Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 713
  • comment 0 komentar

TATANDAK.ID – Di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks, Irwanto Diasa, atau yang akrab disapa Simbil, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menjaga peradaban bukanlah senjata, kekuasaan, ataupun institusi negara, melainkan keterhubungan antarmanusia atau people.

Menurut Simbil, people adalah fondasi mutlak sebuah negara. Tanpa people, negara tidak akan pernah ada. Sebaliknya, tanpa negara, people tetap akan hidup, berkembang, dan beradaptasi.

“Tanpa negara people tetap ada, tapi tanpa people tidak mungkin ada negara,” ujar Simbil, menegaskan relasi mendasar antara rakyat dan negara.

Ia menjelaskan bahwa negara sejatinya dibentuk untuk menjawab kebutuhan masyarakat yakni mulai dari keadilan, perlindungan hak, hingga rasa aman. Namun dalam praktiknya, tidak jarang negara atau institusi yang seharusnya melayani justru berbalik memaksakan kehendak, dengan dalih “atas nama rakyat” dan “demi kepentingan rakyat”.

Simbil mengingatkan tentang fenomena yang ia sebut sebagai “kulusnisasi”, yakni kondisi ketika kebijakan atau agenda tertentu dikemas seolah-olah berpihak pada rakyat, padahal sesungguhnya hanya melayani kepentingan sponsor atau kelompok tertentu.

“Dalih atas nama rakyat sering kali hanya kemasan. Terlihat manis, humanis, dan seolah benar, padahal isinya kosong. Dalam bahasa Seasea, itu disebut kulus (bohong),” tegasnya.

Ia menekankan bahwa tidak semua kebijakan negara bersifat demikian, namun masyarakat sipil dituntut cerdas dan teliti untuk membedakan mana yang tulus dan mana yang manipulatif.

Dalam konteks ini, Simbil menggarisbawahi pentingnya keterhubungan dan solidaritas masyarakat sipil. Ia mengutip pandangan Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., seorang praktisi hukum dan dosen, yang menyatakan bahwa keterhubungan adalah satu-satunya kekuatan rakyat ketika berhadapan dengan kekuasaan yang menyimpang dari hakekatnya.

Namun Simbil menekankan, secara historis, fakta tersebut sudah lama terbukti.

“Tanpa keterhubungan, nasib people seperti kadal di bawah tapak kaki gajah,” ujarnya.

Ia mencontohkan berbagai peristiwa sejarah dunia, seperti Penyerbuan Penjara Bastille di Prancis, gerakan reformasi Indonesia 1998-1999, hingga pergerakan masyarakat sipil di Nepal, sebagai bukti bahwa integrasi dan koneksi rakyat tertindas mampu mengguncang kekuasaan yang tampak tak tergoyahkan.

Menurut Simbil, era digital saat ini justru membuka peluang besar bagi masyarakat sipil untuk tetap terhubung, baik dalam menerima informasi, mengolah isu, hingga mengubahnya menjadi advokasi yang positif, produktif, dan beradab.

“Tetap terhubung hari ini bukan hal sulit. Yang penting bukan sekadar berbagi isu, tapi mengolahnya menjadi gerakan yang bermakna,” katanya.

Ia menutup refleksinya dengan pesan persaudaraan dan solidaritas antarwarga:

“Tetap saling terhubung, saudaraku. Jangan berjalan sendiri, dan jangan biarkan kawanmu berjalan sendiri. Basudara bakujaga.”

