Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Muhammad Nazaruddin, Pecatur Asal Banggai Kepulauan Raih Juara 3 di Open Turnamen Catur Kapolres Cup III Morowali

Muhammad Nazaruddin, Pecatur Asal Banggai Kepulauan Raih Juara 3 di Open Turnamen Catur Kapolres Cup III Morowali

  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 728
  • comment 0 komentar

MOROWALI, tatandak.id – Muhammad Nazaruddin, seorang pecatur asal Desa Sakay, Kecamatan Totikum, Banggai Kepulauan, berhasil meraih juara 3 dalam Open Turnamen Catur Kapolres Cup III yang digelar pada 28 hingga 29 Juni 2025 di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Morowali. Prestasi ini semakin membanggakan karena Nazaruddin berhasil bersaing dengan para pecatur berpengalaman, termasuk beberapa master nasional yang memiliki jam terbang tinggi di dunia catur.

Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, mulai dari Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kendari, Poso, Toli-Toli, hingga Jawa Barat. Bahkan, sejumlah peserta adalah atlit-atlit catur dengan gelar bergengsi, seperti Master Nasional dan Master Percasi. Juara 1 turnamen ini diraih oleh Master Nasional Jusri Setiawan dari Kendari, sementara juara 2 oleh Master Percasi Bambang Katili dari Gorontalo.

Meskipun tanpa gelar master, Muhammad Nazaruddin mampu tampil menonjol dan bersaing ketat dengan mereka. Ia bahkan berhasil mengalahkan beberapa master di sepanjang pertandingan. “Alhamdulillah, saya bisa meraih juara 3 meskipun harus bersaing dengan banyak atlit berpengalaman yang memiliki gelar master. Ini merupakan pencapaian besar bagi saya, terutama karena saya masih terus belajar dan berlatih,” ungkap Nazaruddin dengan penuh rasa syukur.

Nazaruddin mengungkapkan, dirinya memang sudah menekuni dunia catur sejak kecil di Desa Sakay. Meski kini telah merantau, semangatnya untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan catur tidak pernah padam. “Catur sudah menjadi bagian dari hidup saya. Saya ingin terus mengembangkan kemampuan ini dan memperkenalkan catur kepada lebih banyak orang di Banggai Kepulauan,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh atlit lokal, tetapi juga oleh atlit dari luar daerah yang memiliki kemampuan luar biasa dalam dunia catur. Di antara mereka, ada yang berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi, beberapa master nasional, dan master Percasi. Selain Muhammad Nazaruddin yang berhasil menyabet juara 3, juara 4 ditempati oleh seorang atlit peraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi, juara 5 oleh seorang Master Nasional, dan juara 6 oleh seorang Master Percasi.

Kapolres Morowali AKBP Suprianto SIK mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi yang sangat tinggi dari para pecatur, baik yang berasal dari Morowali maupun luar daerah. “Kami senang melihat semangat para peserta dan harapan kami, turnamen ini dapat terus mendorong minat masyarakat untuk lebih mengembangkan olahraga catur,” ujar Kapolres.

Dengan keberhasilan ini, Nazaruddin berharap dapat terus mengasah kemampuannya dalam catur dan semakin memperkenalkan olahraga ini di daerah asalnya. “Saya ingin terus berkompetisi di turnamen yang lebih besar dan membawa nama Banggai Kepulauan ke level yang lebih tinggi,” tutup Nazaruddin.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin Ungkap Mengapa Daerah Bisa Berbeda Meski Sistem dan Anggarannya Sama

    Muhammad Saleh Gasin Ungkap Mengapa Daerah Bisa Berbeda Meski Sistem dan Anggarannya Sama

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • visibility 994
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Perbedaan kemajuan antar daerah sering kali menimbulkan pertanyaan publik. Mengapa dengan sistem pemerintahan yang hampir serupa dan alokasi anggaran yang relatif sebanding, hasil pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa sangat berbeda? Menjawab fenomena tersebut, praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik, Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa akar persoalannya bukan semata pada sistem atau […]

  • Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 521
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Pernyataan Polres Banggai Kepulauan yang memastikan stok BBM aman dan distribusi di SPBU sesuai aturan justru memantik kemarahan publik. Warga menilai klaim tersebut bertolak belakang dengan kenyataan pahit yang mereka alami setiap hari di Banggai Kepulauan. Di tengah pernyataan resmi yang terkesan menenangkan, masyarakat justru menghadapi realitas sebaliknya: BBM cepat habis, sulit […]

  • Tak Banyak yang Tahu, Rizkawati Gasin Jelaskan Perjanjian Perkawinan Bisa Dibuat Setelah Menikah

    Tak Banyak yang Tahu, Rizkawati Gasin Jelaskan Perjanjian Perkawinan Bisa Dibuat Setelah Menikah

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • visibility 805
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Masih banyak pasangan suami istri yang beranggapan bahwa perjanjian perkawinan hanya bisa dibuat sebelum menikah. Padahal, pemahaman tersebut sudah tidak sepenuhnya benar secara hukum. Hal itu dijelaskan oleh Rizkawati Gasin, S.H., Advokat Magang sekaligus Mahasiswa Magister Hukum di Universitas Negeri Gorontalo, saat memberikan edukasi hukum kepada masyarakat terkait perkembangan aturan perjanjian perkawinan di […]

  • Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi Forensik Usai Ekshumasi

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    BANGGAI LAUT, tatandai.id — Upaya pengungkapan kasus kematian Hijrah Adriani alias Naya (5), anak perempuan asal Banggai Kepulauan yang ditemukan meninggal secara misterius pada awal Februari 2025, kembali dilanjutkan oleh pihak kepolisian. Jumat (13/6/2025), Polres Banggai Kepulauan melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam untuk melaksanakan autopsi forensik pertama terhadap jenazah Naya, guna mengungkap penyebab pasti […]

  • Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Masyarakat: Jual Motor atau Mobil yang Masih Kredit Tanpa Izin Leasing Bisa Dipenjara

    Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Masyarakat: Jual Motor atau Mobil yang Masih Kredit Tanpa Izin Leasing Bisa Dipenjara

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Praktik penjualan dan pembelian sepeda motor atau mobil yang masih dalam status kredit tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Hal ini diingatkan oleh praktisi hukum Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., yang menekankan bahwa kendaraan yang cicilannya belum dilunasi secara hukum masih merupakan objek jaminan fidusia dan merupakan milik perusahaan pembiayaan atau leasing. “Selama cicilan […]

  • Skandal Rekomendasi BBM Nelayan Bangkep, 2 Orang Bisa Kuasai 11 Ribu Liter Solar per Minggu

    Skandal Rekomendasi BBM Nelayan Bangkep, 2 Orang Bisa Kuasai 11 Ribu Liter Solar per Minggu

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 653
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dugaan penyalahgunaan rekomendasi BBM bersubsidi di Banggai Kepulauan kian terang-benderang. Fakta mengejutkan terungkap dalam rapat resmi Pemda Bangkep bahwa dua nelayan asal Kombutokan (Totikum) bisa menguasai 11.000 liter solar hanya dalam sepekan. (17/09/2025) Data yang dipaparkan perwakilan Dinas Perikanan menyebut, masing-masing nelayan mendapat jatah 2 kiloliter solar per minggu, dengan pola penyaluran […]

error: Content is protected !!
expand_less