Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

Taufik Zumri Laumarang Soroti Sulitnya Akses Internet di Desa Palam: Potensi Besar, Tapi Masih Terkendala Jaringan

  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 504
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Persoalan akses internet di wilayah pedesaan Kabupaten Banggai Kepulauan kembali mendapat sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada Desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara, yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan pariwisata cukup besar, namun masih terkendala oleh sulitnya jaringan internet dan telepon seluler.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Taufik Zumri Laumarang seorang Jurnalis, yang mengaku prihatin dengan kondisi akses internet di Desa Palam. Menurutnya, keterbatasan jaringan di wilayah tersebut bukan sekadar persoalan teknis biasa, tetapi sudah menjadi hambatan serius bagi kemajuan masyarakat dan pengembangan potensi desa.

“Desa Palam ini punya potensi yang sangat besar. Hasil kelapanya melimpah, usaha kopra hidup, tempurung kelapa dan arang batok kelapa juga punya prospek yang bagus. Belum lagi ada Pantai Mandel yang sangat indah dan layak ditampilkan sebagai objek wisata pantai. Tapi di sisi lain, masyarakat masih kesulitan dengan akses internet,” ujar Taufik Zumri Laumarang.

Ia menjelaskan, saat berada di Desa Palam, masyarakat maupun tamu yang datang sering kali merasakan langsung sulitnya mengakses jaringan internet. Bahkan untuk komunikasi dasar melalui telepon seluler pun kerap menjadi kendala.

“Untuk bisa akses internet, warga biasanya harus beli voucher atau menggunakan jaringan wifi tertentu. Sementara jaringan umum internet, bahkan jaringan telepon seluler, sangat terbatas, bahkan tidak ada di beberapa titik. Ini tentu sangat menghambat,” lanjutnya.

Menurut Taufik, di era sekarang internet bukan lagi kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang komunikasi, usaha, pendidikan, promosi potensi desa, hingga pelayanan publik. Karena itu, ia berharap pemerintah tidak memandang persoalan ini sebagai hal kecil.

Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, bahkan jika memungkinkan Pemerintah Pusat, dapat memberikan perhatian serius dan mencari solusi konkret atas persoalan jaringan internet di Desa Palam.

“Tentunya masyarakat Desa Palam sangat berharap ini bisa diwujudkan. Karena kalau jaringan internet lancar, dampaknya akan sangat besar untuk komunikasi, usaha masyarakat, promosi wisata, dan tentu saja untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Taufik menilai, apabila persoalan jaringan internet ini bisa diatasi, maka Desa Palam tidak hanya akan lebih mudah terhubung dengan dunia luar, tetapi juga akan lebih siap mengembangkan berbagai potensi yang selama ini dimiliki. Mulai dari sektor perkebunan kelapa, usaha turunannya, hingga promosi wisata Pantai Mandel yang memiliki daya tarik tersendiri.

Di tengah dorongan pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, harapan masyarakat Desa Palam kini sederhana namun sangat penting: hadirnya akses internet yang layak dan stabil. Sebab tanpa itu, potensi besar yang dimiliki desa akan terus berjalan dengan keterbatasan.

“Semoga ini bisa diperhatikan dan diwujudkan. Karena internet hari ini bukan lagi sekadar soal sinyal, tapi sudah menyangkut masa depan masyarakat dan kemajuan desa,” tutup Taufik Zumri Laumarang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Saleh Gasin: Maksimalkan Media Sosial Guna Memperkuat Suara-Suara yang Biasanya Jarang Terdengar

    Muhammad Saleh Gasin: Maksimalkan Media Sosial Guna Memperkuat Suara-Suara yang Biasanya Jarang Terdengar

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Tatandak.id – Pemerhati hukum, tata kelola, dan kepentingan publik, Muhammad Saleh Gasin, menilai bahwa media sosial harus dimaksimalkan sebagai ruang untuk memperkuat suara-suara masyarakat yang selama ini sering terdengar pelan, terpinggirkan, atau bahkan sama sekali tidak mendapat tempat dalam ruang-ruang resmi. Menurutnya, di daerah seperti Kabupaten Banggai Kepulauan, media sosial bukan lagi sekadar sarana komunikasi […]

  • Solar Menghilang, Masyarakat Dipermainkan: SPBU Totikum Disorot, BBM Subsidi Dinilai Tak Berpihak

    Solar Menghilang, Masyarakat Dipermainkan: SPBU Totikum Disorot, BBM Subsidi Dinilai Tak Berpihak

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • visibility 352
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak – Keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa 10/02/2026 kian memuncak . Solar bersubsidi yang seharusnya menjadi penopang aktivitas pelayanan publik justru sulit diakses, tidak jelas jadwal distribusinya, dan memunculkan kecurigaan adanya persoalan serius dalam tata kelola penyaluran BBM. Beragam pertanyaan dan keluhan terus bermunculan dari warga. Solar disebut sering […]

  • Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    Jangka Waktu Penahanan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • visibility 4.601
    • 2Komentar

    Ditulis Oleh: RIZKAWATI GASIN, S.H. Dalam sistem hukum di Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) mengatur prosedur penahanan seseorang yang berstatus sebagai tersangka atau terdakwa. Berdasarkan KUHAP, jangka waktu penahanan dapat berlangsung mulai dari tahap penyidikan hingga upaya hukum kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan durasi maksimal 400 hari. Namun, dalam keadaan tertentu, […]

  • PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    PDIP Bangkep Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan dan Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banggai Kepulauan mengingatkan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dapat berdampak pada perekonomian daerah. Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan Meiyer Damima, SE., menyampaikan bahwa kondisi geografis daerah kepulauan membuat Banggai Kepulauan memiliki kerentanan […]

  • H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Tambang Batu Gamping

    H. Sulaeman Husen: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Tambang Batu Gamping

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Isu penolakan terhadap rencana masuknya tambang batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan semakin masif bergulir di tengah masyarakat pada April 2026. Gelombang penolakan itu juga disuarakan mahasiswa Banggai Kepulauan yang tergabung dalam organisasi IPBK Palu. Mahasiswa IPBK Palu bahkan mengajak seluruh pemuda Banggai Kepulauan yang berada di Kota Palu untuk mengikuti aksi […]

  • Polda Sulteng Ambil Alih Kasus Kematian Riyan Nugraha, Kuasa Hukum Tegaskan Akan Perjuangkan Keadilan Tanpa Kompromi

    Polda Sulteng Ambil Alih Kasus Kematian Riyan Nugraha, Kuasa Hukum Tegaskan Akan Perjuangkan Keadilan Tanpa Kompromi

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • visibility 1.825
    • 0Komentar

    PALU, tatandak.id – Kasus kematian Riyan Nugraha alias Bekam yang meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan semakin mendapat perhatian serius. Polda Sulteng akhirnya mengambil alih penanganan kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan dengan transparansi dan profesionalitas. Langkah ini diambil setelah adanya desakan kuat dari keluarga korban dan kuasa hukumnya, yang merasa khawatir adanya potensi konflik […]

error: Content is protected !!
expand_less