Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Refleksi Hari Buruh 2026, Hermanius Burunaung: Investasi di Banggai Jangan Mengorbankan Upah dan Tenaga Kerja Lokal

Refleksi Hari Buruh 2026, Hermanius Burunaung: Investasi di Banggai Jangan Mengorbankan Upah dan Tenaga Kerja Lokal

  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

BANGGAI, tatandak.idMomentum Hari Buruh Nasional yang diperingati setiap 1 Mei menjadi ruang penting bagi pekerja untuk menyuarakan keadilan. Di Kabupaten Banggai, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia atau KSBSI Perwakilan Banggai melalui pemegang mandat, Hermanius Burunaung, mendesak pemerintah daerah dan perusahaan agar lebih serius memperhatikan kesejahteraan buruh, keadilan upah, serta prioritas bagi tenaga kerja lokal.

Dalam refleksi Hari Buruh 2026, Hermanius Burunaung menegaskan bahwa geliat investasi di Tanah Banggai tidak boleh hanya dibanggakan dari sisi angka dan pembangunan fisik semata. Menurutnya, kemajuan daerah harus diukur dari sejauh mana masyarakat lokal ikut terlibat, bekerja, dan merasakan manfaat langsung dari aktivitas ekonomi yang berlangsung di tanah mereka sendiri.

“Banggai bukan wilayah tanpa sejarah. Daerah ini memiliki akar peradaban panjang sebagai eks-Kerajaan Banggai yang luhur. Karena itu, masyarakat lokal tidak boleh diposisikan hanya sebagai penonton di atas tanahnya sendiri,” ujar Hermanius.

Ia menilai, masuknya investasi ke Banggai memang membawa peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, peluang tersebut harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak pekerja dan martabat masyarakat lokal.

Menurut Hermanius, investasi yang sehat bukan hanya investasi yang memberi kenyamanan bagi pemodal, tetapi juga menghadirkan rasa adil bagi rakyat kecil, terutama para pekerja yang berada di sekitar kawasan industri.

“Investor harus merasa nyaman, tetapi kenyamanan itu tidak boleh dibangun di atas penderitaan buruh. Kemajuan tidak boleh dibayar murah dengan mengabaikan hak pekerja lokal,” tegasnya.

Salah satu persoalan utama yang disoroti KSBSI adalah masih adanya laporan terkait perusahaan swasta yang diduga memberikan upah di bawah standar Upah Minimum Regional atau UMR yang telah ditetapkan pemerintah.

Hermanius menyebut praktik tersebut sebagai persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan. Sebab, upah merupakan hak dasar pekerja yang dijamin oleh aturan ketenagakerjaan.

“Bagaimana kita bisa bicara tentang kemajuan daerah jika keringat para pekerja lokal tidak dihargai sesuai aturan yang berlaku?” katanya.

Atas kondisi tersebut, KSBSI mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai untuk meningkatkan fungsi pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

Hermanius meminta Disnakertrans tidak menutup mata terhadap dugaan pelanggaran administratif maupun pelanggaran normatif ketenagakerjaan. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara tegas, konsisten, dan tanpa pandang bulu.

“Regulasi perlindungan buruh tidak boleh hanya menjadi tumpukan kertas. Harus ada pengawasan nyata dan sanksi yang memberikan efek jera kepada perusahaan yang melanggar,” ujarnya.

Selain persoalan upah, KSBSI juga mendorong adanya penguatan regulasi daerah yang memberi perlindungan lebih konkret bagi tenaga kerja lokal. Setiap perusahaan yang menanamkan modal di Banggai, kata Hermanius, harus memiliki tanggung jawab moral dan legal untuk memprioritaskan putra-putri daerah dalam perekrutan tenaga kerja.

Menurutnya, keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal bukan bentuk penolakan terhadap investasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan hubungan industrial yang adil dan berkelanjutan.

“Jika masyarakat lokal dilibatkan dan disejahterakan, maka stabilitas sosial dan keamanan investasi akan terjaga dengan sendirinya. Konflik bisa dicegah ketika rakyat merasa dihargai,” jelasnya.

Di bawah koordinasi Korwil KSBSI, Hendrik Hutabarat, Hermanius Burunaung menyatakan bahwa KSBSI Perwakilan Banggai akan terus mengawal kebijakan ketenagakerjaan di daerah tersebut. Pihaknya berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak buruh, terutama mereka yang selama ini sulit bersuara.

