Rakyat Tidak Boleh Takut, Muhammad Saleh Gasin Dorong Warga Banggai Kepulauan Berani Bersuara
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 79
- comment 0 komentar

BANGKEP, tatandak.id – Masalah di daerah bukan karena tidak ada yang tahu, tapi karena terlalu banyak yang memilih diam.
Muhammad Saleh Gasin menilai, sikap takut dan masa bodoh justru menjadi pintu utama suburnya berbagai penyimpangan dan pelanggaran di Banggai Kepulauan.
“Masalah terbesar kita bukan pelanggarannya, tapi diamnya masyarakat. Semua tahu, tapi tidak ada yang mau bicara,” tegasnya.
Ia menyoroti bahwa banyak praktik yang merugikan masyarakat sebenarnya terjadi di depan mata, namun dibiarkan karena dianggap “biasa” atau bukan urusan pribadi.
Padahal, menurutnya, pembiaran seperti itu justru memperparah keadaan.
“Kalau kita terus anggap ini hal biasa, maka yang tidak benar akan dianggap benar. Itu yang berbahaya,” ujarnya.
Muhammad Saleh Gasin menegaskan bahwa keberanian masyarakat untuk bersuara bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan.
“Kalau rakyat terus takut, maka pelanggaran akan terus jalan. Tidak akan ada perubahan tanpa keberanian,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepekaan sosial harus mulai dibangun dari hal kecil, tidak menunggu kasus besar.
“Jangan tunggu viral baru peduli. Justru yang kecil-kecil itu yang harus kita jaga, karena di situlah awal masalah muncul,” jelasnya.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu menjadi ahli hukum untuk peduli. Cukup berani melihat, berani mempertanyakan, dan berani tidak ikut membenarkan yang salah.
“Tidak perlu jadi hebat dulu untuk peduli. Yang penting jangan ikut diam saat tahu ada yang tidak benar,” tegasnya lagi.
Ia juga menyinggung bahwa ketakutan seringkali muncul karena masyarakat merasa sendirian. Padahal jika kepedulian itu dilakukan bersama, kekuatan akan terbentuk dengan sendirinya.
“Kalau satu orang bersuara mungkin lemah. Tapi kalau banyak yang mulai peduli, itu akan jadi kekuatan besar,” ujarnya.
Di akhir, Muhammad Saleh Gasin menyampaikan pesan sederhana namun keras:
“Kalau kita terus diam, jangan salahkan keadaan. Karena kita sendiri yang membiarkannya.”
- Penulis: Tatandak.id
- Editor: Tatandak.id
- Sumber: Muhammad Saleh Gasin

Saat ini belum ada komentar