Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan akses internet di wilayah pedesaan Kabupaten Banggai Kepulauan kembali mendapat sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada Desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara, yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan pariwisata cukup besar, namun masih terkendala oleh sulitnya jaringan internet dan telepon seluler.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Taufik Zumri Laumarang seorang Jurnalis, yang mengaku prihatin dengan kondisi akses internet di Desa Palam. Menurutnya, keterbatasan jaringan di wilayah tersebut bukan sekadar persoalan teknis biasa, tetapi sudah menjadi hambatan serius bagi kemajuan masyarakat dan pengembangan potensi desa.

“Desa Palam ini punya potensi yang sangat besar. Hasil kelapanya melimpah, usaha kopra hidup, tempurung kelapa dan arang batok kelapa juga punya prospek yang bagus. Belum lagi ada Pantai Mandel yang sangat indah dan layak ditampilkan sebagai objek wisata pantai. Tapi di sisi lain, masyarakat masih kesulitan dengan akses internet,” ujar Taufik Zumri Laumarang.

Ia menjelaskan, saat berada di Desa Palam, masyarakat maupun tamu yang datang sering kali merasakan langsung sulitnya mengakses jaringan internet. Bahkan untuk komunikasi dasar melalui telepon seluler pun kerap menjadi kendala.

“Untuk bisa akses internet, warga biasanya harus beli voucher atau menggunakan jaringan wifi tertentu. Sementara jaringan umum internet, bahkan jaringan telepon seluler, sangat terbatas, bahkan tidak ada di beberapa titik. Ini tentu sangat menghambat,” lanjutnya.

Menurut Taufik, di era sekarang internet bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang komunikasi, usaha, pendidikan, promosi potensi desa, hingga pelayanan publik. Karena itu, ia berharap pemerintah tidak memandang persoalan ini sebagai hal kecil.

Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, bahkan jika memungkinkan Pemerintah Pusat, dapat memberikan perhatian serius dan mencari solusi konkret atas persoalan jaringan internet di Desa Palam.

“Tentunya masyarakat Desa Palam sangat berharap ini bisa diwujudkan. Karena kalau jaringan internet lancar, dampaknya akan sangat besar untuk komunikasi, usaha masyarakat, promosi wisata, dan tentu saja untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Taufik menilai, apabila persoalan jaringan internet ini bisa diatasi, maka Desa Palam tidak hanya akan lebih mudah terhubung dengan dunia luar, tetapi juga akan lebih siap mengembangkan berbagai potensi yang selama ini dimiliki. Mulai dari sektor perkebunan kelapa, usaha turunannya, hingga promosi wisata Pantai Mandel yang memiliki daya tarik tersendiri.

Di tengah dorongan pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, harapan masyarakat Desa Palam kini sederhana namun sangat penting: hadirnya akses internet yang layak dan stabil. Sebab tanpa itu, potensi besar yang dimiliki desa akan terus berjalan dengan keterbatasan.

“Semoga ini bisa diperhatikan dan diwujudkan. Karena internet hari ini bukan lagi sekadar soal sinyal, tapi sudah menyangkut masa depan masyarakat dan kemajuan desa,” tutup Taufik Zumri Laumarang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

    Irwanto Diasa (Simbil): Tetap Terhubung Adalah Kekuatan Sejati Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • visibility 718
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks, Irwanto Diasa, atau yang akrab disapa Simbil, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam menjaga peradaban bukanlah senjata, kekuasaan, ataupun institusi negara, melainkan keterhubungan antarmanusia atau people. Menurut Simbil, people adalah fondasi mutlak sebuah negara. Tanpa people, negara tidak akan pernah ada. Sebaliknya, tanpa negara, people […]

  • Muhammad Saleh Gasin: Relawan Bukan Tenaga Gratis, Negara Wajib Melindungi Hak Mereka dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Muhammad Saleh Gasin: Relawan Bukan Tenaga Gratis, Negara Wajib Melindungi Hak Mereka dalam Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), relawan memegang peran penting sebagai penggerak utama operasional di lapangan. Mereka bekerja setiap hari, mengikuti jadwal yang ketat, berada di bawah perintah dan pengawasan pengelola SPPG atau yayasan, serta memikul tanggung jawab besar demi keberlangsungan program negara. Namun pada kenyataannya, banyak relawan justru bekerja tanpa perlindungan […]

  • Ketimpangan Hukum di Bangkep: Muhammad Saleh Gasin Desak Polres Usut Dalang di Balik Dokumen Palsu PPPK

    Ketimpangan Hukum di Bangkep: Muhammad Saleh Gasin Desak Polres Usut Dalang di Balik Dokumen Palsu PPPK

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • visibility 790
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Dosen sekaligus praktisi hukum Advokat, Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., menyoroti tajam ketimpangan penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Banggai Kepulauan dalam menangani kasus dugaan pemalsuan dokumen seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkep. Ia menilai aparat kepolisian telah menjalankan penyidikan secara setengah hati […]

  • Bom Ikan Merajalela di Banggai Kepulauan, Muhammad Saleh Gasin: Ini Kejahatan yang Dipelihara

    Bom Ikan Merajalela di Banggai Kepulauan, Muhammad Saleh Gasin: Ini Kejahatan yang Dipelihara

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 509
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) di wilayah perairan Banggai Kepulauan (Bangkep) kian tak terkendali dan telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Maraknya ledakan di kawasan konservasi laut menunjukkan bahwa kejahatan lingkungan ini bukan sekadar terjadi karena lemahnya pengawasan, melainkan akibat pembiaran yang sistematis. Hal tersebut ditegaskan oleh Muhammad Saleh […]

  • HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TUNGGALING, tatandak.id – Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, secara resmi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Kamis (18/12/2025). Peringatan yang digelar di Kantor Desa Tunggaling tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri warga, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan. Momentum HUT ke-18 ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang Desa Tunggaling sekaligus […]

  • Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BUKO, tatandak.id – SPBU Buko di Desa Labasiano kembali jadi sorotan publik. Warga menuding penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Keluhan masyarakat menyebut distribusi BBM kerap langka, solar dibatasi hanya 20 liter per kendaraan, bahkan diduga tidak menggunakan nozzle, melainkan ditumpahkan ke drum. Sorotan semakin tajam karena dalam rapat Pemerintah […]

error: Content is protected !!
expand_less