Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL BUDAYA » Di Balik Tanjakan Batu Togong Patukuki yang Berbahaya, Ada Raslan yang Diam-Diam Menyelamatkan Pengendara

Di Balik Tanjakan Batu Togong Patukuki yang Berbahaya, Ada Raslan yang Diam-Diam Menyelamatkan Pengendara

  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 354
  • comment 0 komentar

BANGKEP (Patukuki), tatandak.id – Tidak semua pahlawan mengenakan seragam atau memiliki jabatan penting. Sebagian hadir dalam kesederhanaan, bekerja dalam diam, dan mengabdikan dirinya demi keselamatan orang lain. Sosok itu adalah Raslan, warga Desa Patukuki yang dengan tulus menjaga keselamatan para pengguna jalan di kawasan Tanjakan Batu Togong Patukuki.

Tanjakan Batu Togong dikenal sebagai salah satu ruas jalan yang cukup berisiko bagi pengendara. Kondisi jalan yang menanjak dan berkelok sering kali diperparah oleh kerikil yang berserakan di badan jalan, terutama setelah hujan atau akibat material yang terbawa kendaraan. Bagi pengendara sepeda motor, kondisi tersebut dapat menjadi ancaman serius yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan sesama, Raslan memilih untuk tidak tinggal diam. Hampir setiap hari, ia terlihat membersihkan kerikil yang berserakan di sepanjang tanjakan tersebut. Dengan peralatan sederhana dan tenaga sendiri, ia menyapu serta memindahkan material yang berpotensi membahayakan pengendara ke pinggir jalan.

Apa yang dilakukan Raslan mungkin terlihat sederhana. Namun di balik kesederhanaan itu tersimpan nilai kemanusiaan yang luar biasa. Setiap kerikil yang disingkirkannya bukan hanya membersihkan jalan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan yang dapat merenggut nyawa pengguna jalan.

“Beliau tidak pernah meminta imbalan atau penghargaan. Yang ada di pikirannya hanya bagaimana pengendara bisa melintas dengan aman,” ungkap salah seorang warga yang sering menyaksikan aktivitas tersebut.

Bagi masyarakat setempat, aksi Raslan menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama tidak harus menunggu instruksi atau bantuan dari pihak lain. Ketika banyak orang melewati jalan itu tanpa memperhatikan ancaman yang ada, Raslan justru hadir sebagai solusi melalui tindakan nyata.

Dedikasi yang ditunjukkan pria sederhana ini perlahan mengundang rasa hormat dan simpati masyarakat. Banyak warga menilai apa yang dilakukannya merupakan bentuk pengabdian yang tulus kepada sesama. Bahkan tidak sedikit yang menyebutnya sebagai “pahlawan keselamatan” bagi para pengguna jalan yang melintasi Tanjakan Batu Togong.

Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, aksi Raslan menjadi pengingat bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat. Ia tidak mencari popularitas, tidak pula mengharapkan pujian. Namun melalui kerja sunyinya, ia telah memberikan kontribusi besar bagi keselamatan banyak orang.

Di balik Tanjakan Batu Togong Patukuki yang berbahaya, ada seorang warga yang setiap hari berjuang dalam diam. Namanya mungkin tidak banyak dikenal, tetapi ketulusannya telah menjadi pelindung bagi banyak pengendara yang melintas. Sebab terkadang, menyelamatkan nyawa tidak harus dilakukan dengan tindakan besar. Cukup dengan kepedulian, keberanian untuk bertindak, dan hati yang tulus seperti yang ditunjukkan oleh Raslan.

