenis ikan ke Dubai, Cina, dan Hongkong dengan omzet miliaran rupiah per tahun.

“Kita punya laut yang luas dan hasil laut melimpah. Tapi kalau nelayan masih hidup susah, berarti ada yang harus dibenahi dalam tata kelola dan dukungan pemerintah,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ismanto juga mendorong pemerintah daerah agar lebih serius berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia. Ia mengusulkan agar kampus atau pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah segera dihadirkan di Salakan.

Menurutnya, pendidikan berbasis kebutuhan daerah seperti perikanan, kelautan, pertanian, hingga pengolahan hasil bumi sangat penting agar generasi muda Banggai Kepulauan mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri.

“Jangan sampai anak-anak daerah hanya jadi penonton di tanah sendiri. Kita harus siapkan SDM yang siap mengelola potensi daerah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ismanto menegaskan bahwa Banggai Kepulauan sebenarnya memiliki banyak potensi dan sumber daya manusia yang cerdas. Namun yang dibutuhkan saat ini adalah kecermatan dalam membaca peluang serta keberanian untuk membangun ekonomi berbasis rakyat.

“Negeri ini banyak orang cerdas, cuma kadang kurang cermat melihat peluang. Potensi besar tanpa pengelolaan yang benar tidak akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Ismanto A. Sadalla.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMKN Peling Tengah Salurkan Bantuan Seragam dari Disdikbud Sulteng kepada Siswa

    SMKN Peling Tengah Salurkan Bantuan Seragam dari Disdikbud Sulteng kepada Siswa

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • visibility 272
    • 0Komentar

      PELENG TENGAH, tatandak.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Peling Tengah menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada siswa-siswi, Senin (15/12/2025). Bantuan tersebut merupakan program dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan semangat belajar peserta didik. Penyaluran bantuan seragam dilakukan langsung di lingkungan SMKN Peling Tengah dan diwakili oleh salah […]

  • Malam Berdarah di Totikum (Bangkep), Seorang Perempuan Diduga Dibacok Suaminya Sendiri

    Malam Berdarah di Totikum (Bangkep), Seorang Perempuan Diduga Dibacok Suaminya Sendiri

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • visibility 7.566
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Peristiwa kekerasan yang diduga terjadi dalam rumah tangga menggegerkan warga Desa Kombutokan, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, pada Senin malam, 6 April 2026, sekitar pukul 23.00 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tatandak.id, seorang perempuan berinisial R diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, pria berinisial D. Saat dilarikan ke […]

  • Irfan Kahar Desak Pemda Bangkep Evaluasi dan Hukum Pihak Lalai dalam Insiden MBG

    Irfan Kahar Desak Pemda Bangkep Evaluasi dan Hukum Pihak Lalai dalam Insiden MBG

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 326
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Insiden keracunan massal ratusan siswa SD hingga SMA di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) akibat makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan tajam. Aktivis Bangkep, Irfan Kahar, mendesak Pemerintah Daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang dinilai lalai. Menurutnya, kasus yang terjadi pada 17 September 2025 […]

  • Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    BANGGAI LAUT, tatandai.id — Upaya pengungkapan kasus kematian Hijrah Adriani alias Naya (5), anak perempuan asal Banggai Kepulauan yang ditemukan meninggal secara misterius pada awal Februari 2025, kembali dilanjutkan oleh pihak kepolisian. Jumat (13/6/2025), Polres Banggai Kepulauan melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam untuk melaksanakan autopsi forensik pertama terhadap jenazah Naya, guna mengungkap penyebab pasti […]

  • Danramil Baru Koramil 1308-11/Liang Gelar Jam Komandan Perdana, Tegaskan Disiplin dan Peran Babinsa

    Danramil Baru Koramil 1308-11/Liang Gelar Jam Komandan Perdana, Tegaskan Disiplin dan Peran Babinsa

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Komandan Koramil (Danramil) 1308-11/Liang yang baru, Kapten Inf Irba R. Nawawi, menggelar kegiatan pertemuan, perkenalan, dan Jam Komandan perdana bersama seluruh personel Koramil 1308-11/Liang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Makoramil 1308-11/Liang, Desa Liang, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, dimulai pukul 07.00 WITA dan menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas internal […]

  • Ketua PD AMAN Bangkep Ahmad Tobunggu Tegas Tolak Tambang Batu Gamping: “Banggai Kepulauan Tidak Cocok untuk Tambang”

    Ketua PD AMAN Bangkep Ahmad Tobunggu Tegas Tolak Tambang Batu Gamping: “Banggai Kepulauan Tidak Cocok untuk Tambang”

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • visibility 203
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Banggai Kepulauan, Ahmad Tobunggu, menyatakan sikap tegas menolak rencana investasi tambang batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurut Ahmad Tobunggu, kehadiran tambang batu gamping bukan hanya soal investasi ekonomi, tetapi menyangkut masa depan ruang hidup masyarakat adat, kelestarian lingkungan, serta keberlanjutan sosial budaya masyarakat Banggai […]

error: Content is protected !!
expand_less