Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Masyarakat Keluhkan Tidak Ada Kapal Pengganti Saat Feri Saiyong-Luwuk Docking, Aktivitas Ekonomi Bangkep Terganggu

Masyarakat Keluhkan Tidak Ada Kapal Pengganti Saat Feri Saiyong-Luwuk Docking, Aktivitas Ekonomi Bangkep Terganggu

  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

BANGKEP (30/05/2026), tatandak.id – Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mengeluhkan tidak adanya kapal pengganti selama kapal feri yang melayani lintasan Pelabuhan Saiyong-Luwuk menjalani docking. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung sekitar satu bulan dan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Sejumlah warga menilai ketiadaan kapal pengganti membuat distribusi hasil bumi keluar daerah mengalami hambatan. Salah satu komoditas yang terdampak adalah kelapa biji, yang selama ini menjadi sumber pendapatan masyarakat. Akibat terbatasnya akses transportasi laut, sebagian pembeli dilaporkan memilih mencari pasokan dari daerah lain karena kesulitan melakukan pengiriman dari Bangkep.

Tidak hanya petani dan pelaku usaha, para sopir angkutan juga mengaku merasakan dampak langsung dari terhentinya layanan feri tersebut. Mereka mengaku kehilangan sumber pendapatan karena berkurangnya aktivitas pengangkutan barang dan penumpang selama kapal menjalani docking.

“Sudah hampir satu bulan tidak ada pemasukan. Aktivitas angkutan sepi karena distribusi barang terganggu,” ungkap salah seorang warga yang mewakili keluhan masyarakat.

Warga juga mengeluhkan kenaikan biaya pengiriman barang. Karena tidak tersedia kapal feri pengganti, sebagian barang terpaksa diangkut menggunakan kapal penumpang dengan biaya yang lebih tinggi. Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.

Menurut keterangan masyarakat, barang yang sebelumnya dapat diperoleh dengan harga sekitar Rp60 ribu kini dijual hingga Rp80 ribu akibat meningkatnya biaya transportasi dan distribusi.

Masyarakat menilai persoalan ini seharusnya dapat diantisipasi sejak jauh hari oleh pihak terkait. Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi yang berwenang dapat menyiapkan langkah mitigasi ketika kapal feri utama harus menjalani docking, termasuk menyediakan kapal pengganti agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu.

“Dampaknya sangat luas, mulai dari petani, pedagang, sopir angkutan hingga masyarakat umum. Karena itu pemerintah diharapkan lebih sigap mengantisipasi situasi seperti ini agar tidak kembali terulang,” ujar seorang warga.

Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menantikan solusi konkret terkait penyediaan transportasi penyeberangan yang memadai guna menjaga kelancaran distribusi barang, hasil bumi, serta kebutuhan masyarakat Banggai Kepulauan.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    HUT ke-18 Desa Tunggaling Jadi Momentum Konsolidasi, Varman Yanto Molunggui Tegaskan Komitmen Kemajuan Bersama

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • visibility 433
    • 0Komentar

    TUNGGALING, tatandak.id – Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, secara resmi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Kamis (18/12/2025). Peringatan yang digelar di Kantor Desa Tunggaling tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri warga, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan. Momentum HUT ke-18 ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang Desa Tunggaling sekaligus […]

  • Orang Tua Riyan Nugraha Bertemu Kapolda Sulteng: Harapan Keadilan Terus Digelorakan

    Orang Tua Riyan Nugraha Bertemu Kapolda Sulteng: Harapan Keadilan Terus Digelorakan

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • visibility 1.751
    • 0Komentar

    PALU, tatandak.id – Orang tua Riyan Nugraha, yaitu Harun Hasan dan Sunarti La Naa, bertemu dengan Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, dalam sebuah audiensi yang berlangsung di kantor Polda Sulteng. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh harapan, dengan keluarga korban mengungkapkan keinginan mereka untuk mendapatkan keadilan yang setimpal atas kematian anak mereka yang […]

  • Zahwa Qairrunissa: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Kepentingan Jangka Pendek

    Zahwa Qairrunissa: Karst Banggai Kepulauan Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan untuk Kepentingan Jangka Pendek

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PALU, tatandak.id – Pengurus Ikatan Pemuda Banggai Kepulauan (IPBK) Palu-Sulawesi Tengah, Zahwa Qairrunissa, menegaskan bahwa kawasan karst di Kabupaten Banggai Kepulauan merupakan bentang alam yang memiliki fungsi ekologis strategis dan berkaitan erat dengan keberlangsungan hidup masyarakat. Karena itu, menurut Zahwa, keberadaan kawasan karst harus dilindungi dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem secara permanen, termasuk […]

  • Dinas Perikanan Bangkep Luruskan Isu Kuota Solar 11 Ribu Liter dan Kapal Pajeko

    Dinas Perikanan Bangkep Luruskan Isu Kuota Solar 11 Ribu Liter dan Kapal Pajeko

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 774
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Menyikapi pemberitaan sebelumnya di tatandak.id berjudul “Skandal Rekomendasi BBM Nelayan Bangkep, 2 Orang Bisa Kuasai 11 Ribu Liter Solar per Minggu” dan “Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep” (24/09/2025), Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan klarifikasi resmi agar publik tidak salah memahami informasi yang beredar. Klarifikasi […]

  • Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

    Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • visibility 490
    • 0Komentar

    GORONTALO, tatandak.id – Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Banggai Kepulauan Provinsi Gorontalo (KPMI Bangkep Prov. Gorontalo) resmi memasuki babak baru dalam dinamika gerakan mahasiswa. Kepemimpinan organisasi kini diemban oleh Rusnia Rusnia Subanomo sebagai Ketua Umum Formatur dan Nurhayati J. Tokulo sebagai Sekretaris Formatur untuk Periode 2025-2026. Terpilihnya dua figur perempuan ini menandai hadirnya arah kepemimpinan baru yang […]

  • Meiyer Damima: Bangkep Tidak Kekurangan Pejabat, Bangkep Kekurangan Politisi yang Berani Ribut Demi Rakyat

    Meiyer Damima: Bangkep Tidak Kekurangan Pejabat, Bangkep Kekurangan Politisi yang Berani Ribut Demi Rakyat

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • visibility 421
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Di tengah banyaknya persoalan yang terus berulang di Banggai Kepulauan, mulai dari lemahnya pengawasan, pembiaran yang berkepanjangan, hingga lambannya respons terhadap berbagai keresahan publik, satu pernyataan tajam datang dari Ketua DPC PDI Perjuangan Banggai Kepulauan, Meiyer Damima. Menurutnya, persoalan daerah ini bukan semata karena kekurangan pejabat, melainkan karena terlalu sedikit politisi […]

error: Content is protected !!
expand_less