Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL BUDAYA » Gelombang Keprihatinan di Bangkep, Muhammad Saleh Gasin Ajak Semua Pihak Bersatu Lindungi Anak dari Predator Seksual

Gelombang Keprihatinan di Bangkep, Muhammad Saleh Gasin Ajak Semua Pihak Bersatu Lindungi Anak dari Predator Seksual

  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 1.143
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Salah satu yang turut menyuarakan keprihatinan tersebut adalah Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum di Kabupaten Banggai Kepulauan, yang menilai bahwa persoalan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga krisis moral dan kegagalan sosial yang harus segera diatasi bersama.

Menurut Saleh Gasin, kasus terbaru yang melibatkan korban anak di bawah umur di Kecamatan Bulagi Utara menjadi peringatan keras bagi semua pihak, bahwa perlindungan anak di Banggai Kepulauan masih sangat lemah. Ia menyebut, anak-anak seharusnya menjadi tanggung jawab moral dan sosial seluruh elemen bangsa, bukan hanya orang tua atau sekolah.

“Ini bukan hanya kejahatan hukum, tetapi tragedi kemanusiaan. Anak yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban dari lingkungan terdekatnya. Negara, aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat, semuanya harus bersatu melindungi mereka,” tegas Muhammad Saleh Gasin, Senin (13/10/2025).

Sebagai praktisi hukum, Saleh Gasin menilai bahwa aparat penegak hukum perlu bertindak cepat, tegas, dan konsisten dalam setiap kasus kekerasan seksual terhadap anak. Namun, ia juga menekankan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup tanpa diiringi dengan pendidikan moral, kesadaran sosial, dan tanggung jawab kolektif.

“Kita bisa menghukum pelaku seberat-beratnya, tapi kalau tidak ada perbaikan sistem dan pembinaan nilai-nilai di keluarga serta sekolah, maka kasus seperti ini akan terus terulang,” ujarnya.

Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum ini juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, anak-anak semakin rentan terhadap pengaruh negatif, baik dari media sosial maupun lingkungan sosial yang tidak sehat. Oleh karena itu, Saleh Gasin mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan,  untuk terlibat aktif dalam gerakan perlindungan anak.

“Kita tidak boleh menunggu kasus berikutnya. Harus ada gerakan nyata dan berkelanjutan, baik melalui sosialisasi hukum, pendidikan karakter di sekolah, maupun pengawasan sosial di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Melalui Yayasan Klinik Bantuan Hukum Muhammad Saleh Gasin, pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan hukum dan pendampingan gratis bagi korban kekerasan seksual dan keluarganya, terutama di wilayah Banggai Kepulauan dan sekitarnya. Ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan psikologis dan rehabilitasi sosial bagi korban.

“Pendampingan terhadap korban tidak cukup hanya di pengadilan. Korban butuh pemulihan psikologis, pendampingan pendidikan, dan rasa aman untuk bisa kembali menatap masa depan. Itu bagian dari keadilan yang harus diwujudkan,” ungkapnya.

Saleh Gasin juga menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak adalah kejahatan yang tak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Ia berharap aparat penegak hukum menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, dan masyarakat tidak menormalisasi tindakan yang melukai masa depan anak-anak.

“Anak-anak adalah investasi bangsa. Jika kita gagal melindungi mereka hari ini, kita sedang menciptakan masa depan yang rapuh. Karena itu, saya mengajak semua pihak, jangan diam. Mari bersatu menjaga anak-anak dari predator seksual,” tutupnya dengan tegas.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Keracunan MBG di Bangkep, Taufik Hidayat E. Lapasang Kritik Lemahnya Pengawasan

    Kasus Dugaan Keracunan MBG di Bangkep, Taufik Hidayat E. Lapasang Kritik Lemahnya Pengawasan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • visibility 528
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah untuk meningkatkan gizi pelajar justru menimbulkan masalah serius di Kabupaten Banggai Kepulauan. Sedikitnya 200 lebih siswa SMP, SMA, dan SMK di Kota Salakan dilaporkan mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program tersebut pada Rabu (17/09/2025). Para korban mengalami gejala muntah-muntah, diare, serta sakit […]

  • Perkara PPPK Bangkep Masih Banding dan Belum Inkracht, Sekda Minta Petikan Putusan untuk Dikaji dan Evaluasi ASN Diperketat

    Perkara PPPK Bangkep Masih Banding dan Belum Inkracht, Sekda Minta Petikan Putusan untuk Dikaji dan Evaluasi ASN Diperketat

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatanda.id – Polemik perkara pemalsuan surat dalam seleksi PPPK Banggai Kepulauan kembali berkembang setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Luwuk. Status banding tersebut membuat putusan belum berkekuatan hukum tetap (inkracht), namun Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan tidak tinggal diam. Sekretaris Daerah Bangkep, Muhamad Aris Susanto, S.E., M.E., menegaskan bahwa […]

  • Laut Banggai Kepulauan Dibom Setiap Hari, Irwanto Diasa: Hukum Sedang Dipermalukan

    Laut Banggai Kepulauan Dibom Setiap Hari, Irwanto Diasa: Hukum Sedang Dipermalukan

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 304
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Dentuman bom ikan kini bukan lagi peristiwa sesekali di perairan Banggai Kepulauan. Di kawasan konservasi laut yang seharusnya steril dari aktivitas destruktif, ledakan justru terjadi berulang dan nyaris setiap hari. Fenomena ini menandai kondisi darurat kejahatan lingkungan yang tidak lagi bisa disembunyikan di balik alasan keterbatasan pengawasan. Data rekaman teknologi pemantau bawah […]

  • Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    Hakim Agama Diduga Bertindak Layaknya Hakim TUN, Advokat M. Saleh Gasin Laporkan ke Pengadilan Tinggi Gorontalo

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • visibility 437
    • 0Komentar

    GORONRALO, tatandak – Dunia peradilan agama di Provinsi Gorontalo diguncang laporan serius. Muhammad Saleh Gasin, Advokat sekaligus pimpinan Kantor Hukum Muhammad Saleh Gasin di Provinsi Sulawesi Tengah, resmi melaporkan oknum Hakim Pengadilan Agama Tilamuta ke Pengadilan Tinggi Gorontalo atas dugaan pelanggaran etika dan penyalahgunaan kewenangan saat persidangan. Laporan tersebut dilayangkan menyusul perlakuan yang dinilai tidak […]

  • Marak Kasus Cabul Anak di Bangkep, PDI Perjuangan Minta Pengawasan Sekolah Diperketat

    Marak Kasus Cabul Anak di Bangkep, PDI Perjuangan Minta Pengawasan Sekolah Diperketat

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Terungkapnya kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, memicu keprihatinan mendalam dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banggai Kepulauan. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkep, Meiyer Damima, SE., mengecam keras tindakan bejat tersebut dan meminta seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, memperketat pengawasan di […]

  • Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep

    Kapal Pajeko Fiktif Diduga Jadi Modus Mainkan Kuota Solar di Bangkep

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 452
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Rapat resmi Pemda Banggai Kepulauan menguak dugaan praktik manipulasi dalam distribusi BBM bersubsidi sektor perikanan (17/09/2025). Fakta yang dipaparkan perwakilan Dinas Perikanan menunjukkan adanya klaim penggunaan kapal berkapasitas 30 gros ton atau sejenis kapal pajeko sebagai dasar pengajuan rekomendasi solar. Masalahnya, berdasarkan data resmi, tidak pernah tercatat keberadaan kapal pajeko di […]

error: Content is protected !!
expand_less