Hermanius juga mengajak pemerintah daerah, pengusaha, serikat pekerja, dan seluruh elemen masyarakat untuk duduk bersama merumuskan format pembangunan daerah yang lebih inklusif.

Menurutnya, membangun Banggai tidak cukup hanya dengan menghadirkan investasi besar. Pembangunan harus dilandasi semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghargaan terhadap hak asasi manusia.

“Banggai harus maju, tetapi kemajuan itu harus dirasakan oleh masyarakatnya sendiri, dari pusat kota hingga pelosok desa,” pungkasnya.

Melalui momentum Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026, KSBSI Perwakilan Banggai menyampaikan penghormatan kepada seluruh pekerja dan pejuang nafkah di Tanah Banggai. Hermanius berharap peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi titik balik bagi tegaknya keadilan upah, perlindungan tenaga kerja lokal, dan lahirnya iklim investasi yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IRSANTO S. LIPUADINO Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Bangkep: “Save Bangkep untuk Generasi Penerus”

    IRSANTO S. LIPUADINO Tegas Tolak Tambang Batu Gamping di Bangkep: “Save Bangkep untuk Generasi Penerus”

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Penolakan terhadap rencana aktivitas eksplorasi dan eksploitasi pertambangan batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali disuarakan oleh masyarakat. Salah satu suara yang lantang datang dari Irsanto S. Lipuadino, yang menegaskan bahwa kawasan karst dan lingkungan Bangkep merupakan warisan leluhur yang harus dijaga demi keberlangsungan hidup generasi sekarang dan masa depan. Menurut […]

  • HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • visibility 370
    • 0Komentar

    TUNGGALING, tatandak.id – Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, secara resmi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Kamis (18/12/2025). Peringatan yang digelar di Kantor Desa Tunggaling tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri warga, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan. Momentum HUT ke-18 ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang Desa Tunggaling sekaligus […]

  • SEKDA Banggai Kepulauan Tekankan Kepemimpinan dan Perubahan Sosial di PKM/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII

    SEKDA Banggai Kepulauan Tekankan Kepemimpinan dan Perubahan Sosial di PKM/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 202
    • 0Komentar

    BANGGAI, tatandak.id – Kegiatan Prospek Kepemimpinan Montolutusan (PKM)/PT-II KaMIMo Banggai Angkatan VII berlangsung penuh semangat intelektual dan nuansa kepemimpinan melalui penyampaian materi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto. Dalam kesempatan tersebut, beliau membawakan dua materi strategis yang menitikberatkan pada pentingnya kepemimpinan organisasi dan pembangunan sosial di tengah dinamika perubahan masyarakat. Materi pertama […]

  • Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Oleh: HENDRO ARIBOWO Di tengah limpahan kekayaan alam dan budaya Banggai Kepulauan, kita dihadapkan pada ironi yang menyesakkan. Potensi melimpah, tapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jalan di tempat. Kita memiliki laut yang luas, tanah yang subur, dan daya tarik wisata yang memukau, tapi tetap saja kita bergantung pada sumber pemasukan yang itu-itu saja. Di tengah […]

  • H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan antara perlindungan dan ekploitasi

    H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan antara perlindungan dan ekploitasi

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Ditulis Oleh: H. SULAEMAN HUSEN Di bulan April 2026 salah issu yang sangat masif beredar di masyarakat Banggai Kepulauan adalah issu PENOLAKAN masuk nya Tambang Batu Gamping. Bahkan Mahasiswa Banggai Kepulauan yang tergabung dalam Organisasi IPBK Palu mengajak seluruh Pemuda Banggai Kepulauan yang berada di Kota Palu untuk melakukan Aksi demo dengan tema TOLAK TAMBANG […]

  • Sambut Sumpah Pemuda ke-97, Pemuda Muhammadiyah Bangkep Dorong Ruang Aman dan Sehat bagi Remaja photo_camera 3

    Sambut Sumpah Pemuda ke-97, Pemuda Muhammadiyah Bangkep Dorong Ruang Aman dan Sehat bagi Remaja

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • visibility 480
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banggai Kepulauan menggelar dialog kepemudaan bertajuk “Pemuda Pelopor Perubahan: Peran Pemuda dalam Membangun Ruang Aman dan Sehat bagi Remaja” di Kedai Barakah, Kota Salakan, Senin malam (27/10/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 hingga 22.00 WITA ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu […]

error: Content is protected !!
expand_less