Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PENDIDIKAN » Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

Rusnia Rusnia Subanomo-Nurhayati J. Tokulo Nahkodai KPMI Bangkep Gorontalo, Arah Baru Kepemimpinan Perempuan Dimulai

  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

GORONTALO, tatandak.id – Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Banggai Kepulauan Provinsi Gorontalo (KPMI Bangkep Prov. Gorontalo) resmi memasuki babak baru dalam dinamika gerakan mahasiswa. Kepemimpinan organisasi kini diemban oleh Rusnia Rusnia Subanomo sebagai Ketua Umum Formatur dan Nurhayati J. Tokulo sebagai Sekretaris Formatur untuk Periode 2025-2026.

Terpilihnya dua figur perempuan ini menandai hadirnya arah kepemimpinan baru yang dinilai progresif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai lokal serta konsolidasi organisasi ke depan. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol transformasi gerakan mahasiswa Banggai Kepulauan di Provinsi Gorontalo.

Proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah organisasi yang demokratis dan merupakan bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan. Rusnia dan Nurhayati dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan dari Olan S. Taebandan Melaningsih, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum KPMI Bangkep Periode 2024-2025.

Di bawah kepemimpinan sebelumnya, KPMI Bangkep dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi, memperkuat solidaritas kader, serta aktif menyuarakan kepentingan mahasiswa Banggai Kepulauan di wilayah Provinsi Gorontalo.

Lebih dari sekadar pergantian struktur, kepemimpinan baru ini dipandang sebagai simbol perubahan arah gerakan yang menjunjung tinggi nilai Montolutusan dan kearifan lokal Banggai Kepulauan yang menekankan persatuan, kebersamaan, tanggung jawab moral, serta kesetiaan pada kepentingan kolektif. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan etik dan ideologis organisasi dalam setiap agenda advokasi, pengabdian sosial, maupun pengembangan intelektual kader.

Dalam pernyataannya, Rusnia Rusnia Subanomo menegaskan komitmennya untuk merawat tradisi organisasi sekaligus membuka ruang inovasi.

“KPMI Bangkep harus menjadi rumah bersama yang aman, progresif, dan berdaya saing, tanpa tercerabut dari nilai Montolutusan yang menjadi identitas kita,” ujarnya.

Sementara itu, Nurhayati J. Tokulo menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang partisipatif dan transparan sebagai fondasi penguatan gerakan mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan aktif kader dalam pengambilan keputusan menjadi kunci keberlanjutan organisasi.

Dengan kepemimpinan perempuan yang solid dan berorientasi nilai, KPMI Bangkep Provinsi Gorontalo diharapkan mampu melangkah lebih maju sebagai organisasi mahasiswa yang responsif terhadap isu-isu strategis daerah, konsisten dalam kaderisasi, serta tetap berakar kuat pada kearifan lokal Banggai Kepulauan.

Babak baru ini menjadi harapan bersama bagi lahirnya gerakan mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan berkelanjutan di masa mendatang.

  • Penulis: Tatandak.id
  • Editor: Tatandak.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    Perusda Bangkep: Kapal Besar yang Tak Kunjung Berlayar

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Oleh: HENDRO ARIBOWO Di tengah limpahan kekayaan alam dan budaya Banggai Kepulauan, kita dihadapkan pada ironi yang menyesakkan. Potensi melimpah, tapi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jalan di tempat. Kita memiliki laut yang luas, tanah yang subur, dan daya tarik wisata yang memukau, tapi tetap saja kita bergantung pada sumber pemasukan yang itu-itu saja. Di tengah […]

  • Pengakuan Hukum Adat dalam KUHP Baru Dinilai Maju, Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Risiko Kekosongan dan Ketidakpastian Hukum

    Pengakuan Hukum Adat dalam KUHP Baru Dinilai Maju, Muhammad Saleh Gasin Ingatkan Risiko Kekosongan dan Ketidakpastian Hukum

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • visibility 827
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Reformasi hukum pidana melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru dinilai sebagai langkah maju karena mulai mengakui hukum yang hidup dalam masyarakat (living law), termasuk hukum pidana adat. Namun, di balik semangat tersebut, tantangan implementasi dinilai masih sangat besar. Praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik, Muhammad Saleh Gasin, menilai pengakuan hukum adat […]

  • BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    BBM Subsidi Milik Rakyat, Bukan Segelintir Orang

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • visibility 648
    • 0Komentar

    BBM subsidi seharusnya menjadi penopang hidup rakyat kecil. Nelayan, petani, sopir angkutan, hingga masyarakat berpenghasilan rendah menggantungkan napas ekonominya pada harga BBM murah. Subsidi itu diberikan negara bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga keseimbangan hidup masyarakat bawah agar tetap bisa bekerja, berproduksi, dan menggerakkan roda ekonomi. Namun, kenyataannya sungguh pahit. Di lapangan, BBM subsidi justru […]

  • Rekomendasi BBM Pertanian di Bangkep Diduga Jadi Celah Pengecer, Dinas Pertanian Akui Mayoritas Pemohon Bukan Petani

    Rekomendasi BBM Pertanian di Bangkep Diduga Jadi Celah Pengecer, Dinas Pertanian Akui Mayoritas Pemohon Bukan Petani

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 501
    • 0Komentar

    BANGGAI KEPULAUAN, tatandak.id – Distribusi BBM bersubsidi sektor pertanian di Banggai Kepulauan makin disorot publik. Fakta mencengangkan terungkap dalam rapat resmi Pemda Bangkep (17/09/2025), ketika Kepala Dinas Pertanian Sumiati Manompo, SP., MM., secara terbuka mengakui bahwa mayoritas pemohon rekomendasi BBM adalah pengecer, bukan petani pemilik alat dan mesin pertanian (alsintan). “Rata-rata yang mengambil rekomendasi adalah […]

  • Sorotan!!! Bom Ikan Mengguncang Buko Selatan, Masyarakat Tantang Kapolres Bangkep Buktikan Komitmen

    Sorotan!!! Bom Ikan Mengguncang Buko Selatan, Masyarakat Tantang Kapolres Bangkep Buktikan Komitmen

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BANGKEP, tatandak.id – Aksi biadab merusak laut kembali mencoreng wajah konservasi di Banggai Kepulauan. Jumat (19/9/2025) pagi, warga dikejutkan dengan praktik pemboman ikan di sekitar perairan Pulau Sombuangan, Kecamatan Buko Selatan, kawasan konservasi laut yang semestinya dijaga ketat untuk wisata bahari dan keberlanjutan ekosistem. Ironisnya, praktik ilegal ini dilakukan terang-terangan di siang bolong, seolah menantang […]

  • Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    Muhammad Saleh Gasin Mengingatkan: Reklamasi Tanpa Izin Bisa Berujung Pidana dan Denda

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • visibility 1.997
    • 0Komentar

    TATANDAK.ID – Reklamasi pantai menjadi salah satu strategi pembangunan wilayah pesisir yang cukup populer di Indonesia, terutama untuk menambah lahan bagi kegiatan ekonomi dan pemukiman. Namun, pelaksanaan reklamasi tanpa izin resmi bukan hanya melanggar ketentuan administratif, melainkan juga bisa menimbulkan konsekuensi hukum serius, termasuk sanksi pidana. Muhammad Saleh Gasin, Ketua Yayasan Klinik Bantuan Hukum dan […]

error: Content is protected !!
expand_less