PDIP Banggai Kepulauan: Investasi Harus Berkelanjutan, Tambang Batu Gamping Perlu Dikaji Ulang Secara Menyeluruh
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.id – PDI Perjuangan Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk mendorong arah pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang masyarakat.
Dalam kerangka itu, setiap rencana investasi yang masuk ke daerah harus melalui kajian yang matang, transparan, dan mempertimbangkan secara serius aspek lingkungan serta keberlanjutan ekonomi rakyat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan, Meiyer Damima, SE., menyoroti secara khusus rencana aktivitas tambang batu gamping di wilayah tersebut. Ia menilai, rencana tersebut perlu dikaji ulang secara komprehensif oleh Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, agar tidak semata-mata didorong oleh harapan masuknya investasi.
“Kita tidak boleh hanya melihat potensi pemasukan jangka pendek, lalu menafikan risiko kerusakan lingkungan dan terganggunya ekosistem yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” tegas Meiyer Damima.
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkep, karakter wilayah kepulauan seperti Banggai Kepulauan memiliki tingkat kerentanan ekologis yang tinggi, sehingga setiap kebijakan pembangunan harus disesuaikan dengan daya dukung lingkungan.
Sektor-sektor utama seperti perikanan, pertanian, dan potensi pariwisata dinilai jauh lebih berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat luas.
Sikap ini disampaikan Meiyer Damima, sejalan dengan arah kebijakan partai PDI Perjuangan yang berlandaskan prinsip Trisakti yang digagas Soekarno, yaitu berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dalam prinsip tersebut, pengelolaan sumber daya alam harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
PDI Perjuangan Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup ruang bagi investasi, namun investasi yang diharapkan adalah yang selaras dengan kebutuhan daerah dan tidak membawa risiko jangka panjang.
“Prinsipnya jelas, pembangunan di Banggai Kepulauan harus menghadirkan kemajuan yang berimbang, antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat,” tutup Meiyer Damima.
- Penulis: Tatandak.id
- Editor: Tatandak.id

Saat ini belum ada komentar