Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL BUDAYA » Gelombang Keprihatinan di Bangkep, Muhammad Saleh Gasin Ajak Semua Pihak Bersatu Lindungi Anak dari Predator Seksual

Gelombang Keprihatinan di Bangkep, Muhammad Saleh Gasin Ajak Semua Pihak Bersatu Lindungi Anak dari Predator Seksual

  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 1.178
  • comment 0 komentar

BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Salah satu yang turut menyuarakan keprihatinan tersebut adalah Muhammad Saleh Gasin, S.H., M.H., Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum di Kabupaten Banggai Kepulauan, yang menilai bahwa persoalan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga krisis moral dan kegagalan sosial yang harus segera diatasi bersama.

Menurut Saleh Gasin, kasus terbaru yang melibatkan korban anak di bawah umur di Kecamatan Bulagi Utara menjadi peringatan keras bagi semua pihak, bahwa perlindungan anak di Banggai Kepulauan masih sangat lemah. Ia menyebut, anak-anak seharusnya menjadi tanggung jawab moral dan sosial seluruh elemen bangsa, bukan hanya orang tua atau sekolah.

“Ini bukan hanya kejahatan hukum, tetapi tragedi kemanusiaan. Anak yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban dari lingkungan terdekatnya. Negara, aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat, semuanya harus bersatu melindungi mereka,” tegas Muhammad Saleh Gasin, Senin (13/10/2025).

Sebagai praktisi hukum, Saleh Gasin menilai bahwa aparat penegak hukum perlu bertindak cepat, tegas, dan konsisten dalam setiap kasus kekerasan seksual terhadap anak. Namun, ia juga menekankan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup tanpa diiringi dengan pendidikan moral, kesadaran sosial, dan tanggung jawab kolektif.

“Kita bisa menghukum pelaku seberat-beratnya, tapi kalau tidak ada perbaikan sistem dan pembinaan nilai-nilai di keluarga serta sekolah, maka kasus seperti ini akan terus terulang,” ujarnya.

Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum ini juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, anak-anak semakin rentan terhadap pengaruh negatif, baik dari media sosial maupun lingkungan sosial yang tidak sehat. Oleh karena itu, Saleh Gasin mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan,  untuk terlibat aktif dalam gerakan perlindungan anak.

“Kita tidak boleh menunggu kasus berikutnya. Harus ada gerakan nyata dan berkelanjutan, baik melalui sosialisasi hukum, pendidikan karakter di sekolah, maupun pengawasan sosial di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Melalui Yayasan Klinik Bantuan Hukum Muhammad Saleh Gasin, pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan hukum dan pendampingan gratis bagi korban kekerasan seksual dan keluarganya, terutama di wilayah Banggai Kepulauan dan sekitarnya. Ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan psikologis dan rehabilitasi sosial bagi korban.

“Pendampingan terhadap korban tidak cukup hanya di pengadilan. Korban butuh pemulihan psikologis, pendampingan pendidikan, dan rasa aman untuk bisa kembali menatap masa depan. Itu bagian dari keadilan yang harus diwujudkan,” ungkapnya.

Saleh Gasin juga menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak adalah kejahatan yang tak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Ia berharap aparat penegak hukum menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, dan masyarakat tidak menormalisasi tindakan yang melukai masa depan anak-anak.

“Anak-anak adalah investasi bangsa. Jika kita gagal melindungi mereka hari ini, kita sedang menciptakan masa depan yang rapuh. Karena itu, saya mengajak semua pihak, jangan diam. Mari bersatu menjaga anak-anak dari predator seksual,” tutupnya dengan tegas.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    Diduga Salurkan BBM Pakai Drum, SPBU Buko Tak Menjawab Saat Ditanya

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • visibility 362
    • 0Komentar