Refleksi ini disampaikannya sebagai pesan akhir tahun, sekaligus harapan menyongsong Tahun Baru 2026, agar masyarakat sipil tetap menjadi penjaga nilai, nurani, dan peradaban.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerusakan Nozzle SPBU Bonepuso Sebabkan Kelangkaan BBM di Bulagi Selatan

    Kerusakan Nozzle SPBU Bonepuso Sebabkan Kelangkaan BBM di Bulagi Selatan

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • visibility 425
    • 0Komentar

    BULAGI SELATAN, tatandak.id – Dalam sepekan terakhir masyarakat Kecamatan Bulagi Selatan mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Warga mengeluhkan Pertalite yang semakin langka, bahkan penjualan eceran di kios nyaris tidak tersedia. Kalaupun ada, harganya melonjak hingga Rp15 ribu per botol. Hasil penelusuran tatandak.id mengungkapkan, kelangkaan ini terjadi karena Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) […]

  • Diduga Hilangkan Sertifikat Jaminan Kredit, Bank Danamon Luwuk Disomasi Kuasa Hukum Husin Rajak dan Nurmin Rahman

    Diduga Hilangkan Sertifikat Jaminan Kredit, Bank Danamon Luwuk Disomasi Kuasa Hukum Husin Rajak dan Nurmin Rahman

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 516
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Kantor Hukum Tomi Akase, S.H. & Rekan secara resmi melayangkan somasi pertama (Somasi I) kepada Bank Danamon Cabang Luwuk, Sulawesi Tengah, terkait dugaan hilangnya sertifikat hak milik (SHM) Nomor 1697 atas nama Husin Rajak, yang sebelumnya dijadikan jaminan kredit oleh Nurmin Rahman. Surat somasi tertanggal 10 Oktober 2025 itu ditandatangani langsung oleh […]

  • Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    Solar Misterius di SPBU Totikum: Ada Barang, Tapi Rakyat Tak Bisa Beli

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 178
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum di Kabupaten Banggai Kepulauan kian memuncak. Bukan sekadar soal kelangkaan, warga kini mempertanyakan kejelasan distribusi solar subsidi yang dinilai penuh kejanggalan dan menyisakan kemarahan publik. Beragam pertanyaan dan keluhan dilontarkan warga, khususnya mereka yang menggunakan solar untuk pelayanan publik, seperti antar-jemput anak sekolah, dll. Ironisnya, solar […]

  • Rekrutmen PPPK Bangkep Diwarnai Skandal: 17 SK Ditahan, Ada yang Nyaleg, Ada yang Tak Layak, hingga Rangkap Jabatan

    Rekrutmen PPPK Bangkep Diwarnai Skandal: 17 SK Ditahan, Ada yang Nyaleg, Ada yang Tak Layak, hingga Rangkap Jabatan

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • visibility 1.836
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Polemik dugaan kecurangan dalam seleksi administrasi dan PPPK tahap 1 di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mulai berdampak nyata. Hari ini, Selasa (10/06/2025), dalam kegiatan Penyerahan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebanyak 17 orang peserta PPPK dilaporkan belum menerima SK pengangkatan mereka. Penundaan ini dibenarkan […]

  • Kapolres Bangkep Tanggapi Polemik BBM Subsidi: Koordinasi dengan Kasat Reskrim

    Kapolres Bangkep Tanggapi Polemik BBM Subsidi: Koordinasi dengan Kasat Reskrim

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • visibility 581
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Polemik penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) terus menjadi perhatian publik. Masyarakat menilai persoalan ini semakin pelik karena dugaan penyimpangan dan penyelewengan BBM subsidi kian marak, bahkan titik-titik penampungan dan modus penyalahgunaan rekomendasi dinilai sudah menjadi rahasia umum. Terkait hal ini, Tatandak.id mengonfirmasi langsung Kapolres Bangkep […]

  • Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    Skandal Pemalsuan PPPK Bangkep Terbukti di Pengadilan, Pemda Masih Tak Peduli Integritas Seleksi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Skandal pemalsuan dokumen dalam Seleksi PPPK Kabupaten Banggai Kepulauan semakin terang benderang setelah dua perkara dinyatakan terbukti oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Luwuk. Satu perkara lainnya masih berproses, namun hingga kini Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan dinilai tetap bungkam dan tidak menunjukkan itikad memperbaiki integritas seleksi ASN di daerah tersebut. Dua perkara […]

error: Content is protected !!
expand_less