Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » UMUM » Muhammad Saleh Gasin: Putuskan Rantai Kepentingan yang Merusak Tatanan BBM di Bangkep

Muhammad Saleh Gasin: Putuskan Rantai Kepentingan yang Merusak Tatanan BBM di Bangkep

  • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
  • visibility 620
  • comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.id – Advokat dan Pemerhati Daerah serta Kepentingan Publik, Muhammad Saleh Gasin menegaskan bahwa persoalan BBM subsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan tidak akan pernah benar-benar tertib selama rantai kepentingan dan simpul kepentingan yang selama ini saling menjaga masih dibiarkan hidup. Menurutnya, di situlah letak akar kerusakan yang paling menentukan. Selama simpul-simpul itu tetap dipelihara, penanganan persoalan BBM hanya akan tampak ramai di permukaan, tetapi tidak pernah tuntas karena tidak menyentuh titik yang paling menentukan.

“Kalau benar-benar mau tertib, putuskan dulu rantai kepentingan dan simpul kepentingan yang selama ini saling menjaga. Di situlah akar kerusakannya. Selama simpul itu tetap dipelihara, penanganan hanya akan terlihat ramai di permukaan, tetapi tidak pernah tuntas karena tidak menyentuh titik yang paling menentukan,” kata Muhammad Saleh Gasin.

Ia menilai publik tidak boleh terus-menerus dibuat berada dalam ruang gelap dan dibiarkan menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi di balik kusutnya distribusi BBM subsidi di daerah itu. Menurut Muhammad Saleh Gasin, jangan sampai masyarakat justru dipaksa membongkar sendiri rantai kepentingan yang selama ini diduga merusak tatanan distribusi dan pengawasan.

“Jangan biarkan publik terus dibuat penasaran, dan jangan paksa publik membongkar sendiri rantai kepentingan yang selama ini merusak tatanan,” tegasnya.

Lebih jauh, Muhammad Saleh Gasin menyebut bahwa rantai dan simpul kepentingan seperti itulah yang pada akhirnya menutup mata dan menyumbat telinga banyak pihak, sehingga persoalan yang seharusnya bisa ditertibkan justru terus berulang tanpa penyelesaian yang benar-benar menyentuh akar.

“Sebab justru rantai dan simpul kepentingan itulah yang menutup mata, menyumbat telinga, dan membuat semuanya seolah tidak melihat, tidak mendengar, dan tidak mau bertindak. Kalau itu terus dibiarkan, maka yang rusak bukan cuma distribusi BBM, tetapi juga martabat daerah, keadilan bagi rakyat kecil, dan kepercayaan publik kepada semua yang punya kewenangan,” ujar Muhammad Saleh Gasin.

Ia juga menyampaikan seruan moral kepada semua pihak yang merasa bagian dari Banggai Kepulauan agar benar-benar menempatkan kepentingan daerah dan rakyat di atas kepentingan lain yang merusak tata kelola.

“Kalau kalian benar-benar Pau Lipu, sayangi daerah ini dan hentikan simpul itu. Kalau kalian orang luar yang datang ke Bangkep, jangan bawa tabiat nakal ke sini. Jangan jadikan daerah ini ladang permainan,” lanjut Muhammad Saleh Gasin.

Bagi Muhammad Saleh Gasin, persoalan BBM subsidi tidak boleh lagi diperlakukan sebagai masalah kecil yang cukup dijawab dengan rapat, alasan teknis, atau janji penertiban sesaat. Sebab selama simpul kepentingan tidak diputus, yang lahir hanyalah pengulangan masalah, pembiaran, dan kerusakan tatanan yang makin dalam dari waktu ke waktu.

Karena itu, ia menegaskan bahwa keberanian untuk memutus rantai kepentingan adalah syarat paling awal bila semua pihak benar-benar ingin membenahi persoalan BBM di Banggai Kepulauan secara nyata dan bermartabat.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin Kecam Polres Bangkep: Hanya Jerat Pengguna, Pembuat Dokumen Palsu Dibiarkan Aman

    Muhammad Saleh Gasin Kecam Polres Bangkep: Hanya Jerat Pengguna, Pembuat Dokumen Palsu Dibiarkan Aman

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • visibility 1.294
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dosen dan praktisi hukum, Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., mengecam keras langkah Polres Banggai Kepulauan yang dinilai tidak profesional dan tidak komprehensif dalam menangani kasus dugaan pemalsuan dokumen seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkep. Ia menilai tindakan kepolisian yang hanya menjerat pengguna […]

  • Refleksi Hari Buruh 2026, Hermanius Burunaung: Investasi di Banggai Jangan Mengorbankan Upah dan Tenaga Kerja Lokal

    Refleksi Hari Buruh 2026, Hermanius Burunaung: Investasi di Banggai Jangan Mengorbankan Upah dan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANGGAI, tatandak.id – Momentum Hari Buruh Nasional yang diperingati setiap 1 Mei menjadi ruang penting bagi pekerja untuk menyuarakan keadilan. Di Kabupaten Banggai, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia atau KSBSI Perwakilan Banggai melalui pemegang mandat, Hermanius Burunaung, mendesak pemerintah daerah dan perusahaan agar lebih serius memperhatikan kesejahteraan buruh, keadilan upah, serta prioritas bagi tenaga kerja […]

  • Guru Banggai Menunggu Kepastian: TPG 100% dan Gaji ASN Januari Masih Tertahan

    Guru Banggai Menunggu Kepastian: TPG 100% dan Gaji ASN Januari Masih Tertahan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Luwuk, tatandak.id – Simpang siur informasi pembayaran TPG 100%, TPG gaji 13 dan 14   di kalangan guru-guru Banggai cukup merisaukan. Karena ada banyak guru yang berharap tunjangan tersebut dibayarkan oleh pemerintah daerah (pemda). Menurut salah satu kepala sekolah di kecamatan luwuk timur, mengatakan bahwa tunjangan tersebut tidak akan dibayarkan karena menurutnya dari data yang […]

  • PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banggai Kepulauan mengingatkan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dapat berdampak pada perekonomian daerah. Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan Meiyer Damima, SE., menyampaikan bahwa kondisi geografis daerah kepulauan membuat Banggai Kepulauan memiliki kerentanan […]

  • Irfan Kahar: Jangan Jadikan Banggai Kepulauan Korban Ekonomi Ekstraktif

    Irfan Kahar: Jangan Jadikan Banggai Kepulauan Korban Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Gelombang penolakan masyarakat terhadap rencana aktivitas pertambangan batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bukanlah bentuk sikap anti investasi. Penolakan ini lahir dari kesadaran kolektif masyarakat yang mulai memahami bahwa eksploitasi sumber daya alam tanpa arah pembangunan yang jelas hanya akan melahirkan ketimpangan, kerusakan ekologis, dan penderitaan sosial dalam jangka panjang. Menurut […]

  • Mengapa Gaji ASN Dikbud Banggai Terlambat Cair? Ini Penjelasan Pemkab!

    Mengapa Gaji ASN Dikbud Banggai Terlambat Cair? Ini Penjelasan Pemkab!

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • visibility 559
    • 0Komentar

    LUWUK, tatandak.id – Gaji merupakan hak yang harus diterima oleh seorang pekerja atau pegawai sebagai imbalan balas jasa atas kinerja yang telah dilakukan, umumnya dalam bentuk uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menjadi masalah ketika pembayaran hak tersebut tertunda sehingga berdampak pada pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari bagi para pekerja/pegawai, hal ini terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

error: Content is protected !!
expand_less