 

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Diminta Segera Serahkan SK 17 Orang P3K di Bangkep, Aktivis Sebut Sistem Pansel Rusak Parah

    Pemerintah Diminta Segera Serahkan SK 17 Orang P3K di Bangkep, Aktivis Sebut Sistem Pansel Rusak Parah

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id — Polemik terkait penundaan pemberian Surat Keputusan (SK) kepada 17 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang telah lolos seleksi kini semakin memanas. Aktivis dan penggiat media, Irwanto DJ, mengungkapkan kekecewaannya dan mendesak pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk segera menyerahkan SK kepada para P3K yang sudah memenuhi syarat. Menurut Irwanto, masalah ini […]

  • SELAMAT ULANG TAHUN, IRWANTO DIASA (SIMBIL)!

    SELAMAT ULANG TAHUN, IRWANTO DIASA (SIMBIL)!

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • visibility 107
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID (22/10/2026) – Merawat Gagasan, Menjaga Nurani, Menghidupkan Harapan. Ada orang yang hadir sekadar menjadi bagian dari perjalanan waktu. Ada pula yang memilih menjadikan perjalanan hidupnya sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan, merawat kepedulian, dan memperjuangkan hal-hal yang diyakininya penting bagi masyarakat. Irwanto Diasa, yang akrab disapa Simbil, adalah salah satu figur yang mewarnai ruang publik […]

  • HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

    HASBI LAUSING: “Tolak Tambang Batu Gamping, Selamatkan Lingkungan dan Sumber Air Rakyat”

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Kekhawatiran terhadap rencana penambangan batu gamping kembali mencuat di tengah masyarakat. Aktivitas eksploitasi kawasan karst dinilai membawa ancaman serius terhadap lingkungan hidup, sumber air bersih, kesehatan masyarakat, hingga keberlanjutan ekonomi warga di masa depan. Tokoh muda dan pemerhati lingkungan, Hasbi Lausing, secara tegas menyuarakan penolakannya terhadap aktivitas tambang batu gamping yang dinilai […]

  • Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 2.411
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Reklamasi pantai menjadi salah satu strategi pembangunan wilayah pesisir yang cukup populer di Indonesia, terutama untuk menambah lahan bagi kegiatan ekonomi dan pemukiman. Namun, pelaksanaan reklamasi tanpa izin resmi bukan hanya melanggar ketentuan administratif, melainkan juga bisa menimbulkan konsekuensi hukum serius, termasuk sanksi pidana. Muhammad Saleh Gasin, Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum dan […]

  • Perjuangan Kades Meselesek Berbuah Hasil, Asriel Meseang Kawal Hak Warga hingga Bantuan Sapi Dikembalikan kepada Penerima Sah

    Perjuangan Kades Meselesek Berbuah Hasil, Asriel Meseang Kawal Hak Warga hingga Bantuan Sapi Dikembalikan kepada Penerima Sah

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2026
    • visibility 286
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Perjuangan Kepala Desa Meselesek, Asriel Meseang, dalam memperjuangkan hak masyarakat terkait polemik penyaluran bantuan ternak sapi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya membuahkan hasil. Upaya memperjuangkan hak warga tersebut berujung pada kesepakatan pengembalian bantuan sapi kepada nama-nama penerima yang sah sesuai proposal Kelompok Sinar Kasih. Langkah Asriel menjadi perhatian karena ia […]

  • Masyarakat Keluhkan Tidak Ada Kapal Pengganti Saat Feri Saiyong-Luwuk Docking, Aktivitas Ekonomi Bangkep Terganggu

    Masyarakat Keluhkan Tidak Ada Kapal Pengganti Saat Feri Saiyong-Luwuk Docking, Aktivitas Ekonomi Bangkep Terganggu

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • visibility 250
    • 0Komentar

    BANGKEP (30/05/2026), tatandak.id – Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengeluhkan tidak adanya kapal pengganti selama kapal feri yang melayani lintasan Pelabuhan Saiyong-Luwuk menjalani docking. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung sekitar satu bulan dan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat. Sejumlah warga menilai ketiadaan kapal pengganti membuat distribusi hasil bumi keluar daerah mengalami hambatan. […]

error: Content is protected !!
expand_less