    BUKO, tatandak.id – SPBU Buko di Desa Labasiano kembali jadi sorotan publik. Warga menuding penyaluran bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Keluhan masyarakat menyebut distribusi BBM kerap langka, solar dibatasi hanya 20 liter per kendaraan, bahkan diduga tidak menggunakan nozzle, melainkan ditumpahkan ke drum. Sorotan semakin tajam karena dalam rapat Pemerintah […]

  • BERANI MEMPEKERJAKAN DOKTER, TAPI TAK MAMPU MEMBAYAR GAJI? WAJAH PEMDA BANGKEP DIPERTANYAKAN

    BERANI MEMPEKERJAKAN DOKTER, TAPI TAK MAMPU MEMBAYAR GAJI? WAJAH PEMDA BANGKEP DIPERTANYAKAN

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • visibility 476
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak – Polemik keterlambatan gaji tenaga kesehatan di Kabupaten Banggai Kepulauan kini berubah menjadi sorotan tajam publik. Bukan hanya karena dokter di Puskesmas Totikum Selatan harus bekerja berbulan-bulan tanpa menerima gaji, tetapi juga karena alasan yang disampaikan pemerintah daerah dinilai berubah-ubah dan semakin membingungkan. Pada penjelasan awal, Kepala Dinas Kesehatan Bangkep menyampaikan bahwa keterlambatan pembayaran […]

  • BKPSDM Bangkep Klarifikasi Isu ASN Tidak Masuk Kerja dan Tiba-Tiba Mendapat Jabatan

    BKPSDM Bangkep Klarifikasi Isu ASN Tidak Masuk Kerja dan Tiba-Tiba Mendapat Jabatan

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    SALAKAN, tatandak.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banggai Kepulauan akhirnya angkat suara menanggapi isu yang beredar mengenai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikabarkan tidak masuk kerja selama bertahun-tahun, namun kembali bekerja dan bahkan mendapatkan jabatan. Isu ini sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan grup-grup WhatsApp, memunculkan spekulasi tentang […]

  • Putusan PTUN Menggantung: Keadilan Terhenti di Labirin Birokrasi

    Putusan PTUN Menggantung: Keadilan Terhenti di Labirin Birokrasi

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • visibility 1.476
    • 1Komentar

    Oleh: MUHAMMAD SALEH GASIN, S.H., M.H. Seorang praktisi hukum (Advokat) dan akademisi (Dosen) Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dibentuk untuk menegakkan keadilan dalam sengketa antara warga negara atau badan hukum dengan Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, sebagaimana diubah oleh UU No. 9 Tahun […]

  • Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    Klaim BBM “Aman” Dipertanyakan, Warga Tuduh Polres Banggai Kepulauan Abaikan Fakta Lapangan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 568
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Pernyataan Polres Banggai Kepulauan yang memastikan stok BBM aman dan distribusi di SPBU sesuai aturan justru memantik kemarahan publik. Warga menilai klaim tersebut bertolak belakang dengan kenyataan pahit yang mereka alami setiap hari di Banggai Kepulauan. Di tengah pernyataan resmi yang terkesan menenangkan, masyarakat justru menghadapi realitas sebaliknya: BBM cepat habis, sulit […]

  • Muhammad Saleh Gasin Tegaskan Sikap soal Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Saya Tidak Anti-Investasi, Tapi Saya Menolak Jika Rakyat dan Alam Dikorbankan”

    Muhammad Saleh Gasin Tegaskan Sikap soal Tambang Batu Gamping di Banggai Kepulauan: “Saya Tidak Anti-Investasi, Tapi Saya Menolak Jika Rakyat dan Alam Dikorbankan”

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Advokat sekaligus putra daerah Banggai Kepulauan, Muhammad Saleh Gasin, akhirnya menyampaikan sikap terbuka terkait polemik tambang batu gamping di Kabupaten Banggai Kepulauan. Pernyataan ini disampaikan setelah mulai muncul pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai posisi dirinya sebagai anak daerah terhadap rencana maupun aktivitas pertambangan batu gamping yang belakangan menjadi perhatian publik. Muhammad […]

error: Content is protected !!
expand_less